- Hadiri Paripurna Pidato Kenegaraan, H Nurul Anwar Sampaikan Harapan untuk Indonesia
- Dengarkan Pidato Kenegaraan, Anggota DPRD, Gun Sri Witanto Tekankan Pentingnya Mengisi Kemerdekaan Dengan Amanah UUD 45
- DPRD Barito Utara Gelar Paripurna Dengarkan Pidato Kenegaraan Presiden Jelang HUT ke-81 RI
- Menjelang HUT RI ke-81 2026 Legislatif dan Eksekutif Kabupaten Blitar Dengarkan Pidato Presiden Prabowo
- Prabowo Targetkan 30 Ribu Koperasi Merah Putih dan Swasembada Bawang Putih
- Komisi II DPRD Barito Utara Dorong Setiap Desa Miliki Minimal 10 Hektare Kebun Desa
- Komisi III DPRD Fasilitasi Audensi Antara PLN Dengan Keluarga Korban Meninggal Tersengat Listrik
- Naruk Saritani Hadiri Rapat Paripurna Masa Sidang III DPRD Barito Utara
- Anggota DPRD Hadir Dalam Rapat Paripurna Masa Sidang III, Pembahasan Kebijakan Anggaran Barito Utara Berjalan Lancar
- EDRR Indonesia 2026 Dorong Kolaborasi Global untuk Perkuat Ketahanan Bencana Nasional
Kemenkop UKM Bersama BEI Targetkan 10 Perusahaan UMKM di Bursa Saham

MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta – Menteri Koperasi dan UKM (MenKopUKM) Teten Masduki menekankan pentingnya transformasi usaha kecil dan menengah untuk go public atau melantai di bursa saham agar mampu naik ke level usaha menengah dan besar.
Ia mengatakan, KemenKopUKM bersama Bursa Efek Indonesia (BEI) menargetkan setidaknya 10 perusahaan UMKM dapat melakukan listing di bursa saham, melalui inkubasi yang sedang dikerjasamakan.
“Sampai saat ini baru ada 2 UMKM yang listing dari target 10 perusahaan, saya harap ini menjadi perbaikan struktur ekonomi, supaya pelaku usaha menengah bisa naik kelas menjadi usaha besar,” ujar MenKopUKM Teten Masduki saat menghadiri Seremoni Pencatatan Perdana Saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (10/07).
Baca Lainnya :
- Kementerian UMKM Koordinasi Lintas Sektor Perkuat Integrasi Layanan Terpadu SAPA UMKM
- PTPN I Raih Anugerah Mahayuga, Tegaskan Peran Perkebunan bagi Ketahanan Pangan Nasional
- Kementerian UMKM Luncurkan Arah Baru Kewirausahaan, Fokus Naik Kelas dan Daya Saing Global
- Kementerian UMKM Optimistis Petani Lebih Sejahtera Lewat KUR dan Penguatan Kelompok Tani
- Pin Garuda Emas PAW Hendi Sang Jurnalis Siap Laksanakan Tugas Partai
Menteri Teten mengatakan, struktur ekonomi nasional saat ini masih didominasi usaha mikro informal hingga 96 persen, oleh karena itu perlu diperbanyak jumlah pelaku usaha di level menengah dan besar.
Pihaknya juga mengapresiasi PT. Platinum Wahab Nusantara yang menaungi brand Teguk, atas keberhasilannya dalam mencatatkan saham di BEI. Menurutnya, bidang makanan dan minuman atau Food and Beverage (FnB) memiliki peluang market yang cukup luas dan terbukti mendapat respons yang cukup bagus saat go public.
“Hari ini Teguk sudah masuk di bursa saham dan respons marketnya luar biasa. Semoga ini menjadi inspirasi bagi pelaku UMKM lain, serta ke depan kami akan menjemput bola dengan melakukan inkubasi pada pelaku UMKM agar siap untuk listing di lantai bursa,” kata Menteri Teten.
Menteri Teten menambahkan, penerapan tata kelola perusahaan yang baik atau good corporate governance bagi perusahaan yang go public menjadi penting sebagai proses untuk menjaga kesinambungan perusahaan dalam jangka panjang.
“Keberadaan perusahaan Teguk di pasar saham akan meningkatkan transparansi, kredibilitas, memperkuat kepercayaan investor, dan memberikan akses kepada maysrakat luas untuk berpartisipasi dalam keberhasilan perusahaan,” kata Menteri Teten.
Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama PT Platinum Wahab Nusantara Maulana Hakim mengajak pelaku UMKM di Indonesia, khususnya pelaku usaha muda untuk berani go public, karena melakukan penawaran saham perdana atau Initial Public Offering (IPO) akan membuka peluang yang besar untuk naik kelas ke skala usaha yang lebih tinggi.
“IPO ini dapat membuka manfaat seluas-seluasnya bagi semua stakeholder dan mendorong pelaku UMKM lain, khususnya yang bergerak di bidang FnB untuk lebih maju lagi,” ucap Maulana.
Reporter Achmad Sholeh




.jpg)












