- Wamen UMKM Helvi Moraza Dorong UMKM Sumbar Bangkit dan Naik Kelas Pascabencana
- Patroli Malam Babinsa dan Komduk, Bentuk Nyata Kemanunggalan TNI Dengan Rakyatnya.
- Dorong Wartawan Berkualitas, PWI Jaya Gelar UKW Angkatan ke-66, di Kantor Wali Kota Jakarta Pusat
- Menjangkau Siberut Memperkuat Wirausaha Terdampak Bencana
- Status Tanggap Darurat Karhutla Barito Utara Diperpanjang hingga 15 Oktober
- Pemkab Barut Tegaskan Arah Kebijakan RAPBD 2027
- Sport City Jadi Strategi Baru Kota Tangerang Gerakkan Hotel, UMKM dan Tingkatkan Ekonomi.
- Melihat Lebih Dekat Batik Khas Kota Tangerang dan Upaya Pelestariannya.
- Dandim 0506/Tgr Pimpin Momen Kenaikan Pangkat Personel Bintara dan Tamtama.
- Lewat Layanan Pengukuran Terjadwal, Masyarakat Bisa Tentukan Waktu Pengukuran secara Pasti.
Lewat Pembiasaan MBG, Anak-Anak Diedukasi Cegah Penyakit Sejak Dini

MEGAPOLITANPOS.COM Kota Tangerang - Pemenuhan gizi seimbang bagi anak-anak merupakan salah satu tujuan penting dari pelaksanaan Makan Bergizi Gratis atau MBG yang telah berlangsung sejak awal bulan Agustus 2024 di Kota Tangerang.
Tidak hanya sekadar makan gratis dengan gizi seimbang, namun dengan pelaksanaan di sekolah-sekolah program ini sekaligus mengedukasi para siswa-siswi mengenai berbagai penyakit yang bisa dicegah sejak dini melalui asupan makanan dan minuman sehari-hari.
Ditemui pada pelaksanaan MBG di SDN Kedaung Wetan Baru 2, Kecamatan Neglasari Kota Tangerang, Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang, Jamaluddin, menuturkan, anak-anak diberikan pengetahuan terkait asupan susu cair yang diberikan sebelum jam makan siang.
Baca Lainnya :
- Wamen UMKM Helvi Moraza Dorong UMKM Sumbar Bangkit dan Naik Kelas Pascabencana
- Patroli Malam Babinsa dan Komduk, Bentuk Nyata Kemanunggalan TNI Dengan Rakyatnya.
- Dorong Wartawan Berkualitas, PWI Jaya Gelar UKW Angkatan ke-66, di Kantor Wali Kota Jakarta Pusat
- Menjangkau Siberut Memperkuat Wirausaha Terdampak Bencana
- Status Tanggap Darurat Karhutla Barito Utara Diperpanjang hingga 15 Oktober
“Awalnya masih banyak yang tidak mau diminum karena rasanya tawar, tapi setelah diedukasi kalau susu fullcream tawar ini lebih sehat karena rendah gula, baru mereka ada yg mulai mencoba dan akhirnya semua suka,” ujarnya.
“Karena kita juga prihatin, tidak sedikit anak-anak atau remaja di Indonesia sudah terkena penyakit kronis bahkan harus cuci darah akibat salah satunya berlebihan makan dan minuman yang manis,” ungkap Jamal.
Sebagaimana diungkapkan oleh Ahli Gizi dari Puskesmas Kedaung Wetan,Yuni Ismawati, susu fullcream yang diberikan pada waktu snack time atau dua jam sebelum makan siang ini sebagai penambah nutrisi, sumber protein dan kalsium bagi anak.
“Jika diberikan dalam bentuk susu cokelat atau rasa lain, dikhawatirkan ada kandungan gula berlebih sehingga tidak memenuhi gizi seimbang dan menjadi salah satu penyebab terjadinya obesitas bahkan diabetes," jelas Yuni.
Respon para siswa SDN Kedaung Wetan Baru 2, juga sangat baik terkait pelaksanaan MBG di sekolahnya, di antaranya Fajri Alamsyah dan Jio Herfi, yang duduk di kelas 5 SD.
“Seneng, enak juga ini makanannya,” ujar Fajri.
“Aku suka sayurnya, ada brokoli sama wortel, enak,” ungkap Jio. ** (Jhn)














