- Pidato Kenegaraan Presiden Jadi Momentum Perkuat Sinergi Pemkab Barito Utara dengan Pemerintah Pusat
- Hadiri Paripurna Pidato Kenegaraan, H Nurul Anwar Sampaikan Harapan untuk Indonesia
- Dengarkan Pidato Kenegaraan, Anggota DPRD, Gun Sri Witanto Tekankan Pentingnya Mengisi Kemerdekaan Dengan Amanah UUD 45
- DPRD Barito Utara Gelar Paripurna Dengarkan Pidato Kenegaraan Presiden Jelang HUT ke-81 RI
- Menjelang HUT RI ke-81 2026 Legislatif dan Eksekutif Kabupaten Blitar Dengarkan Pidato Presiden Prabowo
- Prabowo Targetkan 30 Ribu Koperasi Merah Putih dan Swasembada Bawang Putih
- Komisi II DPRD Barito Utara Dorong Setiap Desa Miliki Minimal 10 Hektare Kebun Desa
- Komisi III DPRD Fasilitasi Audensi Antara PLN Dengan Keluarga Korban Meninggal Tersengat Listrik
- Naruk Saritani Hadiri Rapat Paripurna Masa Sidang III DPRD Barito Utara
- Anggota DPRD Hadir Dalam Rapat Paripurna Masa Sidang III, Pembahasan Kebijakan Anggaran Barito Utara Berjalan Lancar
Bukukan Potensi Investasi Rp57,3 Miliar, Program Entrepreneur Hub Jakarta Sukses

MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta - Program Entrepreneur Hub Jakarta yang diinisiasi oleh Kementerian Koperasi dan UKM (KemenKopUKM) berhasil membukukan total potensi nilai investasi sebesar Rp57,3 miliar, dengan angka terbesar mencapai Rp21 miliar.
KemenKopUKM mencatat dari 100 peserta program ini, terpilih 33 pitchdeck usaha oleh investor mitra Entrepreneur Hub Jakarta dalam acara yang bertajuk Meet the Investor: Upgrade and Connect, Let's Match Your Success. Dari jumlah tersebut, 78 persen di antaranya dinilai memiliki prospek dan akan ditindaklanjuti oleh investor.
Deputi Bidang Kewirausahaan KemenKopUKM Siti Azizah mengapresiasi semua pihak yang telah terlibat menyelenggarakan program ini dari mulai mempersiapkan hingga mengantarkan para peserta Entrepreneur Hub menjajaki peluang besar untuk scale up usaha melalui sesi Pitching dan Networking.
Baca Lainnya :
- Kementerian UMKM Koordinasi Lintas Sektor Perkuat Integrasi Layanan Terpadu SAPA UMKM
- UMKM Naik Kelas, Kementerian UMKM dan OJK Bentuk Satgas Pembiayaan
- Menteri UMKM Pastikan Status Usaha Mikro Beri Manfaat bagi Pengemudi Ojol
- PTPN I Raih Anugerah Mahayuga, Tegaskan Peran Perkebunan bagi Ketahanan Pangan Nasional
- Menteri UMKM Dorong APPI Perkuat Pasar Produk Dalam Negeri
“Kita telah membuktikan bahwa kita bisa bekerja sama, berkolaborasi dengan baik, untuk satu tujuan men-scale up wirausaha di Jakarta dan sekitarnya dengan berbagi sumber daya, saling melengkapi dan saling dukung. Sungguh, ini merupakan contoh, best practice kolaborasi pentahelix dalam rangka pengembangan kewirausahaan nasional,” kata Deputi Azizah dalam keterangan resminya, di Jakarta, Rabu (27/9).
Meskipun demikian, Siti Azizah meminta para peserta tidak berpuas diri dengan pencapaian ini. Dia berharap kolaborasi yang sudah terjalin dengan baik ini dapat terus berlanjut di masa-masa mendatang, dan dapat membentuk suatu ekosistem kewirausahaan yang kondusif bagi wirausaha di Jakarta dan sekitarnya untuk bertumbuh.
“Oleh karena itu kepada para kolaborator saya berharap agar tetap berada dalam ekosistem EHub Jakarta dan segera mendiskusikan serta merumuskan langkah-langkah strategis setelah EHub Jakarta 2023 ini,” kata Siti Azizah.
Ia mengharapkan agar para fasilitator yang merupakan akademisi dari 5 kampus kolaborator dan 10 mentor dapat mengkristalisasi pengalaman 5 bulan program EHub Jakarta ini menjadi sebuah modul yang kemudian dapat digunakan sebagai referensi untuk program-program berikutnya. Kemudian para pemangku kepentingan lainnya dapat mereplikasi kegiatan serupa.
“Saya mengajak semua pihak untuk merawat silaturahmi ini, melanjutkan kolaborasi hingga membentuk ekosistem yang lebih mapan, dan tentu saja bersama kita mendukung dan mendoakan teman-teman peserta yang akan melakukan pitching dan networking hari ini, semoga dapat meraih apa yang diharapkan hingga dapat meningkatkan skala usahanya,” katanya.
Pada kesempatan tersebut hadir Direktur Pengembangan UMKM dan Koperasi Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Kementerian PPN/Bappenas) Ahmad Dading Gunadi yang mengatakan Rancangan Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) Nasional untuk 20 tahun mulai tahun 2025-2045 telah disusun untuk mewujudkan Indonesia sebagai negara maju.
“Kita ingin menjadi negara yang maju dengan pertumbuhan ekonomi yang sangat optimistis sekitar 6 persen dan pendapatan perkapita di tahun 2045 sekitar 30.000 dolar AS per tahun,” kata Dading.
Untuk mewujudkan hal tersebut salah satunya dengan mengejar target yang ambisius di tahun 2024 yakni mencapai rasio kewirausahaan sebesar 4 persen dan meningkat lagi di tahun 2045 menjadi 8 persen.
”Salah satu ciri dari negara maju adalah kuatnya rasio kewirausaan, untuk itu melalui kegiatan ini kita ingin bersama menumbuhkan dan menciptakan wirausaha baru yang berjiwa inovatif, mempunyai keinginan untuk maju dan keberanian dalam mengambil risiko,” ucapnya.(Reporter Achmad Sholeh Alek)




.jpg)












