- Menkop: Penempatan Manajer KDKMP untuk Pemerataan SDM di Seluruh Wilayah
- Meriahkan HUT ke-7, Kogabwilhan II Gelar Olahraga Bersama dan Aksi Sosial.
- Babinsa Ajak Warga Perkuat Keamanan dan Kerukunan Wilayah.
- Tradisi Korps, Kodim 0510/Tigaraksa Terima Warga Baru Letkol Inf Yudha Fuady Putra.
- Kodim 0506/Tgr Lalui Koramil Jajaran Salurkan Bantuan Air Bersih Paada Masyarakat.
- Apresiasi Wajib Pajak Teladan Bupati Blitar Rijanto Anugerahkan BliTaX Award 2026.
- Kodim 0808/Blitar Lakukan Droping Air Bersih Untuk Warga Sumberagung Panggungrejo.
- Fraksi DPRD Mulai Bedah RAPBD Barito Utara 2027, Arah Anggaran Jadi Sorotan
- Presiden Prabowo Minta Layanan BPJS Kesehatan Ditingkatkan, Antrean Pasien Harus Lebih Singkat
- Sambut Hari Kesaktian Pancasila, Petugas PPSU Bersihkan Monumen Pancasila Sakti
TPAKD Jadi Kunci, Pemkab Barito Utara Percepat Akses Keuangan hingga Pelosok

MEGAPOLITANPOS.COM - Muara Teweh – Pemerintah Kabupaten Barito Utara menegaskan komitmennya dalam memperluas akses keuangan hingga ke seluruh lapisan masyarakat melalui Rapat Koordinasi Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Semester I Tahun 2026.
Kegiatan yang dibuka oleh Asisten II Setda Barito Utara Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Bahrum F. Girsang, mewakili Bupati Barito Utara, Selasa (14/04/2026), menjadi momentum penting dalam memperkuat strategi inklusi keuangan daerah.
Dalam sambutan Bupati yang dibacakan, ditegaskan bahwa akses keuangan bukan sekadar layanan, tetapi merupakan instrumen strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, meningkatkan produktivitas, serta membuka peluang usaha masyarakat.
Di tengah tekanan ekonomi global dan dinamika nasional, pemerintah daerah dituntut tidak hanya responsif, tetapi juga mampu menghadirkan inovasi dan kolaborasi nyata lintas sektor.
“TPAKD memiliki peran vital sebagai motor penggerak dalam memastikan layanan keuangan dapat menjangkau masyarakat secara merata, termasuk pelaku UMKM, petani, hingga masyarakat di wilayah terpencil,” tegasnya.
Rakor ini tidak hanya menjadi ajang evaluasi program sebelumnya, tetapi juga forum strategis untuk merumuskan langkah konkret ke depan agar program yang dijalankan lebih tepat sasaran dan berdampak langsung bagi masyarakat.
Sementara itu, Coaching Clinic Triwulan I difokuskan pada peningkatan kapasitas sumber daya manusia, guna memperkuat pemahaman teknis serta mendorong lahirnya inovasi program yang adaptif terhadap kondisi daerah.
Pemkab Barito Utara juga menekankan bahwa upaya mendorong inklusi keuangan tidak bisa dilakukan secara parsial. Dibutuhkan kolaborasi kuat antara pemerintah, otoritas, lembaga jasa keuangan, dunia usaha, dan masyarakat.
Dengan sinergi yang berkelanjutan, pemerintah optimistis mampu memperkuat ketahanan ekonomi daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.
(A)


.jpg)


.jpg)









