- Sebanyak 40 Perusahaan Ramaikan Job Fair di Kabupaten Blitar
- Baznas Majalengka Salurkan Bantuan 424 Anak Yatim
- Ketegangan Lahan di Maluku Tengah, PTPN I Buka Ruang Musyawarah Bersama Masyarakat
- Wajib Coba, Challenge Berhadiah Ipad dan Smartwatch di JFK 2026
- Suasana Keakraban Kependam Jaya Dengan Jurnalis
- BRI Life Dukung UMKM Fun Run 5K 2026, Dorong Gaya Hidup Sehat dan Literasi Keuangan Masyarakat
- Picu Kemacetan, Camat Tambora Tertibkan PKL
- SILAT APIK PTMA ke-5 Resmi Dibuka di Jakarta, Bahas Etika Digital dan Transformasi Sosial di Era AI
- Ketum SMSI Sebut Pelaku Usaha Media Perlu Fokus Pada Pengembangan Usaha
- Kemenkop Fasilitasi MoU Koperasi Gambir & ID FOOD untuk Ekspor ke India-Pakistan
Barito Utara Siap Sinkronkan RPKD dengan Pemerintah Provinsi
.jpg)
MEGAPOLITANPOS.COM - Palangka Raya – Pemerintah Kabupaten Barito Utara menunjukkan komitmen kuat dalam menyelaraskan kebijakan penanggulangan kemiskinan dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah. Hal ini ditunjukkan melalui kehadiran Wakil Bupati Barito Utara, Felix Sonadie Y. Tingan, pada Rakor Penanggulangan Kemiskinan Tahun 2025 di Aula Bapperida Palangka Raya, Kamis (20/11/2025).
Wagub Kalteng Edy Pratowo dalam arahannya menegaskan pentingnya kolaborasi daerah untuk mencapai tujuan SDGs. Rakor kemudian membahas evaluasi program, sinkronisasi kebijakan, hingga masukan untuk penyusunan RPKD 2025–2029.
Felix menyampaikan bahwa Pemkab Barito Utara hadir dengan membawa data, analisis, serta strategi penanganan kemiskinan yang telah disusun secara terukur. Ia memaparkan kondisi perkembangan ekonomi daerah, tantangan kenaikan garis kemiskinan, dan angka pengangguran terbuka yang berdampak pada jumlah penduduk miskin.
Baca Lainnya :
- Sebanyak 40 Perusahaan Ramaikan Job Fair di Kabupaten Blitar
- Baznas Majalengka Salurkan Bantuan 424 Anak Yatim
- Ketegangan Lahan di Maluku Tengah, PTPN I Buka Ruang Musyawarah Bersama Masyarakat
- Wajib Coba, Challenge Berhadiah Ipad dan Smartwatch di JFK 2026
- Suasana Keakraban Kependam Jaya Dengan Jurnalis
“Pemkab Barito Utara menindaklanjuti Instruksi Presiden dengan tiga strategi utama yang kami jalankan secara simultan, dari penurunan beban pengeluaran hingga penanganan wilayah kantong kemiskinan,” jelasnya.
Pemkab Barito Utara juga menegaskan komitmen pengendalian inflasi yang hingga pertengahan November berada pada angka minus 0,41 persen. Felix menambahkan bahwa sinergi antara kabupaten dan provinsi menjadi kunci pencapaian target penurunan kemiskinan hingga 2030.
(A)


.jpg)

.jpg)











