- Bupati Majalengka Kucurkan Rp 7 Miliar, Jembatan Waringin Akhirnya Terwujud
- Tan Ngi Hing : Bazar Merdeka Dorong Pertumbuhan Ekonomi UMKM RW 14 Karangtengah
- Ekspedisi Batas Negeri di Temajuk, 181 Meter Merah Putih Berkibar di Muka Indonesia
- HUT ke-41 Dufan Ancol Ajak Anak Yatim dan Dhuafa Nikmati Wahana Gratis
- Dilepas ke 11 Negara, 4.021 Alumni LKP Siap Bersaing di Dunia Kerja Global
- PT Jaya Putra Kundur Minta Perlindungan Hukum kepada Presiden, Persoalkan Pembatalan Lahan di Batam
- Kementerian UMKM Siapkan Insentif 50 Persen di Marketplace, Media Diminta Kawal UMKM Naik Kelas
- Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati Kirim Bantuan Korban Gempa Bumi NTT melalui PELNI
- MBK Buka 24 Jam Aturan Ruwet Pelaku Usaha Terancam Gulung Tikar
- DPMPTSP Barito Utara Kawal Promosi Potensi Daerah di APKASI Otonomi Expo 2026
Hujan Semalaman, Akses Jalan Seputar Pasar Kemis Macet Total

Keterangan Gambar : Hujan Semalaman, Akses Jalan Seputar Pasar Kemis Macet Total
MEGAPOLITANPOS.COM, Kabupaten Tangerang-Akses jalan seputar wilayah Pasar Kemis hampir semua macet total, akibat hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Tangerang, semalam sampai pagi, Rabu (15/3/23).
Dari pantauan megapolitanpos.com, akses jalan raya Kotabumi menuju Kota Tangerang, macet total dan tidak bisa bergerak sama sekali, hal tersebut disebabkan beberapa akses jalan yang tergenang banjir, seperti di bundaran Regency 2 arah perumahan Total Persada.
Demikian juga dari pantauan, akses melalui jalan raya Pasar Kemis menuju Jatiuwung Kota Tangerang macet parah dan tidak bergerak sama sekali, mulai dari pintu keluar Perumahan Tangerang Elok.
Baca Lainnya :
- Bupati Majalengka Kucurkan Rp 7 Miliar, Jembatan Waringin Akhirnya Terwujud
- Tan Ngi Hing : Bazar Merdeka Dorong Pertumbuhan Ekonomi UMKM RW 14 Karangtengah
- MBK Buka 24 Jam Aturan Ruwet Pelaku Usaha Terancam Gulung Tikar
- Peran Penting Kemitraan dengan BRI Talun Dorong UMKM Usaha Fasiatin Naik Kelas dan Berkembang
- Canvas Gemilang 2026 Dapat Respon Positif dari Masyarakat, Wadah Anak Muda Tuangkan Gagasan

Zefan seorang karyawan di perusahaan swasta yang hendak berangkat kerja ke daerah BSD mengatakan ia terjebak macet di jalan raya Kotabumi mulai dari depan eks Sabar Subur, kendaraan sudah tidak bergerak.
"Akhirnya saya telpon kantor izin tidak masuk dan pulang kerumah lagi, dan kantor mengizinkan untuk melakukan pekerjaan dari rumah atau WFH," ujarnya.
Beberapa warga memutuskan untuk kembali pulang kerumah karena mereka tidak bisa melanjutkan perjalanan, karena macet total, dan bisa bergerak sama sekali.Jhn







.jpg)








