- Babinsa Koramil Ciledug Dan Serpong Bersama Komduk Aktif Patroli Malam.
- Tembus 3.000 Pelari, Sachrudin: Tangerang 10K Semakin Ramai dan Berdampak.
- Koramil 10/Sepatan Gelar Baksos, Komsos dan Santunan Anak Yatim.
- Kompi Produksi Kodim 0808/Blitar Aktif Kelola Pertanian, Peternakan Kambing dan Perikanan Untuk ini.
- Paguyuban Jawa Tengah dan Persejasi DKI Jakarta Tampilkan Sepakbola Berjalan (Walking Football)
- Warga RW 11 VTE Antusias Ikuti Skrining Kesehatan
- Bupati Barito Utara Sampaikan Apresiasi kepada AKBP Singgih, Sambut Kapolres Baru
- Babinsa Jajaran Kodim 0506/Tgr Bersama Komduk Patroli Malam.
- Perbasi Cup Bergulir, Maryono: Olahraga Buka Peluang Wisata dan Ekonomi.
- Berita Sahih dan Kabar Bohong Makin Kabur, Masyarakat Harus Cermat
Bupati Blitar : Santri Bukan Saja Ahli Dalam Ilmu Agama Saja, Namun Juga Menguasai Teknologi

Keterangan Gambar : Bupati Blitar Rini Syarifah hadiri Hari Santri Nasional
MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar - Menandai peringatan Hari Santri Nasional (HSN) tanggal 22 Oktober 2022, dilaksanakan upacara bertempat di aloon-aloon Kantor Kabupaten Blitar Kanigoro, bertindak selaku Inspektur Upacara adalah Bupati Blitar Hj.Rini Syarifah.
"Santri bukan saja sebagai ahli dalam ilmu agama saja, namun Santri juga menguasai teknologi untuk menjawab semua tantangan dimasa depan, untuk mendukung kemajuan pemerintah Kabupaten Blitar agar mandiri dan lebih sejahtera," ungkap Bupati Blitar.

Baca Lainnya :
- Babinsa Koramil Ciledug Dan Serpong Bersama Komduk Aktif Patroli Malam.
- Tembus 3.000 Pelari, Sachrudin: Tangerang 10K Semakin Ramai dan Berdampak.
- Babinsa Jajaran Kodim 0506/Tgr Bersama Komduk Patroli Malam.
- Perbasi Cup Bergulir, Maryono: Olahraga Buka Peluang Wisata dan Ekonomi.
- Berita Sahih dan Kabar Bohong Makin Kabur, Masyarakat Harus Cermat
Peringatan Hari Santri Nasional tahun ini mengusung Tema "Berdaya Menjaga Martabat Kemanusiaan" Bersama kita tumbuhkan semangat perjuangan membangun bangsa dan negara Indonesia, menjaga dan memperkuat NKRI.
Peringatan Hari Santri bukanlah milik santri semata, hari santri adalah milik kita semua, milik semua komponen bangsa yang mencintai tanah air, milik mereka yang memiliki keteguhan dalam menjunjung nilai-nilai kebangsaan.
"Karena itu saya mengajak semua masyarakat, apapun latar belakangnya, untuk turut serta ikut merayakan Hari Santri. Merayakan dengan cara napak tilas perjuangan santri menjaga martabat kemanusiaan untuk Indonesia," tuturnya.

Pada kesempatan itu Bupati Blitar juga mengajak kepada para generasi muda, sebagai kaum milenial khususnya santriwan santriwati kedepannya dalam menyikapi perkembangan zaman, para santriwan santriwati mempunyai jiwa dan semangat wirausaha.
"Saya selalu mendorong kepada generasi muda agar lebih meningkatkan SDM untuk membangun bangsa. Mulai dari sekarang seluruh kaum milenial wajib peka terhadap teknologi dan perkembangan digitalisasi," tandasnya
Ditekankan oleh Rini Syarifah, hanya kepada kaum mudalah yang diharapkan sebagai generasi penerus bangsa, yang harus ditanamkan sejak dini tentang ilmu yang bermanfaat termasuk seputar entrepreneur. Mengingat wirausaha adalah salah satu sektor yang sudah terbukti bisa bertahan selama pandemi Covid 19.
"Kita butuh pemikiran yang baru di dunia usaha, kaum muda punya potensi tersebut, saya memberikan motivasi agar kaum milenial lebih bersemangat meraih cita-citanya,"pungkasnya.
Terakhir, Bupati juga mengajak seluruh masyarakat menerapkan tema Hari Santri Nasional tahun 2022 yakni Berdaya Menjaga Martabat Kemanusiaan di kehidupan sehari-hari. Jangan sampai hanya menjadi slogan belaka namun diterapkan secara nyata.
Bupati Blitar juga memyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh santri yang telah berkontribusi dengan menjadi relawan pada musibah banjir di wilayah Sutojayan, Panggungrejo, Binangun maupun daerah lain yang ada di Kabupaten Blitar. Semoga seluruh santri yang ada di Kabupaten Blitar semakin berdaya menjaga martabat kemanusiaan.
Pada peringatan Hari Santri Nasional (HSN) Tahun 2022, usai memberikan sambutan, Bupati Blitar Rini Syarifah juga membagikan 500 buah sarung kepada peserta upacara yang diikuti dari seluruh lapisan masyarakat, di alun-alun Kanigoro.(za/mp)
















