- Menkop: Penempatan Manajer KDKMP untuk Pemerataan SDM di Seluruh Wilayah
- Meriahkan HUT ke-7, Kogabwilhan II Gelar Olahraga Bersama dan Aksi Sosial.
- Babinsa Ajak Warga Perkuat Keamanan dan Kerukunan Wilayah.
- Tradisi Korps, Kodim 0510/Tigaraksa Terima Warga Baru Letkol Inf Yudha Fuady Putra.
- Kodim 0506/Tgr Lalui Koramil Jajaran Salurkan Bantuan Air Bersih Paada Masyarakat.
- Apresiasi Wajib Pajak Teladan Bupati Blitar Rijanto Anugerahkan BliTaX Award 2026.
- Kodim 0808/Blitar Lakukan Droping Air Bersih Untuk Warga Sumberagung Panggungrejo.
- Fraksi DPRD Mulai Bedah RAPBD Barito Utara 2027, Arah Anggaran Jadi Sorotan
- Presiden Prabowo Minta Layanan BPJS Kesehatan Ditingkatkan, Antrean Pasien Harus Lebih Singkat
- Sambut Hari Kesaktian Pancasila, Petugas PPSU Bersihkan Monumen Pancasila Sakti
Taupik Nugraha Pertanyakan Target Pengentasan Kawasan Kumuh di Barito Utara

MEGAPOLITANPOS.COM - Muara Teweh - Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, Taupik Nugraha, menyoroti pentingnya kejelasan target dan proyeksi hasil pembangunan dalam pembahasan Raperda Pencegahan dan Peningkatan Kualitas Terhadap Perumahan Kumuh dan Permukiman Kumuh yang digelar bersama Pemerintah Daerah di ruang rapat DPRD, Senin (08/06/2026).
Dalam rapat tersebut, politisi PDI-P ini mengapresiasi upaya Pemerintah Daerah dan Dinas terkait yang dinilainya telah melakukan berbagai perbaikan terhadap program-program yang sebelumnya menjadi bahan Evaluasi DPRD.
Baca Lainnya :
- Menkop: Penempatan Manajer KDKMP untuk Pemerataan SDM di Seluruh Wilayah
- Meriahkan HUT ke-7, Kogabwilhan II Gelar Olahraga Bersama dan Aksi Sosial.
- Babinsa Ajak Warga Perkuat Keamanan dan Kerukunan Wilayah.
- Tradisi Korps, Kodim 0510/Tigaraksa Terima Warga Baru Letkol Inf Yudha Fuady Putra.
- Kodim 0506/Tgr Lalui Koramil Jajaran Salurkan Bantuan Air Bersih Paada Masyarakat.
Meski demikian, ia meminta Pemerintah Daerah menyampaikan gambaran yang jelas mengenai capaian yang ingin diraih melalui Implementasi Raperda tersebut, khususnya terkait penanganan kawasan kumuh di Kabupaten Barito Utara.
"Kami melihat ada beberapa perbaikan yang sudah dilakukan oleh dinas terkait. Namun yang menjadi pertanyaan, bagaimana proyeksi hasil pembangunan ke depan. Apakah persoalan kawasan kumuh ini bisa dituntaskan dalam lima tahun masa kepemimpinan saat ini atau masih akan menyisakan pekerjaan rumah yang harus dilanjutkan," kata Taupik.
Menurutnya, pembangunan Infrastruktur yang saat ini berlangsung cukup masif harus mampu memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kualitas permukiman masyarakat, terutama di kawasan padat penduduk.
Ia mencontohkan sejumlah kawasan yang masih memerlukan perhatian serius, seperti Gang Kuala Lumpur di belakang Shopping Mania yang memiliki akses jalan sangat sempit dan berpotensi menimbulkan risiko besar apabila terjadi kebakaran.
"Kawasan-kawasan seperti ini perlu menjadi Prioritas penataan. Jangan sampai pembangunan besar berjalan, tetapi lingkungan permukiman padat yang memiliki risiko tinggi justru terabaikan," tegasnya.
Taupik berharap keberadaan raperda tersebut nantinya mampu menjadi dasar hukum yang kuat dalam mempercepat penataan kawasan kumuh dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat Barito Utara.
(A)


.jpg)


.jpg)









