- Sambut HUT ke-499 Jakarta, Pemprov DKI Sebut Jakarta Fair Jadi Simbol Kolaborasi dan Kemajuan Kota
- Kapolres Majalengka Taklukkan Ciremai, Kibarkan Merah Putih Raksasa
- UMKM 5K Run Jadi Ajang Promosi Produk Olahraga Lokal dan Gaya Hidup Sehat
- Jakarta Fair Kemayoran 2026 Jadi Pusat Perayaan HUT Jakarta dengan Ragam Hiburan Istimewa
- Ketum PRI Lantik Pengurus Samudra, Perkuat Peran Santri dalam Pembangunan Bangsa
- Pasangan Muda Indonesia Bersinar di Macau Open 2026, BNI dan PBSI Petik Hasil Pembinaan Jangka Panjang
- KUR Rp40 Miliar Digelontorkan ke NTB, Dorong UMKM dan PMI Naik Kelas
- Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Tangerang Fraksi PSI Lakukan Kegiatan Reses ke-3
- PENAS XVII Jadi Pintu Kolaborasi dan Inovasi bagi Pertanian Barito Utara
- Pemkab Tegaskan Komitmen Barito Utara Dukung Kemandirian Pangan Nasional di PENAS XVII Gorontalo
Cara Cerdas Bupati Shalahuddin, Percepat Pembangunan Fisik, Ringankan Beban APBD, Hindari Eskalasi Harga, Terapkan Skema Bayar Bertahap Hingga 2029

MEGAPOLITANPOS.COM - Muara Teweh – Pemerintah Kabupaten Barito Utara mengambil langkah berani dengan menerapkan skema pembangunan multiyears untuk proyek-proyek strategis mulai tahun anggaran 2026.
Bupati H. Shalahuddin menyatakan bahwa penerapan skema ini merupakan sebuah kebutuhan mendesak untuk memastikan pembangunan infrastruktur besar tidak mengganggu alokasi anggaran sektor esensial lainnya seperti pendidikan, kesehatan, dan pertanian.
Baca Lainnya :
- Sambut HUT ke-499 Jakarta, Pemprov DKI Sebut Jakarta Fair Jadi Simbol Kolaborasi dan Kemajuan Kota
- Kapolres Majalengka Taklukkan Ciremai, Kibarkan Merah Putih Raksasa
- UMKM 5K Run Jadi Ajang Promosi Produk Olahraga Lokal dan Gaya Hidup Sehat
- Jakarta Fair Kemayoran 2026 Jadi Pusat Perayaan HUT Jakarta dengan Ragam Hiburan Istimewa
- Ketum PRI Lantik Pengurus Samudra, Perkuat Peran Santri dalam Pembangunan Bangsa
Pemaparan ini disampaikan guna menyamakan persepsi dengan DPRD Barito Utara dalam menyongsong arah pembangunan hingga tahun 2029. Kamis (30/04/2026)
Bupati menekankan pentingnya ketersediaan anggaran yang terukur dan pengelolaan yang partisipatif. Dalam hitungan teknis, pemerintah mempercepat penyelesaian fisik konstruksi hanya dalam waktu 18 bulan, namun sistem pembayarannya diatur hingga empat tahun anggaran. Strategi ini diklaim sangat menguntungkan daerah karena mampu menghindari pembengkakan biaya akibat eskalasi harga yang biasanya muncul di bulan ke-13 masa kontrak.
Dengan Efisiensi sebesar 10 hingga 16 persen dari nilai proyek, anggaran tersebut dapat dialokasikan untuk kepentingan masyarakat lainnya di tingkat kecamatan.
Secara teknis, proyek-proyek yang masuk dalam skema ini dinyatakan Eligible atau sangat layak dilaksanakan.
Bupati meminta bagian keuangan untuk memaparkan Estimasi Kondisi Fiskal daerah hingga lima tahun ke depan guna memberikan kepastian bahwa seluruh kewajiban pembayaran dapat diselesaikan tepat waktu di penghujung tahun 2029.
Sinkronisasi antara percepatan fisik dan pengaturan termin pembayaran ini diharapkan menjadi solusi cerdas di tengah keterbatasan anggaran namun dengan kebutuhan pembangunan yang tinggi.
Agenda besar yang akan didanai melalui skema ini mencakup penyelesaian jembatan strategis dan pelebaran jalan protokol.
Bupati berkomitmen melanjutkan kebijakan pembangunan jembatan dari masa kepemimpinan sebelumnya, disamping itu dengan melakukan peningkatan kualitas, seperti mengubah desain jembatan pedestrian menjadi Jembatan permanen yang bisa dilalui mobil misalnya jembatan Lemo dan Tumpung Laung yang dulunya hanya untuk pejalan kaki saja, ini sejalan dengan visi misi pemerintah untuk menciptakan pemerataan pembangunan yang berkeadilan di seluruh wilayah Barito Utara.
Bupati juga menyampaikan bahwa setiap langkah yang diambil hari ini adalah investasi jangka panjang untuk masa depan. Dengan target Januari 2027 kegiatan fisik sudah mulai berjalan, pemerintah optimis Barito Utara akan tumbuh menjadi daerah yang memiliki daya saing tinggi.
"Kami bekerja dengan cermat dan efektif agar di masa depan, Barito Utara memiliki fondasi ekonomi yang kuat melalui infrastruktur yang memadai dan pelayanan publik yang unggul bagi seluruh lapisan masyarakat," tutupnya.
(A)


.jpg)













