- Wajib Coba, Challenge Berhadiah Ipad dan Smartwatch di JFK 2026
- Suasana Keakraban Kependam Jaya Dengan Jurnalis
- BRI Life Dukung UMKM Fun Run 5K 2026, Dorong Gaya Hidup Sehat dan Literasi Keuangan Masyarakat
- Picu Kemacetan, Camat Tambora Tertibkan PKL
- SILAT APIK PTMA ke-5 Resmi Dibuka di Jakarta, Bahas Etika Digital dan Transformasi Sosial di Era AI
- Ketum SMSI Sebut Pelaku Usaha Media Perlu Fokus Pada Pengembangan Usaha
- Kemenkop Fasilitasi MoU Koperasi Gambir & ID FOOD untuk Ekspor ke India-Pakistan
- FPPM dan Konsultan Hukum Desak Negara Harus Segera Hadir Atasi Konflik Pertanahan
- Pelebaran Jalan Yetro Sinseng dan Tumenggung Ditargetkan Selesai Desember 2026
- Usung Semangat Sportivitas, Endriansyah Siap Ramaikan Bursa Calon Ketua Umum The Jakmania
Babinsa Sertu Giri Utomo Pantau Kondisi Jembatan Roboh Akibat Tergerus Air Sungai

Keterangan Gambar : Babinsa Desa Sukasari Sertu Giri Utomo anggota Koramil 12/Rajeg memonitor langsung kondisi jembatan yang terputus
MEGAPOLITANPOS.COM Kab Tangerang - Tigaraksa - Babinsa Desa Sukasari Sertu Giri Utomo anggota Koramil 12/Rajeg memonitor langsung kondisi jembatan yang terputus akibat terbawa arus deras air sungai di Kp.Rawa Bolang RT 002/006, Desa Sukasari, Kec Rajeg, Kab.Tangerang, Rabu (28/02/2024).
Jembatan penghubung dua desa yaitu Kp Rawa Bolang dan Kp.Sarakan yang memiliki lebar 2 meter, panjang 25 meter, kondisinya saat ini terputus karena tidak mampu menahan derasnya arus air sungai dan kejadian tersebut tidak menelan korban jiwa.
Dikatakan Sertu Giri Utomo bahwa, keberadaan jembatan ini sangat vital karena jembatan penghubung antara dua kampung tersebut.
Baca Lainnya :
- Bupati Eman Pacu Atlet Majalengka, Target Tembus Juara Porprov 2026
- Wabup Dena Resmikan Al Khalifah, Harapan Baru Pendidikan Majalengka
- Kapolres Majalengka Taklukkan Ciremai, Kibarkan Merah Putih Raksasa
- AWI Soroti Dugaan Intimidasi Wartawan di DPRD Majalengka, Minta Klarifikasi
- BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan untuk 1.672 Warga Sepanjang Mei 2026
"Ini terjadi karena tingginya curah hujan yang melanda wilayah tersebut yang mengakibatkan kerusakan terjadi diakibatkan derasnya air sungai yang mengikis bagian pinggiran jembatan sehingga jembatan itu terbawa arus sungai yang kencang," jelasnya saat memantau dilokasi.
Akibat rusaknya jembatan ini, kata Babinsa, sudah melaporkan ke pihak pemerintahan Tangerang untuk dipugar/diperbaiki kembali dan saat ini jembatan tidak bisa dilalui oleh warga maupun kendaraan.
"Memang kondisi jembatan ini sudah termakan usia sehingga disaat arus deras air sungai datang dengan intensitas tinggi, jembatan tidak mampu untuk menahannya," ungkapnya.
Sebelum adanya perbaikan, Babinsa Sertu Giri Utomo menghimbau kepada warga masyarakat untuk mengambil jalur lain untuk bisa menuju wilayah lainnya. Semoga jembatan ini dapat segera diperbaiki mengingat jembatan ini merupakan akses vital bagi warga yang akan melakukan aktivitas sehari hari," ungkapnya.
(Sumber Kodim 0510/Tigaraksa)

















