- Naruk Saritani Hadiri Rapat Paripurna Masa Sidang III DPRD Barito Utara
- Anggota DPRD Hadir Dalam Rapat Paripurna Masa Sidang III, Pembahasan Kebijakan Anggaran Barito Utara Berjalan Lancar
- EDRR Indonesia 2026 Dorong Kolaborasi Global untuk Perkuat Ketahanan Bencana Nasional
- Paripurna Masa Sidang III, DPRD dan Pemkab Barito Utara Bahas Anggaran 2026 dan 2027
- Pemkab Barito Utara Ajukan Perubahan KUA-PPAS APBD 2026 ke DPRD
- Masyarakat Nilai Pelayanan Berkategori Baik Capai 84,42 Kepuasan
- Gelapkan Mobil Rental, Residivis Kambuhan Dijebloskan ke Sel Tahanan Polres Blitar
- Kapolres Majalengka Gerakkan Jajaran Bagikan 20 Ribu Bendera Merah Putih
- Kementerian UMKM Koordinasi Lintas Sektor Perkuat Integrasi Layanan Terpadu SAPA UMKM
- Kreatif Merdeka Carnival 2026 Ajak Generasi Muda Berkarya Lewat Animasi dan AI
Ketua TP PKK Barut Buka Pelatihan Public Speaking bagi Kader dan ASN

MEGAPOLITANPOS.COM - Muara Teweh– TP PKK Kabupaten Barito Utara menggelar Pelatihan Public Speaking bagi kader dan ASN dilaksanakan di Aula Siptaka, Sabtu (22/11/2025).
Kegiatan dibuka oleh Ketua TP PKK Barut, Hj. Maya Savitri Shalahuddi, dan dihadiri organisasi perempuan, perangkat kecamatan–desa, serta perwakilan mahasiswa.
Pada kesempatan tersebut Ket TP- PKK Kabupaten ini memberikan apresiasi kepada narasumber dan panitia dan berharap pelatihan ini membawa dampak nyata bagi peningkatan kualitas SDM PKK Barito Utara.
Baca Lainnya :
- Naruk Saritani Hadiri Rapat Paripurna Masa Sidang III DPRD Barito Utara
- Anggota DPRD Hadir Dalam Rapat Paripurna Masa Sidang III, Pembahasan Kebijakan Anggaran Barito Utara Berjalan Lancar
- EDRR Indonesia 2026 Dorong Kolaborasi Global untuk Perkuat Ketahanan Bencana Nasional
- Paripurna Masa Sidang III, DPRD dan Pemkab Barito Utara Bahas Anggaran 2026 dan 2027
- Pemkab Barito Utara Ajukan Perubahan KUA-PPAS APBD 2026 ke DPRD
Hj. Maya menegaskan bahwa kemampuan komunikasi menjadi kunci dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di tengah dinamika sosial dan perkembangan digital.
“Kader PKK adalah ujung tombak di masyarakat. Mereka harus mampu menyampaikan pesan dengan jelas, akurat, dan mudah dipahami,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa public speaking bukan sekadar kemampuan berpidato, tetapi keterampilan strategis untuk menjawab kebutuhan informasi masyarakat serta meluruskan misinformasi di lapangan.
Pelatihan ini membekali peserta dengan teknik vokal, retorika, pengelolaan emosi, bahasa tubuh, hingga penyusunan pesan yang efektif.
Diharapkan olehnya peningkatan kapasitas ini memperkuat profesionalitas kader dan ASN dalam menjalankan program PKK, mulai dari edukasi posyandu hingga kampanye pencegahan stunting dan pemberdayaan ekonomi.
(A)














