- Dari Dapur Nusantara ke Dunia: Tempe RI Resmi Ekspansi ke Chile
- Menkop: Tingkatkan Literasi Keuangan Syariah, MES Siap Perkuat Sinergi Dengan OJK
- Kasrem 052/Wkr Pimpin Acara Laporan Korps 16 Prajurit Naik Pangkat
- DPRD Apresiasi Gerak Cepat PUPR, Namun Soroti Kualitas
- Halal bi Halal Disdik Majalengka Perkuat Silaturahmi, BAZNAS Sisipkan Gerakan Kepedulian Pelajar
- Ditreskrimsus Polda Metro Bongkar Uang Palsu Pecahan Rp 100 Ribu di Bogor
- BBM RI Paling Murah di ASEAN! Fakta atau Ilusi, Perbandingan Harga RON 95 Picu Perdebatan Panas
- Stabilitas BBM Jadi Prioritas, Wabup Felix Dorong MBSM Maksimal Layani Warga
- Majalengka Ngebut! Groundbreaking KIEM Buka Jalan Ribuan Lapangan Kerja
- Layanan Kesehatan Gratis untuk Nasabah, Pemkab Barito Utara Gandeng BPD Kalteng
Bikin Prihatin, Satu Keluarga di Kampung Guha Desa Lembang Sari Tempati Rumah Tak Layak Huni

Keterangan Gambar : Kondisi rumah, Iwan
MEGAPOLITANPOS.COM Kabupaten Tangerang,- Satu keluarga di Kampung Guha RT 004/ RW 002 Desa Lembang Sari, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, tinggal di Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu). Mereka menempati rumah dari bilik bambu dengan kondisi memperihatinkan, nyaris roboh dan sangat kumuh.
Pemilik rumah tersebut Iwan (27) bersama istri dan dua anaknya tinggal dirumah tak layak huni. Rumah yang di huni Iwan bersama keluarganya berdinding bilik bambu bertiang kayu dengan lebar 3×3 Meter, dinding bilik bambunya pun berlubang dimana – mana. Atap rumah yang menggunakan asbes sudah lapuk, Saat musim penghujan tiba rumah iwanpun bocor.

Baca Lainnya :
- Halal bi Halal Disdik Majalengka Perkuat Silaturahmi, BAZNAS Sisipkan Gerakan Kepedulian Pelajar
- BBM RI Paling Murah di ASEAN! Fakta atau Ilusi, Perbandingan Harga RON 95 Picu Perdebatan Panas
- Majalengka Ngebut! Groundbreaking KIEM Buka Jalan Ribuan Lapangan Kerja
- DPR RI Komisi XII : Harga BBM Masih Aman, Evaluasi Tetap Berjalan
- Eman Suherman : PNS Harus Berintegritas dan Berorientasi Pelayanan, Bukan Sekadar Status
Bukan hanya itu, Rumah iwan tidak memiliki sarana Mandi Cuci Kakus (MCK). Disaat mandi dan buang air besar iwan bersama keluarga menumpang di majlis yang tidak jauh dari rumahnya.
Iwan hanyalah buruh harian lepas yang penghasilanya tak menentu, sesekali istri berjualan jajanan ringan di rumah dan penghasilanya pun hanya cukup untuk makan bersama keluarga.
Selama ini iwan bersama istrinya tidak pernah mendapatkan bantuan apapun dari pemerintah.
" Jangankan bantuan bedah rumah om, Bantua bansos saja tidak dapet, anak saya masih kecil - kecil. Rumah saya sajah di bangun dari swadaya warga, Dulu sebelum covid pernah di ajukan bedah rumah oleh pak RT tapi tidak dapet om " Kata Iwan Pada sabtu, (08/02/2023).
Ditempat yang sama RT 004, H. Jani mengatakan. Sebenarnya rumah iwan ini sudah pernah saya ajukan ke bedah rumah yang lain dapet tapi rumah iwan ini tidak dapat Karna memang banyak rumah-rumah yang tidak layak huni di wilayah saya" Ucapnya.

" Rumah iwan itu sebenernya Bantuan-bantuan dari warga sekitar saya yang gerakan pak, tapi untuk bedah rumah saya ga tau kelanjutanya, persyaratan sudah saya lengkapi ambil foto-foto Fisik rumahnya. Bahkan sampe skarang saya ga tau kelanjutanya" Jelasnya.
Saat di konfirmasi kepala desa Lembang Sari melalui pesan singkat WhatsApp tidak memberikan tanggapan apapun sampai berita ini di terbitkan. ** (Jhn)








.jpg)
.jpg)






