- Rp 13 Miliar Digelontorkan, Majalengka Bidik Panen 3 Kali Setahun
- Kementerian ATR/BPN Finalisasi Penjenjangan Kinerja untuk Perkuat Manajemen Kinerja Organisasi.
- Wamen ATR/Waka BPN Bahas Pentingnya UU Pengaturan Reforma Agraria dalam Diskusi Publik Ombudsman RI.
- PWI Jaya Gelar OKK Angkatan 25, 29 Wartawan Ikuti Pembekalan Organisasi dan Jurnalistik
- Jambore Kumitra 2026, Kementerian UMKM Perluas Akses Modal dan Pasar di Kalimantan Selatan
- Kapolda Metro Komjen Dadang Hartanto Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Jaya 2026
- Andi Lala Kembali Nahkodai Forwat, Tekankan Indipenden dan Solidaritas Wartawan.
- Jalan Sehat HPN 2026 Wujudkan Kebulatan Tekad Bina Jasmani dan Rokhani .
- Patrolinya Babinsa Dan Komduk Wujudkan Wilayah Aman Dan Kondusif.
- Kepala Kanwil Kemenag Banten Amrullah Tutup kegiatan Optimasi Anggaran 2027.
Bupati Asahan Serahkan Fasilitas Bantuan Sosial Pembangunan Ekonomi Masyarakat Tahun Anggaran 2025

Keterangan Gambar : Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin Siregar, S. Sos., M. Si menyerahkan secara simbolis fasilitas Bantuan Sosial Pembangunan Ekonomi Masyarakat Tahun Anggaran 2025
MEGAPOLITANPOS.COM, Asahan - Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin Siregar, S. Sos., M. Si menyerahkan secara simbolis fasilitas Bantuan Sosial Pembangunan Ekonomi Masyarakat Tahun Anggaran 2025 kepada masyarakat penerima manfaat di dua lokasi, yakni Halaman Kantor Camat Pulau Rakyat dan Kantor Camat Air Batu. Kamis, (03/07/2025).
Turut hadir dalam kegiatan ini Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Asahan, Kepala Dinas Koperasi, Perdagangan dan Industri (Kopdagin), Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), Camat Pulau Rakyat, Camat Aek Kuasan, Camat Teluk Dalam, Camat Air Batu, unsur Forkopimcam Pulau Rakyat, unsur Forkopimcam Air Batu masyarakat penerima bantuan, serta tamu undangan lainnya.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Asahan, Asrul Wahid, SE., M. Si dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan Rencana Kerja dan Anggaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (RKA-SKPD) Dinas Sosial Kabupaten Asahan Tahun Anggaran 2025.
Baca Lainnya :
- Rp 13 Miliar Digelontorkan, Majalengka Bidik Panen 3 Kali Setahun
- Kementerian ATR/BPN Finalisasi Penjenjangan Kinerja untuk Perkuat Manajemen Kinerja Organisasi.
- Wamen ATR/Waka BPN Bahas Pentingnya UU Pengaturan Reforma Agraria dalam Diskusi Publik Ombudsman RI.
- PWI Jaya Gelar OKK Angkatan 25, 29 Wartawan Ikuti Pembekalan Organisasi dan Jurnalistik
- Jambore Kumitra 2026, Kementerian UMKM Perluas Akses Modal dan Pasar di Kalimantan Selatan
“Tujuan dari bantuan sosial ini adalah untuk membantu meningkatkan pendapatan, kesejahteraan, dan taraf hidup masyarakat melalui pengembangan usaha ekonomi produktif. Bantuan ini juga ditujukan untuk menurunkan angka kemiskinan serta mendorong kemandirian ekonomi masyarakat”. jelas Asrul.
Adapun sasaran dari bantuan ini adalah masyarakat miskin dan rentan yang memiliki usaha ekonomi, baik yang terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS/DTSEN) maupun non-DTKS, serta usulan dari Kepala Desa atau Lurah setempat. "Total penerima manfaat mencapai 79 keluarga yang tersebar di 13 kecamatan, dengan rincian sebagai berikut, Pulau Rakyat 31 keluarga, Aek Kuasan 20 keluarga, Teluk Dalam 1 keluarga, Tinggi Raja 1 keluarga, Air Batu 2 keluarga, Air Joman 3 keluarga, Kisaran Barat 3 keluarga, Kota Kisaran Timur 2 keluarga, Kota Kisaran Barat 3 keluarga, Sei Kepayang Barat 1 keluarga, Pulau Bandring 5 keluarga dan Setia Janji 10 keluarga.
Dalam pidatonya, Bupati Asahan menegaskan bahwa kemiskinan merupakan persoalan sosial yang kompleks dan dinamis. Oleh karena itu, penanganannya harus dilakukan secara sungguh-sungguh dan terpadu melibatkan Pemerintah, swasta, dan masyarakat.
“Hal ini sejalan dengan visi Pemerintah Kabupaten Asahan yaitu ‘Kabupaten Asahan yang Sejahtera, Religius, Maju dan Berkelanjutan”. Ujar Bupati.
Bupati Asahan juga mengingatkan bahwa bantuan sosial ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat agar mampu mengembangkan usaha produktif secara mandiri. Ia mengimbau penerima manfaat agar menjaga dan memanfaatkan bantuan sesuai kebutuhan.
“Bantuan ini jangan dipindahtangankan apalagi dijual. Jaga dan rawatlah peralatan yang diberikan dengan baik agar umur pemakaian bisa panjang”. tegasnya.
Bupati juga memberikan pesan khusus kepada Dinas Sosial dan seluruh pihak terkait agar bekerja secara optimal dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Hal ini penting agar tujuan dari program ini benar-benar tercapai dan memberikan dampak yang nyata terhadap peningkatan ekonomi keluarga. (DS)











.jpg)




