- Warga Mekarsari Komplain Sampah Jarang Diangkut, Dampak Truk Sampah DLHK Kota Tangerang Terbakar Sejak Mei.
- Oknum Pol PP Kota Tangerang Duduga Terima Pungli dari Pemilik Bangunan di Neglasari.
- Kaskogabwilhan II Pimpin Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila, Tekankan Pentingnya Menjaga Nilai-Nilai Pancasila.
- Kodim 0506/Tangerang Gelar Upacara Hari Kesaktian Pancasila, Teguhkan Komitmen Jaga NKRI.
- Upacara Hari Kesaktian Pancasila di Depok Berlangsung Khidmat, Ini Pesan Supian Suri
- Pemprov DKI Gelar Upacara Hari Kesaktian Pancasila, Pramono Ajak ASN Jaga Keberagaman
- Babak Baru DPRD Majalengka, Sandi Fahmi Resmi Jadi Wakil Rakyat
- 7 Tersangka Diciduk, Narkoba Diduga Menyasar Pekerja Industri
- Knalpot Brong Disulap Jadi Patung Maung, Pesan Polisi untuk Warga
- Kementerian UMKM Perluas Akses Pembiayaan Non-KUR melalui SHAT
Walikota Blitar Beri Apresiasi Keren, Ramadhan 1444 H dapat Program RT Untuk Dongkrak Ekonomi Kreatif UMKM

Keterangan Gambar : Walikota Blitar Drs. H. Santoso M.Pd
MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar - Program RT Keren di Kota Blitar semakin besar dirasakan bagi pertumbuhan ekonomi di sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Bumi Bung Karno. Hal tersebut terlihat geliat pelaku usaha kecil di Kota Blitar usai pandemi Covid 19. Dana RT Keren 50 juta per RT dengan peruntukan 30 persennya untuk pembinaan terhadap pelaku UMKM telah menuai hasil.
Hal ini dikemukakan oleh Walikota Blitar Drs. H. Santoso M.Pd kepada wartawan Selasa, petang (28/03/23) dalam acara membuka Bazar Ramadhan.

Baca Lainnya :
- Babak Baru DPRD Majalengka, Sandi Fahmi Resmi Jadi Wakil Rakyat
- 7 Tersangka Diciduk, Narkoba Diduga Menyasar Pekerja Industri
- Knalpot Brong Disulap Jadi Patung Maung, Pesan Polisi untuk Warga
- Kementerian UMKM Perluas Akses Pembiayaan Non-KUR melalui SHAT
- SMESCO Luncurkan SIAP 2026, Dorong UMKM Naik Kelas dan Tembus Pasar Global
"Pertumbuhan ekonomi masyarakat Kota Blitar pasca pandemi Covid 19 sudah mulai dirasakan, dan ini berkat program RT Keren yang sudah berjalan, dimana 30 persen anggaran itu fokus untuk menggerakan UMKM," ungkap, Walikota Blitar.

Walikota Blitar juga menyebutkan anggaran RT Keren sebesar 50 juta tersebut berdasarkan petunjuk pelaksanaan tehnis adalah untuk pelatihan - pelatihan, seperti membuat kue, pernik pernik aksesoris, dan kerjajinan lainnya. Dengan anggaran RT Keren sangat diharapkan semakin membuka peluang pasar bisnis Kota Blitar semakin berkembang.
"Kita selalu memberi dorongan positif kepada pelaku UMKM Kota Blitar, misalnya dengan semua event setiap RT di masing masing Kelurahan bisa menampilkan hasil karyanya untuk diketahui masyarakat," tuturnya.

Santoso selanjutnya juga minta kepad pelaku UMKM se Kota Blitar agar memanfaatkan nuansa Ramadhan tahun ini sebagai sarana membuka peluang usaha yang di gelutimya, dengan peluang tersebut produk UMKM bisa bersaing di pasar modern seperti Indomart.
"Kami sangat berharap kedepannya hasil pelatihan para UMKM Kota Blitar, karysnya bisa dipasarkan di Indart," pungkasnya. ** (adv/za/mp)


.jpg)
.jpg)

1.jpg)










