- Presiden Prabowo Minta Layanan BPJS Kesehatan Ditingkatkan, Antrean Pasien Harus Lebih Singkat
- Sambut Hari Kesaktian Pancasila, Petugas PPSU Bersihkan Monumen Pancasila Sakti
- Koramil 03/Serpong Salurkan 15 Ribu Liter Air Bersih, Bantu Warga Kademangan dan Setu.
- 66 Tahun Peringatan UUPA, Kementerian ATR/BPN Akselerasi Sejumlah Program Strategis di Bidang Pertanahan dan Tata Ruang.
- Pemprov DKI Cairkan KAJ, KLJ, dan KPDJ untuk 216.993 Penerima, Justin PSI Minta Penyaluran Bansos Tepat Sasaran.
- Pilkades Kedungbanteng 2026-2034\"Dua Hati Satu Tujuan\" Tentukan Arah Pembangunan.
- Aksi Kemanusiaan HUT ke-7 Kogabwilhan II: Sinergi Tanpa Batas TNI, Polri, SAR, dan Mahasiswa di Balikpapan.
- Kemenkes Ungkap 1.527 Kasus Influenza, H1N1pdm09 Paling Banyak Ditemukan
- Kementerian UMKM dan Barantin Permudah Produk Lokal Tembus Pasar Ekspor
- Nurhadi Anggota Komisi IX DPR RI Kawal Percepatan Penurunan Stunting di Desa Slorok, Garum.
Arief Instruksikan OPD Pro Aktif Verifikasi Data Bansos

Keterangan Gambar : Wali Kota Tangerang, Arief R. Wismansyah instruksikan jajaranya agar perhatikan akurasi data penerima bansos.
MEGAPOLITANPOS.COM Kota Tangerang - Wali Kota Tangerang, Arief R. Wismansyah, menginstruksikan agar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait terutama kecamatan dan kelurahan agar memastikan keakuratan data penerima Bantuan Sosial (Bansos) di Kota Tangerang.
Demikian disampaikan wali kota, usai mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Akurasi Data Penerima Bansos dalam rangka pelaksanaan Strategi Nasional Pencegahan Korupsi (Stranas PK) Sektor Bantuan Sosial yang difasilitasi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang melibatkan sejumlah unsur Kementerian terkait, Kepala Daerah dan Kepala Dinas Sosial se-Indonesia secara daring. Selasa, (05/09/2023).
"Selain arahan dari pusat, saya kira Rakor Ini penting mengingat salah satu tugas kita sebagai pelayan masyarakat yaitu mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Makanya bantuan sosial ini diberikan. Namun tentunya harus dapat tepat sasaran dan kepada yang benar-benar berhak," tutur wali kota, di hadapan Kepala OPD terkait beserta camat yang turut hadir secara daring di Aula Dinas Sosial Kota Tangerang.
Baca Lainnya :
- Dua Pelajar Majalengka Bikin Gebrakan di PENTAS PAI Jabar 2026
- Mang Jemy Maju Pilkades Burujul Wetan, Bawa Misi Desa Sejahtera
- Menhan Sjafrie Cek Yonif TP 338 di Majalengka, Prajurit Diminta Siap
- KNPI Majalengka Buka 2.789 Lowongan, 2.500 Pencari Kerja Bergerak
- Bupati Eman Gebrak Ronda Majalengka, Desa Aktif Bakal Diganjar Hadiah
Untuk itu, Arief, meminta kepada seluruh perangkat daerah terutama di wilayah agar dapat lebih pro aktif dalam memverifikasi data para penerima Bansos tersebut.
"Mungkin untuk beberapa data yang harus dihapus aplikasi tidak terlalu sulit, yang kompleks itu adalah ketika harus verifikasi di lapangannya. Dibutuhkan kerja sama dari kita semua, harus lebih pro aktif dan jemput bola," pintanya.
Selain verifikasi data, Arief, juga meminta agar OPD lebih eksploratif dalam menyosialisasikan program-programnya khususnya berbagai program di bidang sosial.
"Tadi saya ketemu bapak-bapak yang mau reaktivasi keanggotaan BPJS jauh-jauh dari kelurahan Gembor ke Dinas Sosial, padahal sebenarnya bisa dilakukan di kelurahan. Makanya sosialisasinya harus menyeluruh, jangan cuma melalui media sosial tapi harus bisa menjangkau ke semua kalangan termasuk bapak-bapak tadi yang mungkin tidak memiliki akun media sosial," beber wali kota. ** (Jhn)




.jpg)





.jpg)
.jpg)




