- Menkop: Kopdes Merah Putih Jadi Ujung Tombak Keadilan Ekonomi dan Solusi Kesejahteraan Desa
- Lantik Pejabat Pengawas dan Fungsional, Wamen Ossy: Ujung Tombak dalam Pelayanan Pertanahan
- Kementerian ATR/BPN Dukung Program Ketahanan Energi Lewat Penyediaan Lahan dan Tata Ruang
- Gelar Rapim, Menteri ATR/Kepala BPN Minta Jajaran Matangkan Penyelarasan Data Jelang Penetapan LSD di 12 Provinsi
- Ramadhan Berbagi, Dr H. Amrullah: Hadirkan Kebahagiaan Lintas Agama
- Dukung Ketahanan Pangan, Pemerintah Akan Tetapkan Lahan Sawah yang Dilindungi di 12 Provinsi
- Sosialisasi Regulasi tentang Organisasi dan Tata Kerja, Sekjen ATR/BPN Tekankan Empat Pesan Strategis
- DPRD Barito Utara Hadir di Batu Raya I, Serap Aspirasi Warga Lewat Safari Ramadhan
- Wisata Belanja Ramadhan 2026, 819 Anak di Barito Utara Dapat Bantuan Belanja Lebaran
- Pemkab Barito Utara Gelar Pasar Murah dan Bagikan Sembako Gratis, Upaya Tekan Inflasi Jelang Idul Fitri
MenKopUKM Ajak Alumni UNDIP Tingkatkan Rasio Kewirausahaan Indonesia

Megapolitanpos.com, Jakarta - Menteri Koperasi dan UKM (MenKopUKM) Teten Masduki mengajak Ikatan Alumni Universitas Diponegoro (IKA UNDIP) untuk ikut meningkatkan rasio kewirausahaan di Indonesia.
Menurut MenKopUKM Teten Masduki, ikatan alumni perguruan tinggi punya peran penting agar Indonesia segera masuk dalam kategori negara maju dengan masyarakat yang sejahtera.
Dalam hal ini, dia menawarkan kerja sama dengan IKA UNDIP untuk membangun inkubator bisnis di lingkungan kampus guna menyiapkan anak muda atau mahasiswa untuk menjadi wirausaha.
Baca Lainnya :
- Menkop: Kopdes Merah Putih Jadi Ujung Tombak Keadilan Ekonomi dan Solusi Kesejahteraan Desa
- Menkop Dorong Optimalisasi Pengelolaan Dana Umat Dan Sinkronisasi Dengan Program Kopdes Merah Putih
- Menkop Teken MoU dengan AL Jamiyatul Washliyah untuk Mengembangkan Usaha Melalui Koperasi
- Hujan di Jatiwangi dan Harapan Baru UMKM
- Transaksi Makin Praktis, Bank Jakarta Dorong Digitalisasi di Bazar Ramadan Pasar Jaya
"Untuk menyongsong 2045 kita diprediksi menjadi empat kekuatan ekonomi dunia. Selain infrastruktur, kita juga perlu peningkatan wirausaha. Itu pendekatannya inkubator dengan memanfaatkan jejaring alumni yang bekerja di swasta dan pemerintah untuk memupuk entrepreneur. Kita harus siapkan mereka menjadi bagian job creation," ucapnya dalam Rapat Kerja Nasional Ikatan Alumni Universitas Diponegoro (IKA UNDIP) di Jakarta, Sabtu malam (25/2).
Lebih lanjut, Menteri Teten mengatakan bahwa ikatan alumni punya peran penting untuk menjadi bagian ekosistem Indonesia yang modern.
Pihaknya kini tengah menyiapkan rasio wirausaha Indonesia untuk naik. Karena untuk menjadi negara maju, Indonesia perlu rasio kewirausahaan yang kuat minimal 4 persen.
"Kita baru 3,7 persen. Negara maju sekitar 7 sampai 12 persen. Singapura 8,6 persen entrepreneur. Thailand dan Malaysia di atas juga. Ini harus disiapkan," kata Menteri Teten.
Teten menegaskan peran perguruan tinggi untuk evolusi UMKM menjadi wirausaha maju sangat luar biasa. Dia mencontohkan, Universitas Nottingham dan Universitas Melbourne telah berhasil menjadi perguruan tinggi yang mengembangkan kewirausahaan.
Berkaca dari hal itu, dia mendorong perguruan tinggi untuk mengubah pola pikirnya agar wirausaha di Indonesia dapat meningkat secara signifikan.
"Jadi setiap tahun ada 3,5 juta lulusan SMA sampai universitas dan 1,7 persen di antaranya adalah sarjana yang mau masuk kerja. Kalau kampus masih siapkan mahasiswanya untuk jadi pegawai swasta atau pemerintah, kita punya masalah yakni angka pengangguran yang tinggi," tuturnya.
Di tempat yang sama, Ketua Umum DPP IKA UNDIP Abdul Kadir Karding menambahkan bahwa IKA UNDIP siap menjadi inkubator bisnis untuk menyiapkan peningkatan pelaku usaha di Indonesia guna menyongsong Indonesia Emas 2045.
"IKA UNDIP dapat menjadi inkubator. Nantinya kita bisa scale up alumni atau mahasiswa sehingga punya keterampilan bisnis. Kita juga akan membuka jaringan sektor usaha agar mahasiswa bisa magang dan dapat pelatihan dari perusahaan. Peran alumni di semua sektor bisa melakukan ini," kata Karding.(ASl/Red/MP).




.jpg)












