- Hadiri Paripurna Pidato Kenegaraan, H Nurul Anwar Sampaikan Harapan untuk Indonesia
- Dengarkan Pidato Kenegaraan, Anggota DPRD, Gun Sri Witanto Tekankan Pentingnya Mengisi Kemerdekaan Dengan Amanah UUD 45
- DPRD Barito Utara Gelar Paripurna Dengarkan Pidato Kenegaraan Presiden Jelang HUT ke-81 RI
- Menjelang HUT RI ke-81 2026 Legislatif dan Eksekutif Kabupaten Blitar Dengarkan Pidato Presiden Prabowo
- Prabowo Targetkan 30 Ribu Koperasi Merah Putih dan Swasembada Bawang Putih
- Komisi II DPRD Barito Utara Dorong Setiap Desa Miliki Minimal 10 Hektare Kebun Desa
- Komisi III DPRD Fasilitasi Audensi Antara PLN Dengan Keluarga Korban Meninggal Tersengat Listrik
- Naruk Saritani Hadiri Rapat Paripurna Masa Sidang III DPRD Barito Utara
- Anggota DPRD Hadir Dalam Rapat Paripurna Masa Sidang III, Pembahasan Kebijakan Anggaran Barito Utara Berjalan Lancar
- EDRR Indonesia 2026 Dorong Kolaborasi Global untuk Perkuat Ketahanan Bencana Nasional
TPAKD Jadi Kunci, Pemkab Barito Utara Percepat Akses Keuangan hingga Pelosok

MEGAPOLITANPOS.COM - Muara Teweh – Pemerintah Kabupaten Barito Utara menegaskan komitmennya dalam memperluas akses keuangan hingga ke seluruh lapisan masyarakat melalui Rapat Koordinasi Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Semester I Tahun 2026.
Kegiatan yang dibuka oleh Asisten II Setda Barito Utara Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Bahrum F. Girsang, mewakili Bupati Barito Utara, Selasa (14/04/2026), menjadi momentum penting dalam memperkuat strategi inklusi keuangan daerah.
Dalam sambutan Bupati yang dibacakan, ditegaskan bahwa akses keuangan bukan sekadar layanan, tetapi merupakan instrumen strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, meningkatkan produktivitas, serta membuka peluang usaha masyarakat.
Di tengah tekanan ekonomi global dan dinamika nasional, pemerintah daerah dituntut tidak hanya responsif, tetapi juga mampu menghadirkan inovasi dan kolaborasi nyata lintas sektor.
“TPAKD memiliki peran vital sebagai motor penggerak dalam memastikan layanan keuangan dapat menjangkau masyarakat secara merata, termasuk pelaku UMKM, petani, hingga masyarakat di wilayah terpencil,” tegasnya.
Rakor ini tidak hanya menjadi ajang evaluasi program sebelumnya, tetapi juga forum strategis untuk merumuskan langkah konkret ke depan agar program yang dijalankan lebih tepat sasaran dan berdampak langsung bagi masyarakat.
Sementara itu, Coaching Clinic Triwulan I difokuskan pada peningkatan kapasitas sumber daya manusia, guna memperkuat pemahaman teknis serta mendorong lahirnya inovasi program yang adaptif terhadap kondisi daerah.
Pemkab Barito Utara juga menekankan bahwa upaya mendorong inklusi keuangan tidak bisa dilakukan secara parsial. Dibutuhkan kolaborasi kuat antara pemerintah, otoritas, lembaga jasa keuangan, dunia usaha, dan masyarakat.
Dengan sinergi yang berkelanjutan, pemerintah optimistis mampu memperkuat ketahanan ekonomi daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.
(A)













