- Pak Gembus SPOT Plus Hadir di Tebet, Bukti Inovasi Waralaba Kuliner Indonesia Terus Berkembang
- Pemutihan Denda Pajak Kendaraan di Jakarta Fair 2026 Diminati Pengunjung
- Tangis dan Penantian 75 Tahun: Pemerintah Belanda Akhirnya Minta Maaf kepada Komunitas Maluku
- Bupati Eman Pacu Atlet Majalengka, Target Tembus Juara Porprov 2026
- Wabup Dena Resmikan Al Khalifah, Harapan Baru Pendidikan Majalengka
- RDP PETI Barito Utara Hasilkan Dua Keputusan Penting, WPR Segera Diusulkan
- HUT ke-499 Jakarta, Pramono Tegaskan Kota Global Harus Tetap Berpihak pada Rakyat
- Lebih dari Seabad Berdiri, Sekolah Panggung di Malabar Simpan Sejarah Pendidikan Bangsa
- Ghost Buzzer Bidik 300 Ribu Penonton, Hadir di XXI dan Netflix
- Sambut HUT ke-499 Jakarta, Pemprov DKI Sebut Jakarta Fair Jadi Simbol Kolaborasi dan Kemajuan Kota
HUT ke-499 Jakarta, Pramono Tegaskan Kota Global Harus Tetap Berpihak pada Rakyat

Keterangan Gambar : Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung.
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Kota Jakarta di kawasan Silang Selatan Monas, Jakarta Pusat, Senin (22/6/2026). Momentum ini menjadi penanda satu tahun menuju usia lima abad Jakarta sekaligus pengingat pentingnya menyiapkan masa depan ibu kota sebagai kota global yang tetap berpihak kepada masyarakat.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan bahwa peringatan HUT ke-499 bukan hanya ajang mengenang sejarah panjang Jakarta, tetapi juga menjadi pijakan untuk memperkuat transformasi kota menuju masa depan yang lebih maju, inklusif, dan berkelanjutan.
“Usia ini menjadi pengingat bahwa Jakarta sedang berdiri di gerbang menuju lima abad. Ini bukan hanya tentang mengenang sejarah, tetapi juga memastikan Jakarta siap menghadapi masa depan sebagai kota global yang tetap berpihak kepada warganya,” ujar Pramono dalam sambutannya.
Baca Lainnya :
Menurutnya, perjalanan Jakarta selama hampir lima abad tidak terlepas dari kontribusi seluruh elemen masyarakat. Keberagaman, semangat gotong royong, serta kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, komunitas, tokoh agama, tokoh budaya, hingga media menjadi fondasi utama yang membuat Jakarta terus tumbuh dan berkembang.
Pramono juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang selama ini turut berkontribusi dalam pembangunan ibu kota.
“Karena itu, saya menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat, komunitas, dunia usaha, tokoh agama, tokoh budaya, media, dan semua pihak yang terus menjadi bagian dari pembangunan Jakarta,” katanya.
Lebih lanjut, Pramono menekankan bahwa keberhasilan pembangunan tidak cukup diukur melalui angka dan statistik semata. Menurutnya, pembangunan harus memberikan dampak yang nyata dan dirasakan langsung oleh masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.
“Pembangunan harus hadir dalam kehidupan sehari-hari warga. Pendidikan, kesehatan, kesempatan kerja, bantuan sosial, dan transportasi publik tetap menjadi prioritas agar manfaat pembangunan tidak hanya terlihat dalam data, tetapi juga dirasakan masyarakat,” tuturnya.
Dalam menghadapi tantangan global dan dinamika perkotaan yang semakin kompleks, Jakarta diharapkan mampu tumbuh sebagai kota yang kuat secara ekonomi, inklusif secara sosial, dan nyaman untuk ditinggali seluruh lapisan masyarakat.
“Kita berharap Jakarta menjadi kota yang maju secara ekonomi, kuat secara sosial, dan nyaman ditinggali. Kota yang mampu bersaing di tingkat global tanpa kehilangan identitas, budaya, dan semangat kebersamaan yang selama ini menjadi kekuatan Jakarta,” tambahnya.
Menuju usia 500 tahun pada 2027 mendatang, Pemprov DKI Jakarta terus memperkuat berbagai program prioritas yang berorientasi pada peningkatan kualitas hidup warga. Fokus pembangunan meliputi peningkatan layanan publik, penguatan transportasi umum terintegrasi, perluasan akses air bersih perpipaan, pengendalian banjir, serta transformasi digital pemerintahan yang lebih cepat, mudah, dan transparan.
Selain itu, Jakarta juga menghadapi sejumlah tantangan perkotaan seperti perubahan iklim, pengelolaan sampah, banjir, hingga kebutuhan air bersih yang terus meningkat. Berbagai persoalan tersebut akan direspons melalui pembangunan berkelanjutan yang berfokus pada kesejahteraan masyarakat dan ketahanan kota di masa depan.
Dengan semangat menuju lima abad Jakarta, pemerintah berharap transformasi yang dilakukan saat ini mampu menghadirkan kota yang modern, kompetitif, dan tetap menjadi rumah yang nyaman bagi seluruh warganya.(AS/MP).



.jpg)



.jpg)








