- Gusmardi Bustami: Dari Order Menjadi Ekspor Nyata, Tantangan UKM Indonesia
- Syukuran HUT ke-81 TNI di Makogabwilhan II: Kaskogabwilhan II Potong Tumpeng dan Tekankan Pentingnya Syukur serta Soliditasm
- HUT ke-81 TNI, Kogabwilhan II Komitmen Perkuat Profesionalisme Demi Kawal Kedaulatan Negara.
- Pansus CSR DPRD DKI Apresiasi Program CSR Biodigester Sampah Organik Komunal Bank Jakarta, Ubah Sampah Jadi Energi Biogas
- Dandim 0808/Blitar Pimpin Apel HUT Ke 81 TNI, Tegaskan Komitmen Kawal Kedaulatan Bersama Rakyat.
- BAZNAS Majalengka Raih Penghargaan, Gerakan Zakat Makin Berdampak
- Wali Kota Jakpus Buka UKW Angkatan ke-66 PWI Jaya, Tekankan Pentingnya Akurasi dan Kompetensi Wartawan
- Polisi Bongkar Curat di Maja, Pelaku Ditangkap di Sumedang
- Cari Sensasi Berujung Bui, 3 Pemuda Majalengka Ditahan Polisi
- Peringati HUT TNI Ke-81, Danrem Olahraga Bersama 2000 Masyarakat.
BNI Xpora Jadi Jembatan UMKM Indonesia dengan Eksportir dari Belanda

MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta- PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI terus mendorong peran BNI Xpora sebagai jembatan untuk mempermudah UMKM Indonesia menuju go global.
Melalui Kantor Luar Negeri (KLN) Amsterdam, BNI mengakomodir terhubungnya produk UMKM Indonesia ke pasar Negeri Kincir Angin melalui Nesia Food Amsterdam, Belanda.
Adapun, Nesia Food merupakan perusahaan milik Takim Santosa yang memasok beragam produk Indonesia, mulai dari makanan ringan, mi instan, teh kemasan, sambal, sampai produk segar seperti sayur dan rempah. Setiap bulan, minimal dua sampai tiga peti kemas penuh berisi barang-barang dikirim dari Indonesia ke Belanda.
Baca Lainnya :
- Gusmardi Bustami: Dari Order Menjadi Ekspor Nyata, Tantangan UKM Indonesia
- Wamen UMKM Helvi Moraza Dorong UMKM Sumbar Bangkit dan Naik Kelas Pascabencana
- Sport City Jadi Strategi Baru Kota Tangerang Gerakkan Hotel, UMKM dan Tingkatkan Ekonomi.
- Hari Batik Nasional, BNI Dorong Perajin dan UMKM Batik Naik Kelas hingga Pasar Global
- SMESCO Luncurkan SIAP 2026, Dorong UMKM Naik Kelas dan Tembus Pasar Global
Takim menyampaikan, usaha ini dibangun sejak 2017 setelah sempat menimba pengalaman bekerja di perusahaan eksportir lain. Sebelum memulai bisnis sendiri, dia banyak belajar semua hal administrasi seperti sertifikasi dan perizinan.
Menurutnya, BNI banyak membantu memfasilitasi Nesia Food untuk kebutuhan transaksi, hingga business matching. "Melalui Nesia Food, kami ingin lebih banyak mempopulerkan makanan dan produk Indonesia di Amsterdam dan di Eropa. Sejauh ini produk-produk Indonesia tersebut sudah dipasarkan hingga ke luar pasar Belanda, mulai dari Yunani, Finlandia, Swedia, Jerman, hingga Prancis," katanya.
Takim menambahkan, produk yang dipasok tersebut sampai ke pengepul toko-toko berikutnya untuk dapat menjangkau pemasaran yang lebih baik.
"Produk yang kami jual tidak hanya dari pabrik, tetapi UMKM juga banyak. Seperti snack-snack tradisional seperti tampa, dan cobek yang itu semua berasal dari UMKM," katanya.
Head of International Banking and Financial Institutions Division BNI Rima Cahyani mengatakan, melalui program BNI Xpora, maka jalan untuk UMKM Indonesia menuju go global semakin mudah.
Saat ini, BNI memiliki puluhan ribu mitra UMKM yang dapat dihubungkan dengan para diaspora produktif yang ada di Belanda.
"Jadi kalau Pak Takim sudah jelas beliau butuh apa saja, BNI selalu siap untuk mencari produk yang dibutuhkan. Bahkan, terakhir kami memfasilitasi setengah ton gula kelapa untuk Pak Takim, sedang dalam perjalanan," jelas dia.
Sejalan dengan hal tersebut, program BNI Xpora telah menjadi wadah digital yang memudahkan business matching antara pelaku UMKM yang ingin ekspor dengan pembeli di luar negeri. Tidak hanya menjadi penghubung, melalui BNI Xpora, perseroan juga mampu memberi solusi untuk UMKM secara menyeluruh.
"Selain memperluas akses pasar, sejumlah program seperti pelatihan, promosi dan layanan keuangan seperti pendanaan juga diberikan kepada para pelaku UMKM," sebutnya. (Reporter: Achmad Sholeh)

.jpg)

.jpg)





.jpg)






