- Pidato Kenegaraan Presiden Jadi Momentum Perkuat Sinergi Pemkab Barito Utara dengan Pemerintah Pusat
- Hadiri Paripurna Pidato Kenegaraan, H Nurul Anwar Sampaikan Harapan untuk Indonesia
- Dengarkan Pidato Kenegaraan, Anggota DPRD, Gun Sri Witanto Tekankan Pentingnya Mengisi Kemerdekaan Dengan Amanah UUD 45
- DPRD Barito Utara Gelar Paripurna Dengarkan Pidato Kenegaraan Presiden Jelang HUT ke-81 RI
- Menjelang HUT RI ke-81 2026 Legislatif dan Eksekutif Kabupaten Blitar Dengarkan Pidato Presiden Prabowo
- Prabowo Targetkan 30 Ribu Koperasi Merah Putih dan Swasembada Bawang Putih
- Komisi II DPRD Barito Utara Dorong Setiap Desa Miliki Minimal 10 Hektare Kebun Desa
- Komisi III DPRD Fasilitasi Audensi Antara PLN Dengan Keluarga Korban Meninggal Tersengat Listrik
- Naruk Saritani Hadiri Rapat Paripurna Masa Sidang III DPRD Barito Utara
- Anggota DPRD Hadir Dalam Rapat Paripurna Masa Sidang III, Pembahasan Kebijakan Anggaran Barito Utara Berjalan Lancar
Taufik Nugraha Dorong Revisi RTRWK dan Peningkatan Layanan Pendidikan - Kesehatan

MEGAPOLITANPOS.COM - Muara Teweh – Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, H. Taufik Nugraha, menyoroti pentingnya percepatan revisi Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten (RTRWK) dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2027 yang digelar di Gedung Balai Antang, Kamis (05/03/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Ketua DPRD Barito Utara Hj. Mery Rukaini, Wakil Ketua II Hj. Henny Rosgiaty Rusli, serta sejumlah anggota DPRD lainnya. Turut hadir Bupati Barito Utara H. Shalahuddin, ST., MT, Wakil Bupati Felix, unsur Forkopimda, kepala perangkat daerah, dan para undangan.
Dalam sesi diskusi, Taufik Nugraha bersama anggota DPRD lainnya menilai revisi RTRWK perlu segera dilakukan. Hal ini mengingat masih terdapat sejumlah rencana pembangunan daerah yang berada pada kawasan berstatus Hutan Produksi sehingga memerlukan penyesuaian regulasi.
Menurutnya, penyesuaian tata ruang sangat penting agar program pembangunan yang direncanakan pemerintah daerah dapat berjalan tanpa kendala regulasi.
Selain itu, Taufik juga menyoroti sektor pelayanan dasar, khususnya pendidikan dan kesehatan. Ia mengingatkan agar tidak ada lagi pungutan di sekolah yang memberatkan masyarakat.
“Pendidikan harus benar-benar dapat diakses semua kalangan tanpa ada pungutan yang memberatkan,” tegasnya.
Di sektor kesehatan, ia juga mendorong pemerintah daerah untuk menambah fasilitas kesehatan serta tenaga perawat, terutama di wilayah desa-desa terpencil agar pelayanan kesehatan dapat dirasakan merata oleh masyarakat.
Melalui forum Musrenbang tersebut, berbagai masukan dari legislatif diharapkan dapat menjadi bahan penyempurnaan rencana pembangunan daerah ke depan.
(A)













