- Bukan Sekadar Seremoni, PTPN I Hadirkan Dampak Ekonomi bagi Ratusan UMKM
- Semangat Cinta Daerah Anggota DPR RI Nurhadi Tamu Kehormatan HUT RI ke 81 di Kampung
- Komisi II DPRD Minta Kemarau Agar Bupti Blitar Fokus Pola Pertanian Gogorancah
- Kementerian UMKM: Holding Perkebunan Perkuat Rantai Nilai Lada Putih Muntok
- Pemkab Barito Utara Tegaskan Komitmen Perhatikan Kebutuhan Umat
- Bupati Shalahuddin Kukuhkan Paskibraka Barito Utara, Tekankan Disiplin dan Tanggung Jawab
- Lima Kunci Sukses Ala Bupati Shalahuddin
- Wali Kota Blitar : Perluas Layanan Peziarah Makam Bung Karno Buka 24 Jam Sesuaikan Animo Masyarakat
- Ineu Bongkar Alasan Jabar Pinjam Rp 3,4 Triliun di Tengah Defisit
- Dandim Virlani : Pembukaan MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Atasi Kesenjangan Pendidikan di Blitar
Kelas PWI Jaya Segera Hadapi Seminar Proposal dan Bimbingan Skripsi di STIH Painan Banten

MEGAPOLITANPOS.COM, Cikupa, Banten--Mahasiswa Kelas Khusus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jakarta segera menghadapi beberapa kegiatan penting di Semester VIII atau semester akhir pada Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Painan, Banten. Hal ini setelah berakhirnya kegiatan Peradilan Semu yang digelar di Kampus STIH Painan Cikupa, Sabtu (20/01/2024).
Di antara kegiatan yang segera dihadapi di semester VIII adalah Seminar Proposal (Sempro) dan Bimbingan Skripsi. Kemudian sidang yudisium dan wisuda.
Kelas Khusus PWI Jaya mengikuti kegiatan Peradilan Semu (PS) atau simulasi persidangan sebanyak tiga kali. Baik simulasi sidang pidana maupun perdata yang di pandu dosen Fitriyanti, SH, MH dan Andre Bani Sagalane, SH, MH.
Baca Lainnya :
- Jakarta Bidik Empat Sukses PON 2028, Siapkan Rp166 Miliar untuk Sulap Venue Bertaraf Nasional
- Penutupan UKW PWI Jabar, Atal S Depari Ingatkan Bahaya Berita Tak Terverifikasi
- 95 Wartawan Ikuti UKW di Majalengka, PWI Tekankan Profesionalisme
- Dewan Pers Berikan Mandat RRI Gelar UKW Siber, Perkuat Profesionalisme Pers Digital
- PWI Jaya Matangkan MHT 2026, Total Hadiah Rp255 Juta
Untuk diketahui, siswa Kelas Khusus PWI Jaya-STIH Painan mengawali perkuliahan di institusi perguruan tinggi hukum yang memiliki moto " Unggul, Beda & Berkarakter" tahun ajaran 2020/2021. Dari semula diikuti 22 mahasiswa, kini tinggal 20, karena dalam perjalanannya dua mahasiswa meninggal dunia di tengah masa perkuliahan.
Dalam perjalanannya, Kelas Khusus PWI Jakarta, pada semester VI telah mengikuti semester pendek yang diselenggarakan pihak kampus.
"Kami sudah berencana membuat firma hukum dengan personel seluruh mahasiswa yang ada," ujar Penerus Bonar, salah satu mahasiswa, pengelola Majalah Hukum dan Politik KEADILAN dan situs keadilan.id.
"Saya percaya dengan integritas para pimpinan STIH Painan," timpal Naek Pangaribuan, pengelola Grup 'Jakartanews' Media.
Sementara itu, Fathan Rangkuti, produser Vidio, menyebut jika STIH Painan adalah salah satu perguruan tinggi ilmu hukum terbaik. "Tentunya kita berharap bisa menyelesaikan kuliah pada waktunya, sesuai ketentuan," ujar pria yang selalu aktif dalam setiap perkuliahan tersebut.
Komentar senada disampaikan Teddy Kurniawan, wakil voice of Indonesia (voi.id) yang menerima penghargaan Kontributor Terbaik dari Jakpro.
"Kita masuk bersamaan dan tentunya juga selesai berbarengan," ungkap mahasiswa termuda di Kelas Khusus PWI Jaya-STIH Painan itu.(Reporter: Achmad Sholeh Alek)












.jpg)




