- Disambut Meriah di Istana Merdeka, Presiden Steinmeier Bahas Kerja Sama Strategis dengan Prabowo
- 585 Personel Gabungan Jajaran Polda Metro Disiagakan pada Kunjungan Kenegaraan Presiden Jerman
- Pesan Megawati Kepada Generasi Muda Dalam Bulan Bung Karno
- Jakarta Fair Kemayoran 2026 Semakin Semarak dengan Pertunjukan Barongsai Berkelas Dunia
- BNI Apresiasi Prestasi Alwi Farhan di Australia Open 2026, Pembinaan PBSI Dinilai Berhasil
- Jaga Stabilitas Keamanan Koramil 06/ Cbd dan Koramil 09/Setu Patroli Malam
- Berikan Pengarahan di Kantah Kota Samarinda, Wamen Ossy: ATR/BPN Harus Jadi Solusi Atas Pembangunan di Kalimantan Timur
- Jadi Pembicara di Akademi Politik UMJ, Wamen ATR/Waka BPN: Pertanahan Berperan Strategis dalam Mendukung Asta Cita Presiden
- Sambut Kedatangan Megawati di Bulan Bung Karno Sebagai Loyalitas Kader Partai
- Ormas Laskar Blitar Serukan Rakyat Tetap Mendukung Program MBG dan KDMP
Kepala BP2MI Ingatkan Pekerja Migran Indonesia agar Bijak Bermedsos, Hindari Hoax dan Pecah Belah di Pilpres 2024

Keterangan Gambar : Benny Rhamdani saat memberikan motivasi dan pembekalan kepada ratusan calon dan pekerja migran Indonesia skema G to G Korea Selatan.
MEGAPOLITANPOS.COM Jakarta - Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Rhamdani mengingatkan para calon dan pekerja migran Indonesia (CPMI dan PMI) agar bijak bermedia sosial (medsos) dan tidak terpancing dalam polarisasi dinamika politik yang mengarah perpecahan dan kebencian di kontestasi Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.
"Kalian anak-anak (CPMI dan PMI) yang baik, jangan terpengaruh dengan media sosial yang menyesatkan. Gunakan handphone, media sosial secara bijak. Kalau sudah hasutan dan adu domba, udah stop, delete, hapus (pesan)," ujar Benny, saat memberikan motivasi dan melepas 153 pekerja migran Indonesia skema Government to Government (G to G) Korea Selatan, di eL Hotel Kelapa Gading, Jakarta, Senin (15/1/2024).
Benny juga mengimbau untuk tidak ikut-ikutan menyebarkan kembali informasi yang sifatnya menyesatkan, karena akan berdampak pada moral dan perilaku warga bangsa.
Baca Lainnya :
- Pertamax Naik, Usaha Rakyat Terpukul! Pedagang dan Ojol di Majalengka Menjerit
- Bupati Eman Puji Reksa Siaga TNI AU, Warga Majalengka Takjub
- Gerak Serentak PKK Majalengka Guncang Desa :26 Kecamatan Disisir, Bantuan Digelontorkan
- Pengedar Tramadol Digerebek di Majalengka, 101 Butir Disita Polisi
- Kapolres Rita Suwadi Ungkap Begal Jalanan, Residivis Kembali Beraksi
"Ketika kita menyebarkan kembali, kita menjadi bagian dari orang yang merusak moral, perilaku anak-anak bangsa lainnya," lugas Benny.
Lanjut Benny sekilas bercerita tentang perjalanan pesta demokrasi, pilpres maupun pileg di Indonesia. Dia bilang, siapapun yang memenangkan pertarungan akan berkoalisi untuk saling mendukung demi kemajuan pembangunan bangsa dan negara.
"Kalian percaya saya deh, mau bertarung sekeras apapun nanti siapapun yang menang, yang lain bakal koalisi (bergabung) yang lain masuk kabinet," beber mantan anggota legislatif dan senator DPD RI ini.
Menurut Benny, dalam membangun negara membutuhkan kerjasama semua elemen bangsa. Jadi berpolitik itu seperlunya dan persahabatan itu selamanya.
"Karena politik, membangun negara yang besar ini tidak bisa dilakukan oleh satu kelompok, semua harus diajak bergabung untuk memperkuat visi misi yang terpilih," tandas Benny, yang juga Wakil Ketua Umum Partai Hanura.
Sekedar diketahui, peserta Pilpres 2024 yang ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU-RI) ada 3 pasangan calon presiden-calon wakil presiden (Capres-cawapres) yakni, nomor urut 1 Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar, nomor urut 2 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, dan nomor urut 3 Ganjar Pranowo-Mahfud MD.
Dalam pelepasan kali ini, BP2MI tak mengundang pejabat negara dari luar lembaga. Benny didampingi para Deputi BP2MI diantaranya Deputi Bidang Penempatan dan Pelindungan Kawasan Amerika dan Pasifik, Gatot Hermawan; Deputi Bidang Penempatan dan Pelindungan Kawasan Asia dan Afrika, Lasro Simbolon; dan Deputi Bidang Penempatan Dan Pelindungan Kawasan Eropa dan Timur Tengah, Irjen Pol. I Ketut Suardana. Turut hadir dalam acara, para Direktur, Kepala Pusdatin, Kepala Biro, dan juga para Kepala Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI).
Selain ratusan PMI yang akan berangkat kerja ke Korea Selatan, 165 calon PMI (CPMI) skema G to G Korea juga mengikuti pembekalan atau Orientasi Pra Pemberangkatan dalam acara pelepasan tersebut.(*/Anton)




.jpg)












