- PELNI Tingkatkan Kesiapsiagaan Awak Kapal Hadapi Situasi Darurat
- Satgas Sampah Koramil /Ciputat Turun Tangan Bersihkan Lingkungan di Jalan Dewi Sartika.
- Jatinangor Music Fest 2026 Meriah, Booth BNI Jadi Magnet Pengunjung
- Polemik Dualitas Alumni Trisakti, Maman: Kini Hanya Ada IKA Trisakti
- PWI Majalengka Menggema, Doa untuk 8 Orang Hilang di Krakatau
- Kodim 0506/Tgr Deteksi Dini Keamanan Dengan Patroli Pos Ronda.
- IKA Trisakti Hadirkan Trisakti Peduli, Dorong Pemulihan Ekonomi Masyarakat Pascabencana
- Koramil 01/Teluknaga Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kemarau Panjang.
- Koramil 04/Ciledug Turun Tangan, Pasar Lembang Dibersihkan dari Sampah.
- Gabungan Wartawan Bersatu dalam Doa, KWP Gelar Doa Bersama di Kompleks DPR/MPR RI
Maryono Ingatkan Pejabat Pemkot Tangerang Soal Disiplin

MEGAPOLITANPOS.COM Kota Tangerang - Wakil Wali Kota Tangerang, Maryono, menyampaikan peringatan tegas kepada para pejabat di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terkait pentingnya disiplin dan tanggung jawab sebagai aparatur negara. Hal ini ia sampaikan dihadapan pada pejabat struktural dan fungsional seusai pelaksanaan apel pagi di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Senin (26/05).
“Sejak era Wali Kota pertama, kita sudah dituntut untuk terus berinovasi, bekerja secara kreatif, bertanggung jawab, dan disiplin. Prinsip itu yang saya pegang sejak hari pertama menjadi pegawai,” ujar Maryono.
Ia menekankan bahwa apel pagi setiap hari Senin merupakan kewajiban, bukan sekadar rutinitas, terutama bagi para pejabat struktural seperti Kepala OPD, Sekretaris OPD, Kepala Bagian, Kepala Bidanh, hingga Kasubag atau Katim.
Baca Lainnya :
- PELNI Tingkatkan Kesiapsiagaan Awak Kapal Hadapi Situasi Darurat
- Satgas Sampah Koramil /Ciputat Turun Tangan Bersihkan Lingkungan di Jalan Dewi Sartika.
- Jatinangor Music Fest 2026 Meriah, Booth BNI Jadi Magnet Pengunjung
- Polemik Dualitas Alumni Trisakti, Maman: Kini Hanya Ada IKA Trisakti
- PWI Majalengka Menggema, Doa untuk 8 Orang Hilang di Krakatau
“Jangan merasa punya privilege hanya karena sudah menjabat sebagai sekretaris dinas atau kepala bagian. Ingat, kalau sudah bosan jadi kabag, masih banyak yang antre ingin menggantikan,” tegasnya tajam.
Maryono juga menyoroti pentingnya peningkatan kualitas kerja dan kepekaan terhadap kondisi masyarakat. Menurutnya, pejabat daerah tidak boleh puas hanya dengan menjalankan program rutin.
“Kalau ada banjir jam tiga pagi, ya bangun. Ada kebakaran tengah malam, turun ke lapangan. Sampah berserakan? Selesaikan saat itu juga, jangan tunggu pagi. Ketika masyarakat mulai beraktivitas dan kita baru bergerak, itu sudah terlambat. Kinerja yang stagnan itu tidak keren,” ujarnya lugas.
Mengakhiri arahannya, Maryono mengajak seluruh ASN untuk bekerja dengan hati dan nurani. Ia mengingatkan bahwa nilai-nilai pengabdian dan kepedulian sudah menjadi fondasi sejak Kota Tangerang berdiri 32 tahun lalu.
“Kita bukan sekadar bekerja untuk hari ini. Ini tentang kesinambungan pengabdian yang diwariskan dari para pemimpin sebelumnya. Mari jaga semangat itu,” pungkasnya. ** (Jhn)









.jpg)





