- Sebanyak 40 Perusahaan Ramaikan Job Fair di Kabupaten Blitar
- Baznas Majalengka Salurkan Bantuan 424 Anak Yatim
- Ketegangan Lahan di Maluku Tengah, PTPN I Buka Ruang Musyawarah Bersama Masyarakat
- Wajib Coba, Challenge Berhadiah Ipad dan Smartwatch di JFK 2026
- Suasana Keakraban Kependam Jaya Dengan Jurnalis
- BRI Life Dukung UMKM Fun Run 5K 2026, Dorong Gaya Hidup Sehat dan Literasi Keuangan Masyarakat
- Picu Kemacetan, Camat Tambora Tertibkan PKL
- SILAT APIK PTMA ke-5 Resmi Dibuka di Jakarta, Bahas Etika Digital dan Transformasi Sosial di Era AI
- Ketum SMSI Sebut Pelaku Usaha Media Perlu Fokus Pada Pengembangan Usaha
- Kemenkop Fasilitasi MoU Koperasi Gambir & ID FOOD untuk Ekspor ke India-Pakistan
DPRD Barut Dukung Penguatan Bahasa Ibu di Lingkungan Pendidikan

MEGAPOLITANPOS.COM - Muara Teweh – Program Pemerintah Kabupaten Barito Utara yang mendorong penggunaan bahasa daerah (bahasa ibu) di lingkungan sekolah mendapat apresiasi penuh dari Anggota DPRD Barito Utara, Hasrat. Menurutnya, langkah ini bukan hanya kebijakan pendidikan, tetapi juga upaya strategis menjaga identitas dan warisan budaya daerah.
Hasrat menilai penggunaan bahasa daerah sejak dini akan memperkuat jati diri generasi muda sekaligus memastikan kekayaan budaya Barito Utara tidak hilang ditelan perkembangan zaman.
"Bahasa daerah adalah pondasi budaya. Jika anak-anak terbiasa mendengar dan menggunakannya di sekolah, maka kita telah ikut melestarikan warisan leluhur,” ujarnya, Rabu ( 19/11/2025)
Baca Lainnya :
- Sebanyak 40 Perusahaan Ramaikan Job Fair di Kabupaten Blitar
- Baznas Majalengka Salurkan Bantuan 424 Anak Yatim
- Ketegangan Lahan di Maluku Tengah, PTPN I Buka Ruang Musyawarah Bersama Masyarakat
- Wajib Coba, Challenge Berhadiah Ipad dan Smartwatch di JFK 2026
- Suasana Keakraban Kependam Jaya Dengan Jurnalis
Ia berharap program tersebut dapat dilaksanakan secara konsisten dan terstruktur, termasuk melalui kurikulum muatan lokal, kegiatan literasi, hingga pembiasaan harian. Selain itu, ia mendorong kolaborasi antara sekolah, orang tua, dan tokoh adat agar pelestarian bahasa daerah dapat berjalan lebih optimal.
“Dukungan semua pihak sangat penting. Ini bukan hanya tugas pemerintah atau sekolah, tetapi tanggung jawab bersama untuk menjaga agar bahasa daerah tetap hidup,” tambahnya.
Program ini menjadi salah satu langkah konkret Pemkab Barito Utara dalam memperkuat karakter lokal sekaligus menanamkan rasa bangga terhadap budaya kepada generasi muda.
Dengan dukungan legislatif, implementasi kebijakan diharapkan berjalan lebih maksimal dan berkelanjutan
(A)


.jpg)

.jpg)











