- Pemkab Barito Utara Tegaskan Komitmen Perhatikan Kebutuhan Umat
- Bupati Shalahuddin Kukuhkan Paskibraka Barito Utara, Tekankan Disiplin dan Tanggung Jawab
- Lima Kunci Sukses Ala Bupati Shalahuddin
- Wali Kota Blitar : Perluas Layanan Peziarah Makam Bung Karno Buka 24 Jam Sesuaikan Animo Masyarakat
- Ineu Bongkar Alasan Jabar Pinjam Rp 3,4 Triliun di Tengah Defisit
- Dandim Virlani : Pembukaan MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Atasi Kesenjangan Pendidikan di Blitar
- Wali Kota Blitar ; Sekolah Rakyat Terpadu 2 Membuka Harapan Baru Pendidikan Layak dan Memadai
- Segenap Jajaran Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Pemerintah Kabupaten Tangerang mengucapkan Dirgahayu Kemerdekaan Indonesia ke -81
- Teken Kesepakatan KUA-PPAS 2027 Legislatif dan Eksekutif Dorong Percepatan pembangunan Kabupaten Blitar
- Indonesia Perkuat Kesiapsiagaan Bencana Lewat EDRR 2026, Teknologi AI Jadi Andalan
KemenKop Berkolaborasi dengan Internet Provider Trans Indonesia Superkoridor Latih Barista Berbasis Kompetensi

MEGAPOLITANPOS.COM, Bekasi- Kementerian Koperasi terus berupaya meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) khususnya para barista agar memiliki basis kompetensi yang semakin kuat dalam industri kopi tanah air yang kian berkembang.
Untuk itu, KemenKop bekerja sama dengan Internet Provider IDPlay serta pelaku industri kopi menyelenggarakan pelatihan keterampilan dan Kompetisi Barista untuk mendorong pertumbuhan industri kopi yang semakin berkembang pesat.

Baca Lainnya :
- Kemenkop Dukung Penghargaan Koperasi Berkelanjutan, 34 Koperasi Terbaik Terima Award 2026
- Realisasi Anggaran Kemenkop Lampaui Rp1 Triliun, Penguatan KDKMP Jadi Prioritas Nasional
- Petani Tebu Dapat Kepastian Pasar, Pemerintah Perkuat Koperasi Menuju Swasembada Gula
- Menkop Ziarah ke Makam Bung Hatta dalam Rangkaian Menuju Puncak Harkopnas ke-79
- Kemenkop Fasilitasi MoU Koperasi Gambir & ID FOOD untuk Ekspor ke India-Pakistan
Sepanjang tahun 2024, semasa KemenKopUKM telah mengadakan program Pengembangan Kapasitas SDM Usaha Mikro Berbasis Kompetensi dan Uji Sertifikasi Kompetensi Bidang Barista, di 10 kota, yaitu Serang, Pekalongan, Bogor, Bandung, Jombang, Tegal, Pasuruan, Indramayu, Tangerang, dan Bekasi.
Total peserta yang mendapat pelatihan mencapai 300 orang. Selain pelatihan, sekaligus diadakan uji kompetensi dan kompetisi manual brew bekerja sama dengan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) dan industri kopi.
Asisten Deputi Pengembangan Kapasitas Usaha Mikro, Deputi Bidang Usaha Mikro Ari Anindya Hartika, dalam keterangan resmi di Jakarta, Rabu (23/10) mengatakan Kota Bekasi sebagai lokasi terakhir dari rangkaian kegiatan pelatihan bidang barista.
“Bekasi merupakan kota yang pertumbuhan ekonominya tinggi dengan PDRB mencapai Rp279 triliun pada kuartal kedua 2024. Dalam tiga tahun terakhir, industri kopi di Kota Bekasi menunjukkan perkembangan yang pesat, jumlah kedai kopi meningkat sekitar 20% setiap tahunnya. Konsumsi kopi yang meningkat ini memberikan peluang besar bagi pelaku usaha mikro untuk tumbuh,” ucap Ari.
Ari menyampaikan pelatihan ini bukan hanya untuk meningkatkan keterampilan barista, tetapi juga memberikan mereka peluang bisnis yang lebih besar dengan sertifikasi yang diakui.
“Sertifikasi ini diharapkan mampu meningkatkan kredibilitas dan profesionalisme para barista, serta memperkuat posisi mereka di pasar yang semakin kompetitif,” kata Ari.
Selain itu, Ari menambahkan melalui pelatihan ini dapat tercipta lebih banyak peluang bagi pelaku usaha mikro di sektor kopi untuk berkembang, baik secara keterampilan maupun dalam aspek bisnis.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Bekasi Rita Hartati mengatakan pelatihan ini bertujuan memotivasi para pelaku UMKM, khususnya barista muda, agar lebih memahami standar kompetensi dan mampu bersaing secara profesional di bidangnya.
“Kami berharap pelatihan ini bisa mendorong mereka untuk naik kelas, meningkatkan kualitas pelayanan, dan menciptakan inovasi-inovasi baru di industri kopi,” kata Rita.
Pelatihan pengembangan kapasitas SDM bidang barista ini dilaksanakan bekerja sama dengan Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kota Bekasi, PT Trans Indonesia Supercorridor, LPK Kompetensi Indonesia, dan LSP Pariwisata dan SPA Indonesia.(Reporter: Achmad Sholeh Alek).





.jpg)




.jpg)






