- Warga Cium Bau Tak Sedap, Ustaz Latif Ditemukan Meninggal Diperkirakan Sudah 3 Hari
- Kementerian UMKM Gandeng Bank Sumut Salurkan Banpres bagi UMKM Terdampak Bencana
- Kemenkop Berikan Klarifikasi Terkait Mekanisme Pembayaran Gaji ASN Lewat Koperasi.
- Intensifkan Patroli Malam, Babinsa bersama Komduk Sasar Lokasi Rawan.
- Kepala Kantah Kab Tangerang Ikuti Monitoring, Evaluasi dan Pembinaan Kinerja di Lingkungan Kanwil BPN Banten.
- Bedah Masalah, Sachrudin: Bahas Tuntas dan Segera Ditangani.
- HUT ke-31, Tirta Benteng Genjot Pelayanan dan Tawarkan Sambungan Baru Rp237 Ribu.
- Jiham Nur Hadiri Groundbreaking Jembatan Lahei, Dorong Infrastruktur Buka Akses Ekonomi Masyarakat
- Jembatan Lahei Dibangun, Plt Damang Apresiasi, Sebut Jembatan Jadi Kebutuhan Masyarakat
- Titiek Soeharto Dorong Pemerintah Serap Telur Peternak dan Atasi Kelangkaan Jagung
Mendag Zulkifli Hasan Ajak Pengusaha Muslimah ICMI Jadi Inspirasi dan Pelopor Bisnis

Keterangan Gambar : Mendag Zulkifli Hasan dalam pidato kunci pada Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) VI Tahun 2023 Asosiasi Muslimah Pengusaha seIndonesia (Alisa) “Khadijah” Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Tahun 2023, di Jakarta, Kamis (26/1/2023).
Megapolitanpos.com,Jakarta— Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan mengajak perempuan pengusaha muslimah memperkuat sektor bisnis dan mengembangkan diskusi dalam setiap kesempatan untuk memajukan usaha perdagangan.
Penegasan ini disampaikan Mendag Zulkifli Hasan dalam pidato kunci pada Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) VI Tahun 2023 Asosiasi Muslimah Pengusaha seIndonesia (Alisa) “Khadijah” Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Tahun 2023, di Jakarta, Kamis (26/1/2023). Rapimnas tersebut mengusung tema “Optimalisasi Peran Kepemimpinan Ekonomi Perempuan dalam Pembangunan”.
“Kita perlu mendorong agar ada lebih banyak diskusi untuk memajukan usaha dan dagang, serta mengembangkan bisnis. Selain itu, perlu ada diskusi agar ekonomi umat semakin berkembang, pendidikan semakin baik, dan pengetahuan lebih luas. Kami berharap ICMI sebagai ikatan cendekia dan Alisa Khadijah bisa menjadi contoh dan pelopor, serta menjadi inspirasi bagi teman- teman yang lain,” kata Mendag.
Baca Lainnya :
- Kementerian UMKM Gandeng Bank Sumut Salurkan Banpres bagi UMKM Terdampak Bencana
- Perpres Ojol Baru Atur Kemitraan, Tarif hingga Perlindungan Sosial Pengemudi
- Kementerian UMKM Ajak ASN Gemar Belanja Produk Lokal, 11 Jenama Eksportir Ikut Bazar
- Kementerian UMKM Kembangkan Ekosistem Digital bagi UMKM Pascabencana
- Kementerian UMKM Buka Akses Startup Indonesia ke Investasi Global
*Misi Dagang ke Arab Saudi*
Sebelumnya Mendag Zulkifli Hasan juga menyampaikan misi dagang ke Arab Saudi pada 21—23 Januari 2023 lalu berjalan sukses. Nilai perdagangan Indonesia dengan Timur Tengah, khususnya Arab Saudi, masih bisa terus ditingkatkan. Untuk itu, Mendag Zulkifli Hasan menyerukan agar pelaku bisnis, mulai dari skala besar sampai UMKM, terus mencari peluang di pasar Arab Saudi.
Sebagai upaya mewujudkan hal tersebut, Mendag Zulkifli Hasan berupaya memberdayakan pelaku usaha, termasuk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam sebuah ekosistem empat pilar peningkatan daya saing UMKM. Keempat pilar tersebut terdiri atas UMKM, ritel modern, lokapasar, dan pembiayaan.
Melalui ekosistem tersebut, UMKM dapat didorong untuk menyuplai ritel-ritel modern. Kemudian, penyedia layanan lokapasar dapat dimanfaatkan UMKM untuk menjual produk-produknya.
Selain itu, penyedia lokapasar juga dapat memfasilitasi peningkatan kapasitas UMKM melalui sejumlah pelatihan seperti pengemasan dan foto produk. Kemudian melalui pembiayaan dari perbankan dalam bentuk kredit usaha rakyat (KUR), UMKM dapat memperoleh modal untuk peningkatan kredit usaha rakyat (KUR), UMKM dapat memperoleh modal untuk peningkatan kapasitas.
“Ekosistem itu penting. Kita bangun terus-menerus agar UMKM bisa berkembang dan perbankan turut peduli. Sebagai contoh, kita bersama-sama ajak pelaku usaha ritel modern untuk buka di Makkah, Madinah, dan Jeddah. Dengan demikian, produk UMKM bisa masuk ke Arab Saudi.
Jadi win-win solution antara pelaku usaha besar dan pelaku UMKM,” pungkas Mendag Zulkifli Hasan.(ASl/Red/MP).
















