- Hambatan Administratif Kepailitan Tekan Produksi dan Ekspor, PT Dua Kuda Indonesia Minta Operasional Tetap Berjalan
- Menteri UMKM Pastikan Status Usaha Mikro Beri Manfaat bagi Pengemudi Ojol
- Wabup Barito Utara Hadiri HUT Ke-1 Kodam XXII Tambun Bungai
- PTPN I Raih Anugerah Mahayuga, Tegaskan Peran Perkebunan bagi Ketahanan Pangan Nasional
- Pemkab Barito Utara Perkuat Sinergi dengan BMKG, Gedung Radar Cuaca Muara Teweh Diresmikan
- Bupati Shalahuddin Buka Raker LPT-IK Kabupaten Barito Utara Tahun 2026
- PT Dua Kuda Indonesia Yakin Bangkit, Kepailitan Dinilai Hambat Operasional Bukan Prospek Bisnis
- Menko Polkam Ajak LPM Berani Ambil Langkah Nyata untuk Kesejahteraan Rakyat
- M.Rifa\'i : Musancab Targetkan 14 Kursi Parlemen Pemilu 2029 PKB Kabupaten Blitar Kembali Berjaya
- Launching Kopi Bubuk Konvensional Jos Jiz Siap Jadi Pesaing Pasar Internasional
Kapolri Lepas 140 Personel Polri Kontingen Garuda Bhayangkara Satgas FPU 5 Minusca Misi Perdamaian PBB ke Afrika Tengah

Keterangan Gambar : Upacara pelepasan Kontingen Garuda Bhayangkara Satgas FPU 5 Minusca Misi Perdamaian PBB untuk Afrika Tengah di Lapangan Bhayangkara Jakarta (19/9/2023).
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta - Polri resmi melepas kontingen Garuda Bhayangkara Satgas FPU 5 Minusca misi perdamaian Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) ke Afrika Tengah. Sebanyak 140 personel Polri terdiri dari 116 polisi laki-laki dan 24 polisi wanita (polwan) dilepas keberangkatannya melalui upacara pelepasan yang dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, di Lapangan Bhayangkara, Jakarta Selatan, Selasa pagi (19/9/2023).
"Kontingen ini beranggotakan personel-personel tangguh yang sudah melalui proses seleksi dan asesmen serta dibekali dengan pelatihan pra penugasan sesuai standar PBB yang diikuti selama 7 bulan,” kata Sigit dalam sambutannya.
Jenderal bintang empat itu juga berpesan, bahwa menjadi pasukan perdamaian merupakan suatu kebanggaan bagi personel Polri. Karena, bukan hanya berkontribusi pada misi perdamaian dunia, tapi juga merupakan etalase yang membawa nama harum Bangsa Indonesia di mata dunia.
Baca Lainnya :
- Hambatan Administratif Kepailitan Tekan Produksi dan Ekspor, PT Dua Kuda Indonesia Minta Operasional Tetap Berjalan
- Menteri UMKM Pastikan Status Usaha Mikro Beri Manfaat bagi Pengemudi Ojol
- Wabup Barito Utara Hadiri HUT Ke-1 Kodam XXII Tambun Bungai
- PTPN I Raih Anugerah Mahayuga, Tegaskan Peran Perkebunan bagi Ketahanan Pangan Nasional
- Pemkab Barito Utara Perkuat Sinergi dengan BMKG, Gedung Radar Cuaca Muara Teweh Diresmikan
"Untuk itu keberhasilan misi menjadi harga mati yang harus diperjuangkan. Melalui misi ini rekan-rekan diharapkan berkontribusi terhadap stabilitas keamanan dan penyelesaian konflik di tempat penugasan, serta meningkatkan internasional trust terhadap Indonesia,” bebernya.
Lanjut Sigit menyampaikan agar anggota Satgas segera beradaptasi dengan cepat dan menghindari pelanggaran demi menjaga nama baik Polri. Selanjutnya, memberikan perlindungan selalu kepada masyarakat setempat.
“Selamat bertugas, saya titipkan nama institusi Polri dan bangsa Indonesia di pundak rekan-rekan semua,” imbuhnya.
Kepala Divisi Hubinter Polri Irjen Krishna Murti menambahkan pasukan FPU 5 merupakan pasukan yang merotasi pasukan sebelumnya yang ada di daerah misi, yaitu FPU 4 Minusca di negara Afrika Tengah.
“Pasukan ini akan bertugas setahun bersama dengan pasukan-pasukan negara lain yang berada di daerah misi,” ujar Krishna.
Selain FPU, kata dia, Polri juga memberikan kontribusi terhadap misi perdamaian yaitu para individual police officer yang bertugas di berbagai daerah konflik di dunia.
"Seperti Kongo, Sudan Selatan, Abyei Sudan, Siprus, Afrika Tengah, Yaman dan Sahara. Untuk Mali, baru saja ditutup karena sudah selesai misinya,” paparnya.


.jpg)
.jpg)













