- Bupati Majalengka Lantik 4 Pejabat, RSUD dan Investasi Disorot
- Bupati Lantik dr. Egga, RSUD Majalengka Ditarget Lebih Responsif dan Modern
- Sebanyak 40 Perusahaan Ramaikan Job Fair di Kabupaten Blitar
- Baznas Majalengka Salurkan Bantuan 424 Anak Yatim
- Ketegangan Lahan di Maluku Tengah, PTPN I Buka Ruang Musyawarah Bersama Masyarakat
- Wajib Coba, Challenge Berhadiah Ipad dan Smartwatch di JFK 2026
- Suasana Keakraban Kependam Jaya Dengan Jurnalis
- BRI Life Dukung UMKM Fun Run 5K 2026, Dorong Gaya Hidup Sehat dan Literasi Keuangan Masyarakat
- Picu Kemacetan, Camat Tambora Tertibkan PKL
- SILAT APIK PTMA ke-5 Resmi Dibuka di Jakarta, Bahas Etika Digital dan Transformasi Sosial di Era AI
Taufik Nugraha Dorong Revisi RTRWK dan Peningkatan Layanan Pendidikan - Kesehatan

MEGAPOLITANPOS.COM - Muara Teweh – Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, H. Taufik Nugraha, menyoroti pentingnya percepatan revisi Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten (RTRWK) dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2027 yang digelar di Gedung Balai Antang, Kamis (05/03/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Ketua DPRD Barito Utara Hj. Mery Rukaini, Wakil Ketua II Hj. Henny Rosgiaty Rusli, serta sejumlah anggota DPRD lainnya. Turut hadir Bupati Barito Utara H. Shalahuddin, ST., MT, Wakil Bupati Felix, unsur Forkopimda, kepala perangkat daerah, dan para undangan.
Dalam sesi diskusi, Taufik Nugraha bersama anggota DPRD lainnya menilai revisi RTRWK perlu segera dilakukan. Hal ini mengingat masih terdapat sejumlah rencana pembangunan daerah yang berada pada kawasan berstatus Hutan Produksi sehingga memerlukan penyesuaian regulasi.
Menurutnya, penyesuaian tata ruang sangat penting agar program pembangunan yang direncanakan pemerintah daerah dapat berjalan tanpa kendala regulasi.
Selain itu, Taufik juga menyoroti sektor pelayanan dasar, khususnya pendidikan dan kesehatan. Ia mengingatkan agar tidak ada lagi pungutan di sekolah yang memberatkan masyarakat.
“Pendidikan harus benar-benar dapat diakses semua kalangan tanpa ada pungutan yang memberatkan,” tegasnya.
Di sektor kesehatan, ia juga mendorong pemerintah daerah untuk menambah fasilitas kesehatan serta tenaga perawat, terutama di wilayah desa-desa terpencil agar pelayanan kesehatan dapat dirasakan merata oleh masyarakat.
Melalui forum Musrenbang tersebut, berbagai masukan dari legislatif diharapkan dapat menjadi bahan penyempurnaan rencana pembangunan daerah ke depan.
(A)


.jpg)

.jpg)











