Breaking News
- Wilayah Aman, Adanya Babinsa Dan Konduk Patroli Malam.
- Indonesia Juara Beregu Putra Asian Games 2026, BNI: Bukti Kerja Keras dan Pembinaan
- Pendam Jaya Perkuat Sinergi dengan Insan Pers melalui Pembinaan Media Massa.
- Kodam Jaya Gelar Hit & Eat, Berbagi Kebahagiaan Bersama Warga Jakarta.
- Onderdil YSP Dukung Hit & Eat Kodam Jaya, 2.300 Paket Dibagikan kepada Ojol.
- BRI Life Raih Dua Penghargaan Silver di The Best Contact Center Indonesia 2026
- BNI Sahabat Sekolah Rakyat Hadirkan Edukasi dan Inspirasi bagi Siswa di Sulawesi Selatan
- Program Revitalisasi di Blitar Disinyalir Banyak Campur Tangan Siapa Mereka ? .
- Pasangan Suami Istri Resmi Maju Pilkades Kedungbanteng 2026-2031 \"Dua Hati Satu Tujuan\".
- Perkuat Nilai Kejuangan di Momentum HUT TNI ke-81 Pangdam V/ Brawijaya Nyekar ke MBK Apa Pesanya.
AKP Novandi Arya Kharisma, Korban Tewas Laka Tunggal Mobil Camry di Kawasan Senen

MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta - Polda Metro Jaya berhasil mengindentifikasi satu dari dua korban tewas kecelakaan tunggal mobil Camry di kawasan Senen, Jakarta Pusat. Korban yakni pria bernama Novandi Arya Kharisma. Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo menjelaskan, korban Novandi Arya Kharisma adalah anggota Polri berpangkat AKP dan putra dari Gubernur Kalimantan Utara, Zainal A Paliwang. “Betul korban adalah putra beliau, jenazah sudah diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan," terang Sambodo dalam konferensi pers, Selasa (8/2/2022). Sebelumnya dikabarkan, sebuah mobil sedan terbakar setelah menghantam pembatas jalan di kawasan Senen pada Senin (7/2) sekitar pukul 01.00 WIB. Kecelakaan itu mengakibatkan pengemudi dan penumpang mobil sedan meninggal dunia dalam kejadian tersebut. Sambodo mengatakan, untuk indentifikasi korban lainnya, pihaknya belum mendapatkan hasil. "Satu korban lainnya belum berhasil diidentifikasi jadi kita belum tahu jenis kelaminnya itu laki-laki atau perempuan nanti kalau sudah ada updatenya akan kita sampaikan kepada teman-teman sekalian karena proses identifikasi masih terus berjalan," ujar Sambodo. Dia menambahkan terhadap kasus laka yang menewaskan 2 orang itu tidak menutup kemungkinan akan dihentikan. "Penyidikan tetap berlangsung, dan kemungkinan akan di SP3 karena pengemudi meninggal dunia. Berdasarkan pemeriksaan diolah TKP, CCTV dan juga temuan hasil DVI terhadap kedua jenazah tersebut," jelas Sambodo.(*)





.jpg)


.jpg)




