- Menjangkau Siberut Memperkuat Wirausaha Terdampak Bencana
- Status Tanggap Darurat Karhutla Barito Utara Diperpanjang hingga 15 Oktober
- Pemkab Barut Tegaskan Arah Kebijakan RAPBD 2027
- Sport City Jadi Strategi Baru Kota Tangerang Gerakkan Hotel, UMKM dan Tingkatkan Ekonomi.
- Melihat Lebih Dekat Batik Khas Kota Tangerang dan Upaya Pelestariannya.
- Dandim 0506/Tgr Pimpin Momen Kenaikan Pangkat Personel Bintara dan Tamtama.
- Lewat Layanan Pengukuran Terjadwal, Masyarakat Bisa Tentukan Waktu Pengukuran secara Pasti.
- Tan Ngi Hing Anggota Komisi II DPRD Kota Blitar Respon Positif Skema Baru BGN untuk SPPG Mulai 5 Oktober.
- MasNya ATR/BPN Diluncurkan, Masyarakat Bisa Tanya Soal Layanan Pertanahan Lewat _Live_ TikTok.
- Kolaborasi BNI dan IAS, Layanan Pendampingan Bandara Kini dalam Genggaman
Menteri UMKM Maman: Dengan Adanya Program MBG Akan Ada Perputaran Dana Milyaran di Pedesaan Seluruh Indonesia

Keterangan Gambar : Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman dalam acara Rapimnas PIRA di Jakarta, Sabtu (25/1/2025).
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta- Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menyampaikan bahwa dengan adanya program Makan Bergizi Gratis (MBG), akan ada sekitar Rp7–8 miliar dana yang berputar di masing-masing desa di seluruh Indonesia.
“Dengan adanya program Makan Bergizi Gratis ini, akan ada kurang lebih sekitar Rp7–8 miliar dana berputar di desa kita di seluruh Indonesia,” kata Menteri Maman dalam acara Rapimnas PIRA di Jakarta, Sabtu,(25/01).
Menteri Maman menambahkan, dalam satu tahun, dana yang bergulir di desa sekitar Rp1–2 miliar, dan sebagian besar dialokasikan untuk infrastruktur desa. Dengan adanya perputaran dana akibat program MBG hal tersebut akan terbangun sebuah ekosistem usaha baru di kalangan masyarakat desa.
Baca Lainnya :
- Tan Ngi Hing Anggota Komisi II DPRD Kota Blitar Respon Positif Skema Baru BGN untuk SPPG Mulai 5 Oktober.
- Aksi 30 September, Ojol Tolak Turbo Maxim dan Tegaskan Ingin Tetap Jadi Mitra
- Kementerian UMKM dan Barantin Permudah Produk Lokal Tembus Pasar Ekspor
- 14 Ribu Keluarga Penerima Manfaat Disiapkan Masuk Ekosistem Kewirausahaan Kementerian UMKM
- Kementerian UMKM Integrasikan SAPA UMKM dengan InaExport untuk Perkuat Ekspor
“Kami dari Kementerian UMKM tentunya melihat ini sebagai salah satu peluang untuk bisa memberdayakan atau mengkaryakan anak-anak, pengusaha, maupun pegiat UMKM yang ada di seluruh pelosok Indonesia,” katanya.
Selain itu kata Maman, UMKM perempuan memegang peranan penting dalam mendukung program Makan Bergizi Gratis. Program tersebut, tidak hanya melahirkan generasi yang sehat, tetapi juga berpartisipasi dalam menghasilkan produk yang sehat dan bergizi.
Berdasarkan data Kementerian UMKM, 49 persen dari 2,9 juta pengusaha kuliner di Indonesia merupakan perempuan.
“Dan kurang lebih ada sekitar 30.900 UMKM yang bergerak di jasa katering berpotensi untuk terlibat dalam makan bergizi gratis ini,” kata Maman.
Maman mengungkapkan bahwa pemerintah sedang menyiapkan kurang lebih 30.000 titik dapur Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) di seluruh indonesia, yang ditargetkan terealisasi pada 2029.
“Tentunya dengan target titik yang cukup masif dan luar biasa besar ini, tidak bisa dikerjakan oleh satu atau dua orang saja. Ini perlu kerja sama, koordinasi, dan kolaborasi seluruh pihak,” pungkas Menteri Maman.( Noer).





.jpg)









