- Sebanyak 40 Perusahaan Ramaikan Job Fair di Kabupaten Blitar
- Baznas Majalengka Salurkan Bantuan 424 Anak Yatim
- Ketegangan Lahan di Maluku Tengah, PTPN I Buka Ruang Musyawarah Bersama Masyarakat
- Wajib Coba, Challenge Berhadiah Ipad dan Smartwatch di JFK 2026
- Suasana Keakraban Kependam Jaya Dengan Jurnalis
- BRI Life Dukung UMKM Fun Run 5K 2026, Dorong Gaya Hidup Sehat dan Literasi Keuangan Masyarakat
- Picu Kemacetan, Camat Tambora Tertibkan PKL
- SILAT APIK PTMA ke-5 Resmi Dibuka di Jakarta, Bahas Etika Digital dan Transformasi Sosial di Era AI
- Ketum SMSI Sebut Pelaku Usaha Media Perlu Fokus Pada Pengembangan Usaha
- Kemenkop Fasilitasi MoU Koperasi Gambir & ID FOOD untuk Ekspor ke India-Pakistan
Ketua TP PKK Barut Buka Pelatihan Public Speaking bagi Kader dan ASN

MEGAPOLITANPOS.COM - Muara Teweh– TP PKK Kabupaten Barito Utara menggelar Pelatihan Public Speaking bagi kader dan ASN dilaksanakan di Aula Siptaka, Sabtu (22/11/2025).
Kegiatan dibuka oleh Ketua TP PKK Barut, Hj. Maya Savitri Shalahuddi, dan dihadiri organisasi perempuan, perangkat kecamatan–desa, serta perwakilan mahasiswa.
Pada kesempatan tersebut Ket TP- PKK Kabupaten ini memberikan apresiasi kepada narasumber dan panitia dan berharap pelatihan ini membawa dampak nyata bagi peningkatan kualitas SDM PKK Barito Utara.
Baca Lainnya :
- Sebanyak 40 Perusahaan Ramaikan Job Fair di Kabupaten Blitar
- Baznas Majalengka Salurkan Bantuan 424 Anak Yatim
- Ketegangan Lahan di Maluku Tengah, PTPN I Buka Ruang Musyawarah Bersama Masyarakat
- Wajib Coba, Challenge Berhadiah Ipad dan Smartwatch di JFK 2026
- Suasana Keakraban Kependam Jaya Dengan Jurnalis
Hj. Maya menegaskan bahwa kemampuan komunikasi menjadi kunci dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di tengah dinamika sosial dan perkembangan digital.
“Kader PKK adalah ujung tombak di masyarakat. Mereka harus mampu menyampaikan pesan dengan jelas, akurat, dan mudah dipahami,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa public speaking bukan sekadar kemampuan berpidato, tetapi keterampilan strategis untuk menjawab kebutuhan informasi masyarakat serta meluruskan misinformasi di lapangan.
Pelatihan ini membekali peserta dengan teknik vokal, retorika, pengelolaan emosi, bahasa tubuh, hingga penyusunan pesan yang efektif.
Diharapkan olehnya peningkatan kapasitas ini memperkuat profesionalitas kader dan ASN dalam menjalankan program PKK, mulai dari edukasi posyandu hingga kampanye pencegahan stunting dan pemberdayaan ekonomi.
(A)


.jpg)

.jpg)











