- DPMPTSP Barito Utara Kawal Promosi Potensi Daerah di APKASI Otonomi Expo 2026
- PWI Jaya Kembali Gelar UKW, Wartawan Dituntut Profesional dan Berintegritas
- Bank Mandiri Digugat karena Cairkan Kredit Rp200 Juta dengan Jaminan Aset Milik Orang Lain
- Sineas Indonesia Bongkar Formula Film Drama yang Masih Diminati Penonton
- Menkop Buka Kebumen Travel Mart dan Dorong IWAKK Walet Emas Jadi Koperasi
- Banpres Rp1,2 Triliun untuk UMKM Terdampak Bencana Sumatera Disalurkan Bertahap
- AiMOGA Mornine Raih Tiga Sertifikasi Uni Eropa, Siap Ekspansi ke Pasar Global
- BIMA Apresiasi DPR dan Botok, Dorong Pengesahan RUU Perampasan Aset Maksimal 15 Desember 2026
- Peran Penting Kemitraan dengan BRI Talun Dorong UMKM Usaha Fasiatin Naik Kelas dan Berkembang
- Canvas Gemilang 2026 Dapat Respon Positif dari Masyarakat, Wadah Anak Muda Tuangkan Gagasan
Bikin Prihatin, Satu Keluarga di Kampung Guha Desa Lembang Sari Tempati Rumah Tak Layak Huni

Keterangan Gambar : Kondisi rumah, Iwan
MEGAPOLITANPOS.COM Kabupaten Tangerang,- Satu keluarga di Kampung Guha RT 004/ RW 002 Desa Lembang Sari, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, tinggal di Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu). Mereka menempati rumah dari bilik bambu dengan kondisi memperihatinkan, nyaris roboh dan sangat kumuh.
Pemilik rumah tersebut Iwan (27) bersama istri dan dua anaknya tinggal dirumah tak layak huni. Rumah yang di huni Iwan bersama keluarganya berdinding bilik bambu bertiang kayu dengan lebar 3×3 Meter, dinding bilik bambunya pun berlubang dimana – mana. Atap rumah yang menggunakan asbes sudah lapuk, Saat musim penghujan tiba rumah iwanpun bocor.

Baca Lainnya :
- Canvas Gemilang 2026 Dapat Respon Positif dari Masyarakat, Wadah Anak Muda Tuangkan Gagasan
- Wabup Majalengka : Perang Melawan Narkoba Tak Boleh Berhenti Lagi
- Polres Majalengka Kedepankan Langkah Preventif Tekan Knalpot Brong
- Pabrik Uang Palsu Grade A Digerebek di Tangsel, Nilainya Capai Rp36 Miliar
- Jalan Sangego Selatan Kota Tangerang Diperbaiki, Pemkot Mulai Terapkan Contraflow
Bukan hanya itu, Rumah iwan tidak memiliki sarana Mandi Cuci Kakus (MCK). Disaat mandi dan buang air besar iwan bersama keluarga menumpang di majlis yang tidak jauh dari rumahnya.
Iwan hanyalah buruh harian lepas yang penghasilanya tak menentu, sesekali istri berjualan jajanan ringan di rumah dan penghasilanya pun hanya cukup untuk makan bersama keluarga.
Selama ini iwan bersama istrinya tidak pernah mendapatkan bantuan apapun dari pemerintah.
" Jangankan bantuan bedah rumah om, Bantua bansos saja tidak dapet, anak saya masih kecil - kecil. Rumah saya sajah di bangun dari swadaya warga, Dulu sebelum covid pernah di ajukan bedah rumah oleh pak RT tapi tidak dapet om " Kata Iwan Pada sabtu, (08/02/2023).
Ditempat yang sama RT 004, H. Jani mengatakan. Sebenarnya rumah iwan ini sudah pernah saya ajukan ke bedah rumah yang lain dapet tapi rumah iwan ini tidak dapat Karna memang banyak rumah-rumah yang tidak layak huni di wilayah saya" Ucapnya.

" Rumah iwan itu sebenernya Bantuan-bantuan dari warga sekitar saya yang gerakan pak, tapi untuk bedah rumah saya ga tau kelanjutanya, persyaratan sudah saya lengkapi ambil foto-foto Fisik rumahnya. Bahkan sampe skarang saya ga tau kelanjutanya" Jelasnya.
Saat di konfirmasi kepala desa Lembang Sari melalui pesan singkat WhatsApp tidak memberikan tanggapan apapun sampai berita ini di terbitkan. ** (Jhn)








.jpg)






