- 7 Tersangka Diciduk, Narkoba Diduga Menyasar Pekerja Industri
- Knalpot Brong Disulap Jadi Patung Maung, Pesan Polisi untuk Warga
- Kementerian UMKM Perluas Akses Pembiayaan Non-KUR melalui SHAT
- Kantah Kabupaten Tangerang Laksanakan Pembayaran Ganti Kerugian 27 Bidang Tanah
- Wujud Nyata Jaga Keamanan Warga, Babinsa Patroli Malam.
- SMESCO Luncurkan SIAP 2026, Dorong UMKM Naik Kelas dan Tembus Pasar Global
- Aksi 30 September, Ojol Tolak Turbo Maxim dan Tegaskan Ingin Tetap Jadi Mitra
- Bulu Tangkis Sumbang 6 Medali Asian Games 2026, BNI Apresiasi Pembinaan PBSI
- Menkop: Penempatan Manajer KDKMP untuk Pemerataan SDM di Seluruh Wilayah
- Meriahkan HUT ke-7, Kogabwilhan II Gelar Olahraga Bersama dan Aksi Sosial.
Wujudkan Sinergitas Semua Elemen Wabup Rahmat Apresasi Launcing Warung Bersih Narkoba

Keterangan Gambar : Rahmat Santoso Wakil Bupati Blitar sangat mengapresiasi upaya yang dilakukan Polres Kota Blitar
MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar - Sebagai bentuk sikap melawan peredaran Narkoba di Kabupaten Blitar Pemerintah Kabupaten Blitar bersama Polres Kota Blitar, TNI, DPC Granat dan BNN Kabupaten Blitar, acara yang bertajuk Warung Anti Narkoba yang diselenggarakan pada Senin (27/02/23).
Rahmat Santoso Wakil Bupati Blitar sangat mengapresiasi upaya yang dilakukan Polres Kota Blitar yang sudah berupaya keras melakukan pencegahan, pemberantasan, peredaran, dan penyalagunaan Narkoba.

Baca Lainnya :
- 7 Tersangka Diciduk, Narkoba Diduga Menyasar Pekerja Industri
- Knalpot Brong Disulap Jadi Patung Maung, Pesan Polisi untuk Warga
- Apresiasi Wajib Pajak Teladan Bupati Blitar Rijanto Anugerahkan BliTaX Award 2026.
- Kodim 0808/Blitar Lakukan Droping Air Bersih Untuk Warga Sumberagung Panggungrejo.
- Pilkades Kedungbanteng 2026-2034\"Dua Hati Satu Tujuan\" Tentukan Arah Pembangunan.
"Awal peredaran Narkoba memang sangat memprihatinkan, jika Pemkab Blitar, Polri BNN tidak hadir, karena pengaruh Narkoba sudah merambah semua kalangan, terutama generasi muda,"ungkap Rahmat.
Dari pengamatan Rahmat Santoso yang juga sebagai ketua DPP IPHI, Kabupaten Blitar berdekatan dengan Malang dan Kediri, dimana dua daerah ini jadi lahan bisnis bandar Narkoba, untuk itu sangat dibutuhkan perhatian serius dalam membentengi generasi muda dengan gencar melakukan penyuluhan.

"Sisi lain merebaknya peredaran Narkoba ditengarai dari anak anak tongkrongan, tidak punya pekerjaan, sehingga sangat rentan dipengaruhi Narkoba,"tutur Wabup.
Wakil Bupati selanjutnya juga minta kepada semua elemen masyarakat untuk bersama sama mengedukasi kepada generasi muda, tenaga miggran indonesia selalu mawas diri, kusus tenaga migran juga paling rawan, dijadikan sarana masuknya Narkoba ke Indonesia.
"Banyak cara akan ditempuh oleh bandar atau mafia Narkoba, modus selalu bergonta ganti, karena ketidaktahuan pekerja migran kita, saat pulang dititipi barang yang tidak tahu macamnya, tahu tahu dirazia petugas Bandara kedapatan Narkoba, Saya minta untuk hati hati, dan juga kepada Pak Kapolres selektif membedakan mana pengedar, mana pemakai, dengan menyediakan restorasi justice," tandasnya.

Dilain sisi Kepala BNN Kabupaten Blitar Bagus Hari Cahyono, melalui wakilnya Kepala BNN menyampaikan perlunya peningkatan kesadaran semua elemen akan bahaya Narkoba, secara luas peredaran Narkoba saat ini sungguh sangat memprihatinkan, peningkatan secara signifikan diberbagai daerah perlu kita cegah dan tangkal, yang salah satunnya dengan menggelar sarasehan anti narkoba.
"Bukan tidak mungkin Blitar Raya menjadi ajang peredaran Narkoba, semua karena beberapa daerah tetangga peredaran Narkoba sangat luar biasa, Kabupaten/Kota Blitar harus mewaspadai peredaran Narkoba,"ujarnya.
Menandai launcing Warung bersih Narkoba dilakukan pemukulan gong raksasa oleh Kapolres Blitar Kota AKBP Argowiyono S.H, Sik, Argo berpesan kepada semua elemen, guru, Tomas, Toga dan para pelajar yang hadir saat itu agar mewaspadai peredaran Narkoba di wilayah hukum Polresta Blitar.(adv/kmf/za/mp)


.jpg)
.jpg)

1.jpg)


.jpg)







