- Wajib Coba, Challenge Berhadiah Ipad dan Smartwatch di JFK 2026
- Suasana Keakraban Kependam Jaya Dengan Jurnalis
- BRI Life Dukung UMKM Fun Run 5K 2026, Dorong Gaya Hidup Sehat dan Literasi Keuangan Masyarakat
- Picu Kemacetan, Camat Tambora Tertibkan PKL
- SILAT APIK PTMA ke-5 Resmi Dibuka di Jakarta, Bahas Etika Digital dan Transformasi Sosial di Era AI
- Ketum SMSI Sebut Pelaku Usaha Media Perlu Fokus Pada Pengembangan Usaha
- Kemenkop Fasilitasi MoU Koperasi Gambir & ID FOOD untuk Ekspor ke India-Pakistan
- FPPM dan Konsultan Hukum Desak Negara Harus Segera Hadir Atasi Konflik Pertanahan
- Pelebaran Jalan Yetro Sinseng dan Tumenggung Ditargetkan Selesai Desember 2026
- Usung Semangat Sportivitas, Endriansyah Siap Ramaikan Bursa Calon Ketua Umum The Jakmania
Hujan Semalaman, Akses Jalan Seputar Pasar Kemis Macet Total

Keterangan Gambar : Hujan Semalaman, Akses Jalan Seputar Pasar Kemis Macet Total
MEGAPOLITANPOS.COM, Kabupaten Tangerang-Akses jalan seputar wilayah Pasar Kemis hampir semua macet total, akibat hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Tangerang, semalam sampai pagi, Rabu (15/3/23).
Dari pantauan megapolitanpos.com, akses jalan raya Kotabumi menuju Kota Tangerang, macet total dan tidak bisa bergerak sama sekali, hal tersebut disebabkan beberapa akses jalan yang tergenang banjir, seperti di bundaran Regency 2 arah perumahan Total Persada.
Demikian juga dari pantauan, akses melalui jalan raya Pasar Kemis menuju Jatiuwung Kota Tangerang macet parah dan tidak bergerak sama sekali, mulai dari pintu keluar Perumahan Tangerang Elok.
Baca Lainnya :
- Suasana Keakraban Kependam Jaya Dengan Jurnalis
- Ketum SMSI Sebut Pelaku Usaha Media Perlu Fokus Pada Pengembangan Usaha
- Bupati Eman Pacu Atlet Majalengka, Target Tembus Juara Porprov 2026
- Wabup Dena Resmikan Al Khalifah, Harapan Baru Pendidikan Majalengka
- Kapolres Majalengka Taklukkan Ciremai, Kibarkan Merah Putih Raksasa

Zefan seorang karyawan di perusahaan swasta yang hendak berangkat kerja ke daerah BSD mengatakan ia terjebak macet di jalan raya Kotabumi mulai dari depan eks Sabar Subur, kendaraan sudah tidak bergerak.
"Akhirnya saya telpon kantor izin tidak masuk dan pulang kerumah lagi, dan kantor mengizinkan untuk melakukan pekerjaan dari rumah atau WFH," ujarnya.
Beberapa warga memutuskan untuk kembali pulang kerumah karena mereka tidak bisa melanjutkan perjalanan, karena macet total, dan bisa bergerak sama sekali.Jhn

















