- Sebanyak 40 Perusahaan Ramaikan Job Fair di Kabupaten Blitar
- Baznas Majalengka Salurkan Bantuan 424 Anak Yatim
- Ketegangan Lahan di Maluku Tengah, PTPN I Buka Ruang Musyawarah Bersama Masyarakat
- Wajib Coba, Challenge Berhadiah Ipad dan Smartwatch di JFK 2026
- Suasana Keakraban Kependam Jaya Dengan Jurnalis
- BRI Life Dukung UMKM Fun Run 5K 2026, Dorong Gaya Hidup Sehat dan Literasi Keuangan Masyarakat
- Picu Kemacetan, Camat Tambora Tertibkan PKL
- SILAT APIK PTMA ke-5 Resmi Dibuka di Jakarta, Bahas Etika Digital dan Transformasi Sosial di Era AI
- Ketum SMSI Sebut Pelaku Usaha Media Perlu Fokus Pada Pengembangan Usaha
- Kemenkop Fasilitasi MoU Koperasi Gambir & ID FOOD untuk Ekspor ke India-Pakistan
MTQH XXXIII Seminar Cinta Al Quran Hadirkan Dua Narsum Berpengalaman

MEGAPOLITANPOS.COM - Muara Teweh – Pemerintah Kabupaten Barito Utara menunjukkan komitmennya dalam memperkuat pendidikan dan nilai keagamaan melalui penyelenggaraan Seminar Gerakan Cinta Al-Qur’an 2025 sebagai rangkaian MTQH ke-XXXIII tingkat Provinsi Kalimantan Tengah.
Seminar yang diikuti peserta dari 14 kabupaten/kota tersebut dibuka langsung oleh Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, di Balai Antang Muara Teweh, Rabu (19/11/2025).
Ketua panitia pelaksana, Fakhri Fauzi, menyampaikan bahwa kegiatan sehari penuh ini diikuti 300 peserta dari seluruh kafilah se-Kalteng dengan mengusung tema “Membangun Generasi Qurani untuk Masyarakat yang Maju, Berkah dan Sejahtera.”
Baca Lainnya :
- Sebanyak 40 Perusahaan Ramaikan Job Fair di Kabupaten Blitar
- Baznas Majalengka Salurkan Bantuan 424 Anak Yatim
- Ketegangan Lahan di Maluku Tengah, PTPN I Buka Ruang Musyawarah Bersama Masyarakat
- Wajib Coba, Challenge Berhadiah Ipad dan Smartwatch di JFK 2026
- Suasana Keakraban Kependam Jaya Dengan Jurnalis
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Shalahuddin mengucapkan selamat datang kepada narasumber, Prof. Dr. Mujiburrahman, M.A, Rektor UIN Antasari Banjarmasin dan Dr. H. Akhmad Supriadi, M.Si, Dosen UIN Palangka Raya. Ia menyampaikan apresiasi atas kesediaan para narasumber yang berkontribusi memperkaya wawasan keagamaan masyarakat.
Bupati menegaskan bahwa seminar ini merupakan bentuk komitmen daerah untuk menguatkan hubungan generasi muda dengan Al-Qur’an di tengah derasnya arus globalisasi dan kemajuan teknologi. “Al-Qur’an bukan sekadar dibaca, tetapi menjadi pedoman hidup yang mengarahkan manusia menuju kebahagiaan dunia dan akhirat,” ujarnya.
Ia juga menyoroti pentingnya peran lembaga pendidikan, keluarga, dan institusi keagamaan untuk membentuk karakter masyarakat yang berakhlak mulia. Selain itu, Bupati mengajak seluruh masyarakat menggaungkan Gerakan Afirmasi Mengaji Al-Qur’an (6M): Masyarakat Muara Teweh Mengaji Sesudah Magrib di Mushalla dan Masjid.
Kegiatan seminar turut menampilkan naskah kuno bernuansa keislaman yang menjadi bagian penting dari warisan intelektual masyarakat Barito Utara.
(A)


.jpg)

.jpg)











