- Naruk Saritani Hadiri Rapat Paripurna Masa Sidang III DPRD Barito Utara
- Anggota DPRD Hadir Dalam Rapat Paripurna Masa Sidang III, Pembahasan Kebijakan Anggaran Barito Utara Berjalan Lancar
- EDRR Indonesia 2026 Dorong Kolaborasi Global untuk Perkuat Ketahanan Bencana Nasional
- Paripurna Masa Sidang III, DPRD dan Pemkab Barito Utara Bahas Anggaran 2026 dan 2027
- Pemkab Barito Utara Ajukan Perubahan KUA-PPAS APBD 2026 ke DPRD
- Masyarakat Nilai Pelayanan Berkategori Baik Capai 84,42 Kepuasan
- Gelapkan Mobil Rental, Residivis Kambuhan Dijebloskan ke Sel Tahanan Polres Blitar
- Kapolres Majalengka Gerakkan Jajaran Bagikan 20 Ribu Bendera Merah Putih
- Kementerian UMKM Koordinasi Lintas Sektor Perkuat Integrasi Layanan Terpadu SAPA UMKM
- Kreatif Merdeka Carnival 2026 Ajak Generasi Muda Berkarya Lewat Animasi dan AI
Wujudkan Sinergitas Semua Elemen Wabup Rahmat Apresasi Launcing Warung Bersih Narkoba

Keterangan Gambar : Rahmat Santoso Wakil Bupati Blitar sangat mengapresiasi upaya yang dilakukan Polres Kota Blitar
MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar - Sebagai bentuk sikap melawan peredaran Narkoba di Kabupaten Blitar Pemerintah Kabupaten Blitar bersama Polres Kota Blitar, TNI, DPC Granat dan BNN Kabupaten Blitar, acara yang bertajuk Warung Anti Narkoba yang diselenggarakan pada Senin (27/02/23).
Rahmat Santoso Wakil Bupati Blitar sangat mengapresiasi upaya yang dilakukan Polres Kota Blitar yang sudah berupaya keras melakukan pencegahan, pemberantasan, peredaran, dan penyalagunaan Narkoba.

Baca Lainnya :
- Gelapkan Mobil Rental, Residivis Kambuhan Dijebloskan ke Sel Tahanan Polres Blitar
- Kapolres Majalengka Gerakkan Jajaran Bagikan 20 Ribu Bendera Merah Putih
- DPR RI, Ateng-Ledia Sosialisasikan Perlindungan Anak di Era Digital
- 26.547 Obat Terlarang Disita, Kapolres Majalengka Perketat Perburuan
- 6.426 Botol Miras Digilas, Bupati Majalengka Gaspol Berantas Peredaran Ilegal
"Awal peredaran Narkoba memang sangat memprihatinkan, jika Pemkab Blitar, Polri BNN tidak hadir, karena pengaruh Narkoba sudah merambah semua kalangan, terutama generasi muda,"ungkap Rahmat.
Dari pengamatan Rahmat Santoso yang juga sebagai ketua DPP IPHI, Kabupaten Blitar berdekatan dengan Malang dan Kediri, dimana dua daerah ini jadi lahan bisnis bandar Narkoba, untuk itu sangat dibutuhkan perhatian serius dalam membentengi generasi muda dengan gencar melakukan penyuluhan.

"Sisi lain merebaknya peredaran Narkoba ditengarai dari anak anak tongkrongan, tidak punya pekerjaan, sehingga sangat rentan dipengaruhi Narkoba,"tutur Wabup.
Wakil Bupati selanjutnya juga minta kepada semua elemen masyarakat untuk bersama sama mengedukasi kepada generasi muda, tenaga miggran indonesia selalu mawas diri, kusus tenaga migran juga paling rawan, dijadikan sarana masuknya Narkoba ke Indonesia.
"Banyak cara akan ditempuh oleh bandar atau mafia Narkoba, modus selalu bergonta ganti, karena ketidaktahuan pekerja migran kita, saat pulang dititipi barang yang tidak tahu macamnya, tahu tahu dirazia petugas Bandara kedapatan Narkoba, Saya minta untuk hati hati, dan juga kepada Pak Kapolres selektif membedakan mana pengedar, mana pemakai, dengan menyediakan restorasi justice," tandasnya.

Dilain sisi Kepala BNN Kabupaten Blitar Bagus Hari Cahyono, melalui wakilnya Kepala BNN menyampaikan perlunya peningkatan kesadaran semua elemen akan bahaya Narkoba, secara luas peredaran Narkoba saat ini sungguh sangat memprihatinkan, peningkatan secara signifikan diberbagai daerah perlu kita cegah dan tangkal, yang salah satunnya dengan menggelar sarasehan anti narkoba.
"Bukan tidak mungkin Blitar Raya menjadi ajang peredaran Narkoba, semua karena beberapa daerah tetangga peredaran Narkoba sangat luar biasa, Kabupaten/Kota Blitar harus mewaspadai peredaran Narkoba,"ujarnya.
Menandai launcing Warung bersih Narkoba dilakukan pemukulan gong raksasa oleh Kapolres Blitar Kota AKBP Argowiyono S.H, Sik, Argo berpesan kepada semua elemen, guru, Tomas, Toga dan para pelajar yang hadir saat itu agar mewaspadai peredaran Narkoba di wilayah hukum Polresta Blitar.(adv/kmf/za/mp)
















