- Pemkab Barito Utara Tegaskan Komitmen Perhatikan Kebutuhan Umat
- Bupati Shalahuddin Kukuhkan Paskibraka Barito Utara, Tekankan Disiplin dan Tanggung Jawab
- Lima Kunci Sukses Ala Bupati Shalahuddin
- Wali Kota Blitar : Perluas Layanan Peziarah Makam Bung Karno Buka 24 Jam Sesuaikan Animo Masyarakat
- Ineu Bongkar Alasan Jabar Pinjam Rp 3,4 Triliun di Tengah Defisit
- Dandim Virlani : Pembukaan MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Atasi Kesenjangan Pendidikan di Blitar
- Wali Kota Blitar ; Sekolah Rakyat Terpadu 2 Membuka Harapan Baru Pendidikan Layak dan Memadai
- Segenap Jajaran Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Pemerintah Kabupaten Tangerang mengucapkan Dirgahayu Kemerdekaan Indonesia ke -81
- Teken Kesepakatan KUA-PPAS 2027 Legislatif dan Eksekutif Dorong Percepatan pembangunan Kabupaten Blitar
- Indonesia Perkuat Kesiapsiagaan Bencana Lewat EDRR 2026, Teknologi AI Jadi Andalan
Lantik Pejabat Eselon 1, Menkop Fokus Wujudkan 16 Program Prioritas

Keterangan Gambar : Menteri Koperasi (Menkop) Budi Arie Setiadi melantik empat pejabat Eselon 1 di jajaran Kementerian Koperasi (Kemenkop)
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta - Menteri Koperasi (Menkop) Budi Arie Setiadi melantik empat pejabat Eselon 1 di jajaran Kementerian Koperasi (Kemenkop) untuk mensukseskan 16 Program Prioritas yang sudah dicanangkan. Keempat pejabat tersebut adalah Ahmad Zabadi (Sekretaris Kemenkop), Herbert Siagian (Deputi Bidang Pengawasan Koperasi), Rulli Nuryanto (Staf Ahli Bidang Ekonomi Makro), dan Henny Navilah (Staf Ahli Bidang Hubungan Antar Lembaga).
"Ada 16 Program Prioritas yang harus diselesaikan," tegas Menkop, pada acara pelantikan Pejabat Eselon 1 Kemenkop, di Jakarta, Senin (2/12).
Program-program prioritas tersebut diantaranya penuntasan revisi UU Perkoperasian, pendirian bank koperasi, produksi minyak makan merah, Sarjana Penggerak Koperasi (SPK), pembebasan Kredit Usaha Tani (KUT), hingga keterlibatan koperasi dalam program Makan Bergizi Gratis.
Baca Lainnya :
- Kemenkop Dukung Penghargaan Koperasi Berkelanjutan, 34 Koperasi Terbaik Terima Award 2026
- Realisasi Anggaran Kemenkop Lampaui Rp1 Triliun, Penguatan KDKMP Jadi Prioritas Nasional
- Petani Tebu Dapat Kepastian Pasar, Pemerintah Perkuat Koperasi Menuju Swasembada Gula
- Kemenkop Fasilitasi MoU Koperasi Gambir & ID FOOD untuk Ekspor ke India-Pakistan
- Menkop Perkuat Peran Koperasi Dalam Ekosistem Energi Terbarukan
"Tentunya, program-program yang telah ditetapkan merupakan tantangan yang harus dijawab dengan kerja kita semua, kerja cepat, dan kerja efektif menjadi kunci Kemenkop," ucap Menkop.
Oleh karena itu, Menkop Budi mengajak jajarannya untuk menuntaskan satu persatu dari 16 program tersebut. "Penting juga bagi kita untuk bekerja mencapai target program-program prioritas. Bahkan, pekerjaaan-pekerjaan yang melibatkan antar kedeputian harus dikoordinasikan dengan baik," ucap Menkop.
Menkop berharap, komunikasi masing-masing kedeputian harus dipastikan lancar. "Terlalu besar target yang kita selesaikan jika hanya mengandalkan kedeputian tertentu. Sehingga, kerjasama tim menjadi kewajiban bagi kita," kata Menkop.
Menkop menekankan keinginannya untuk menghilangkan ego sentris masing-masing kedeputian. "Saya yakin, dengan proses bekerja yang baik juga akan menghasilkan output kerja yang positif. Artinya, kerjasama tim menjadi yang utama untuk mencapai target," kata Menkop.
Lebih dari itu, Menkop mengungkapkan bahwa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wapres Gibran Rakabuming Raka menaruh perhatian besar terhadap peran koperasi dalam pembangunan selama lima tahun ke depan. "Maka, kita harus bisa menjawab kepercayaan Presiden dan Wapres untuk meningkatkan produktifitas koperasi, serta mensejahterakan anggota koperasi," kata Menkop.
Terlebih lagi, lanjut Menkop, peran Kemenkop dapat menjadi sangat strategis karena keterlibatan koperasi dalam Asta Cita nomor 2, 3, dan 5. "Presiden dan Wapres memberikan ruang yang luas bagi koperasi untuk berkontribusi dalam mensejahterakan masyarakat," kata Menkop.
Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Kemenkop (SesKemenkop) Ahmad Zabadi menggarisbawahi dan memastikan peran organisasi Kemenkop bisa berjalan dengan efisien dan efektif, agar bisa cepat beradaptasi dengan kebutuhan koperasi moderen. "Apalagi, pada Rancangan Awal RPJMN 2025-2029, Kemenkop memiliki tugas mendukung swasembada pangan, revitalisasi KUD, hilirisasi, dan industrialisasi," ucap Zabadi, usai pelantikan. ( Reporter: Achmad Sholeh Alek).





.jpg)




.jpg)






