- KUR Rp40 Miliar Digelontorkan ke NTB, Dorong UMKM dan PMI Naik Kelas
- Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Tangerang Fraksi PSI Lakukan Kegiatan Reses ke-3
- PENAS XVII Jadi Pintu Kolaborasi dan Inovasi bagi Pertanian Barito Utara
- Pemkab Tegaskan Komitmen Barito Utara Dukung Kemandirian Pangan Nasional di PENAS XVII Gorontalo
- Clarks Flagship Store Blibli : Menjamin Keaslian Produk Dan Koleksi Lengkap
- KAI Gandeng Komunitas Kampanyekan Keselamatan serta Ajak Masyarakat Disiplin di Perlintasan
- Target Pertahankan Gelar Juara Umum Pepaperda, Sachrudin Siap Berikan Bonus
- Kapolri: Ziarah ke Makam Bung Karno Sebagai Bentuk Penajaman Presisi Polri
- Sekretariat DPRD Barito Utara Ikut Kerja Bakti Jelang Pembukaan Batara Expo 2026
- PTPN I Genjot Kinerja Regional 1, Tembakau Deli Dijaga sebagai Warisan Bernilai Global
Momen HPN 2025, Gus Tamim Ajak Insan Pers Mampu Menjadi Mitra dan Kontrol Kebijakan Publik Independent dan Profesional

Keterangan Gambar : H Ahmad Tamim, S.Hi, MH Anggota DPRD Jatim Fraksi PKB
MEGAPOLITANPOS.COM Blitar - Menata Kabupaten Blitar tak cukup hanya dengan kekuatan besarnya anggaran, sentuhan kemanusiaan menjadi penting sebagai landasan semua aspek kehidupan. Hal ini diungkapkan H Ahmad Tamim, S.Hi, MH Anggota DPRD Jatim Fraksi PKB Dapil 7 (tujuh) Tulungagung, Kabupaten/Kota Blitar ketika gelar sarasehan bersama Insan Pers Blitar Raya di Kampung Coklat Plosorejo Kademangan. Minggu, (09/02/2025)
Acara yang berlangsung bertepatan dengan mementum HPN 2025 dengan mengusung tema "Merajut Kebersamaan, Membangun Blitar Masa Depan yang digelar di Wisata Kampung Cokelat."
Dengan konsep memanusiakan manusia menyentuh dengan hati minimaliair kesenjangan di semua tingkatan, menurut Gus Tamim sapaan akrab Achmat Tamim ini, bicara tentang kehidupan kontek pemimpin yang duduk di tingkat pusat sampai ke daerah, mereka adalah putra putri terbaik bangsa ini.
Baca Lainnya :
- Militansi KONI Kota Blitar Baru Tetap Kompak Bina Prestasi Semua Cabor
- Mohammad Zainul Ichwan Resmi Pimpin DPC PKB Kota Blitar
- M Rifa\'i Nahkodai Ketua DPC Kabupaten Blitar Periode 2026 - 2031
- Hendik Budi Yuantoro Penerima Mandat PAW DPP PDI Perjuangan
- Gelaran Bersih Desa Rejowinangun Implentasikan Kerukunan Dalam Kebhinekaan Hakiki
"Siapapun pemimpin di negeri ini adalah putra putri pilihan yang terbaik yang tetap harus kita dukung di masa kepemimpinannya," ungkapnya.
Disinggung era masa kepemimpinan kepala daerah di Kabupaten Blitar oleh awak media (Bupati H. Rini Syarifah. Red) hendaknya kita pandang secara arif, apapun yang dilakukan merupakan bagian dan tonggak sebagai pondasi dalam membangun Kabupaten Blitar.
"Apapun bentuk dan besar kecilnya dalam membangun Kabupaten Blitar adalah bagian yang patut dihargai. Dan, mari kita dukung pemimpin terpilih di Kabupaten Blitar saat ini sebagai pemimpin harapan masa depan rakyat Kabupaten Blitar," tuturnya.
Gus Tamim juga menyampaikan, dalam konsep membangun Kabupaten Blitar semua harus selaras antara keinginan masyarakat, semua dalam kerangka menciptakan keharmonisan.

"Jelas tidak mungkin sempurna dalam membawa fisik - misi membangun daerah, pasti ada kekurangan di sana sini, masyarakat hendanya juga bisa menjadi kontrol yang baik, dan tidak memaksakan kehendak-Nya, sedangkan pemimpin sendiri juga harus sadar akan keberadaanya," tuturnya.
Semua elemen masyarakat adalah sebagai motor penggerak di segala lini, mulai dari jenjang pendidikan madrasah, pondok pesantren maupun pengajian, semua motori penggeraknya adalah masyarakat, dan bukan pemerintah. Tetap pada prinsip bahwa kedaulatan tertinggi ada di tangan rakyat.
"Maka dari itu siapapun pemimpinnya jika mereka sadar tentu akan melangkah bersama - sama masyarakat untuk stabilitas dan kemajuan Kabupaten Blitar," tandasnya.
Diakhir ia mengucapkan selamat Hari Pers Nasional dan menambahkan dengan menyemangati yang berkesempatan hadir bahwa hadirnya kalian insan pers tentu memiliki peran penting, bukan hanya sebagai kontrol sosial, tetapi juga dalam mengawal pembangunan Blitar agar semakin baik.
"Blitar adalah kota dengan sejarah dan budaya yang kuat. Semangat kebersamaan menjadi akar kuat dalam membangun masa depan. Kebersamaan bukan hanya soal hidup berdampingan, tetapi tentang saling mendukung dan menginspirasi sesuai dengan harapan bersama," pungkasnya. ** (za/mp)
















