- Tugas Nanggolo : PKDI Blitar Tolak Tawaran ADD Rp12,5 Miliar Dinilai Belum Menjawab Tuntutan
- Konsultasi Publik Pelebaran Jalan Digelar, Bupati Barito Utara Tegaskan Komitmen Pembangunan Infrastruktur
- Miss Jakarta Fair 2026 Usung Misi Pemberdayaan Perempuan, Gabriela Corrine Sugiharto Tampil sebagai Juara
- PM Singapura Lawrence Wong Disambut Presiden Prabowo, Leaders Retreat Perkuat Kemitraan Strategis
- Apel Pagi Pemkot Depok, ASN Diminta Aktif Sukseskan CKG dan Imunisasi Lengkap
- Batara Expo 2026 Resmi Ditutup, Bupati Apresiasi Partisipasi Masyarakat dan Pelaku UMKM
- Bupati Barito Utara Apresiasi Dedikasi Polri pada Syukuran Hut ke 80 Bhayangkara Tingkat Kabupaten Barito Utara
- Hadiri Syukuran Hari Bhayangkara, Nurul Anwar Apresiasi Pengabdian Polri pada Hari Bhayangkara ke-80
- Irjen Pol Wibowo Resmi Pimpin Korps Lalu Lintas Polri gantikan Irjen Agus Suryonugroho
- Hadiri Groundbreaking Lanjas, Hj Nety Herawati Harapkan Manfaat Besar bagi Warga
Dhany Sukma Pimpin Apel Siaga Bencana dan Buka Redkar Challenge

Keterangan Gambar : Antisipasi musim penghujan dan membuka Redkar Challenge Tingkat Kecamatan Tanah Abang
MEGAPOLITANPOS.COM, DKI Jakarta-Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat Dhany Sukma memimpin apel siaga penanggulangan atau antisipasi musim penghujan dan membuka Redkar Challenge Tingkat Kecamatan Tanah Abang di lapangan Merah, Jalan Tondano AA, Kelurahan Bendungan Hilir, Jumat (16/9).
Dhany mengatakan kepada megapolitanpos.com, dua kegiatan ini memang terkait dengan urusan ketentraman, ketertiban umum, dan perlindungan masyarakat. Salah satunya dari bencana, sehingga penggabungan acara ini tanpa menghilangkan substansinya bahwa ingin mempersiapkan segala sesuatunya atau mengantisipasi.
"Jadi kesiapsiagaan sifatnya supaya ketika terjadi bencana pun kita sudah terbangun tangguhnya untuk menghadapi bencana sambil kita mengantisipasi kemungkinan-kemungkinan yang akan terjadi," katanya.
Baca Lainnya :
- Tugas Nanggolo : PKDI Blitar Tolak Tawaran ADD Rp12,5 Miliar Dinilai Belum Menjawab Tuntutan
- Miss Jakarta Fair 2026 Usung Misi Pemberdayaan Perempuan, Gabriela Corrine Sugiharto Tampil sebagai Juara
- Jakarta Fair 2026 Tembus 4 Juta Pengunjung, JIEXPO Optimistis Capai Target 6 Juta
- Pakar Hukum Trisakti: Ancaman terhadap Polisi Saat Bertugas Tak Bisa Ditoleransi
- Maruarar Siraid : Oktober BRI Segera Luncurkan Pinjaman KUR Tanpa Bunga untuk UMKM
Dhany menuturkan, jumlah personel yang mengikuti apel ini kurang lebih sekitar 300 personel, dari berbagai unsur baik itu dari unsur Relawan Kebakaran (Redkar), pasukan pelangi, Sudinhub, TNI, dan Polri.
"Harapannya kita ingin melakukan pemantauan curah hujan, ketika curah hujan itu sudah di atas 120 milimeter per-detik kemudian ketinggian di pintu air juga sudah melampaui limit, maka dari hasil mitigasi tersebut otomatis akan terjadi limpahan, kalau terjadi limpahan dan itu ada pengungsian otomatis posko-posko akan kita siagakan," tuturnya.
Menurutnya, jika terjadi bencana, selain menyiagakan posko pengungsian dan dapur umum, pihaknya juga telah meyakinkan seluruh pompa-pompa air dan juga pintu-pintu air beserta dengan petugasnya siaga.
"Jadi kita tidak mengharapkan bencana itu datang, namun ketika datang kita sudah memiliki kesiapan dan ketangguhan untuk bisa mengantisipasinya. Sehingga tidak ada korban jiwa tidak ada juga korban kerugian materil maupun moril ini harapan kita semua,"ucapnya.
Untuk Redkar Chalengge yang diinisiasi oleh Sudin Gulkarmat Kota Administrasi Jakarta Pusat, lanjut Dhany, merupakan bentuk evaluasi sejauh mana pelatihan-pelatihan yang sudah diberikan oleh para instruktur dari Gulkarmat.
"hari ini diujikan, akan diberikan challenge atau tantangan. Siapa yang paling baik dalam menyerap apa yang sudah disampaikan oleh para instruktur. Harapannya adalah adanya pilar-pilar relawan kebakaran bisa secara otomatis karena berada di lingkungan masyarakat dia bisa melakukan upaya-upaya penyuluhan dan memberikan data informasi," ungkapnya.
"Nantinya jika bencana terjadi relawan bisa juga ikut membantu. Dengan adanya relawan-relawan ini harapannya bisa menjadi motor penggerak dalam rangka pencegahan, penanggulan, dan pada saat mungkin kejadian," tutupnya. (Ronald)



_-_Copy.jpg)













