- Wali Kota Blitar : Perluas Layanan Peziarah Makam Bung Karno Buka 24 Jam Sesuaikan Animo Masyarakat
- Ineu Bongkar Alasan Jabar Pinjam Rp 3,4 Triliun di Tengah Defisit
- Dandim Virlani : Pembukaan MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Atasi Kesenjangan Pendidikan di Blitar
- Wali Kota Blitar ; Sekolah Rakyat Terpadu 2 Membuka Harapan Baru Pendidikan Layak dan Memadai
- Segenap Jajaran Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Pemerintah Kabupaten Tangerang mengucapkan Dirgahayu Kemerdekaan Indonesia ke -81
- Teken Kesepakatan KUA-PPAS 2027 Legislatif dan Eksekutif Dorong Percepatan pembangunan Kabupaten Blitar
- Indonesia Perkuat Kesiapsiagaan Bencana Lewat EDRR 2026, Teknologi AI Jadi Andalan
- Kementerian UMKM Perkuat Standar Layanan Publik bagi Pengusaha UMKM
- Monas Jadi Pusat Pesta Rakyat 17 Agustus 2026, 300 Ribu Kaus dan Jutaan Porsi Kuliner Dibagikan
- Pidato Kenegaraan Presiden Jadi Momentum Perkuat Sinergi Pemkab Barito Utara dengan Pemerintah Pusat
Hampir 5 Jam Mantan Wabup Blitar DiperiksaTerkait Proyek Sabo Dam Kali Bentak, Tapi Sayang Kejari Lempar Bicara

MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar - Berlanjut pengungkapan kasus korupsi pembangunan sabo Dam Kali Bentak di Kecamatan Panggurejo, kali ini Kejaksaan Negeri Kabupaten Blitar memintai keterangan mantan Wakil Bupati Blitar H. Rahmad Santoso pada Rabu ( 19/03/25 ). Sekitar pukul 11.15 WIB Rahmat Santoso mendatangi Kantor Kejari untuk dimintai keterangan.
Usai menjalani pemeriksaan sekitar pukul 16.30 WIB, Rahmat Sontoso kepada wartawan menyampaikan beberapa hal terkait proyek sabo Dam kali Bentak senilai 4,9 m.
"Jadi semua sudah saya sampaikan kepada penyidik, sepanjang yang saya tahu, itu yang masalah proyek sabo dam kali Bentak," ungkap Rahmat Santoso.
Baca Lainnya :
- Wali Kota Blitar : Perluas Layanan Peziarah Makam Bung Karno Buka 24 Jam Sesuaikan Animo Masyarakat
- Ineu Bongkar Alasan Jabar Pinjam Rp 3,4 Triliun di Tengah Defisit
- Dandim Virlani : Pembukaan MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Atasi Kesenjangan Pendidikan di Blitar
- Wali Kota Blitar ; Sekolah Rakyat Terpadu 2 Membuka Harapan Baru Pendidikan Layak dan Memadai
- Segenap Jajaran Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Pemerintah Kabupaten Tangerang mengucapkan Dirgahayu Kemerdekaan Indonesia ke -81
Selanjutnya juga disinggung oleh Rahmat Santoso yang juga Ketua IPHI pusat ini, yakni masalah pembentukan TP2ID . Yang mana keberadaan TP2ID ini juga di tentang oleh sejumlah fraksi di DPRD Kabupaten Blitar, "yaaa nyatanya masih tetap jalan juga to TP2ID, tadi sepanjang yang saya tahu kami sampaikan semuanya kepada penyidik, nanti tanyakan saja keada penyidik.
"Fungsi TP2ID yang menentukan pengadaan proyek siapa yang ditunjuk sebagai pemenangnya, semua ada di TP2ID, kan TP2ID di danai oleh APBD to, makanya Dewan tidak setuju, tapi nyatanya hingga sekarang juga belum di hentikan to,"jlentreh Rahmat.
Usai kongfrensi pers dengan awak media, lalu sejumlah awak media mencoba konfirmasi ke pihak penyidik Kejaksaan Negeri Blitar, namun penyidik tak mau memberikan keterangan pers terkait hasil pemeriksaan, dan justru penyidik balik menyuruh tanya ke Rahmat Santoso.( za/mp)














