- Menkop: Penempatan Manajer KDKMP untuk Pemerataan SDM di Seluruh Wilayah
- Meriahkan HUT ke-7, Kogabwilhan II Gelar Olahraga Bersama dan Aksi Sosial.
- Babinsa Ajak Warga Perkuat Keamanan dan Kerukunan Wilayah.
- Tradisi Korps, Kodim 0510/Tigaraksa Terima Warga Baru Letkol Inf Yudha Fuady Putra.
- Kodim 0506/Tgr Lalui Koramil Jajaran Salurkan Bantuan Air Bersih Paada Masyarakat.
- Apresiasi Wajib Pajak Teladan Bupati Blitar Rijanto Anugerahkan BliTaX Award 2026.
- Kodim 0808/Blitar Lakukan Droping Air Bersih Untuk Warga Sumberagung Panggungrejo.
- Fraksi DPRD Mulai Bedah RAPBD Barito Utara 2027, Arah Anggaran Jadi Sorotan
- Presiden Prabowo Minta Layanan BPJS Kesehatan Ditingkatkan, Antrean Pasien Harus Lebih Singkat
- Sambut Hari Kesaktian Pancasila, Petugas PPSU Bersihkan Monumen Pancasila Sakti
Taufik Nugraha Dorong Revisi RTRWK dan Peningkatan Layanan Pendidikan - Kesehatan

MEGAPOLITANPOS.COM - Muara Teweh – Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, H. Taufik Nugraha, menyoroti pentingnya percepatan revisi Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten (RTRWK) dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2027 yang digelar di Gedung Balai Antang, Kamis (05/03/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Ketua DPRD Barito Utara Hj. Mery Rukaini, Wakil Ketua II Hj. Henny Rosgiaty Rusli, serta sejumlah anggota DPRD lainnya. Turut hadir Bupati Barito Utara H. Shalahuddin, ST., MT, Wakil Bupati Felix, unsur Forkopimda, kepala perangkat daerah, dan para undangan.
Dalam sesi diskusi, Taufik Nugraha bersama anggota DPRD lainnya menilai revisi RTRWK perlu segera dilakukan. Hal ini mengingat masih terdapat sejumlah rencana pembangunan daerah yang berada pada kawasan berstatus Hutan Produksi sehingga memerlukan penyesuaian regulasi.
Menurutnya, penyesuaian tata ruang sangat penting agar program pembangunan yang direncanakan pemerintah daerah dapat berjalan tanpa kendala regulasi.
Selain itu, Taufik juga menyoroti sektor pelayanan dasar, khususnya pendidikan dan kesehatan. Ia mengingatkan agar tidak ada lagi pungutan di sekolah yang memberatkan masyarakat.
“Pendidikan harus benar-benar dapat diakses semua kalangan tanpa ada pungutan yang memberatkan,” tegasnya.
Di sektor kesehatan, ia juga mendorong pemerintah daerah untuk menambah fasilitas kesehatan serta tenaga perawat, terutama di wilayah desa-desa terpencil agar pelayanan kesehatan dapat dirasakan merata oleh masyarakat.
Melalui forum Musrenbang tersebut, berbagai masukan dari legislatif diharapkan dapat menjadi bahan penyempurnaan rencana pembangunan daerah ke depan.
(A)


.jpg)


.jpg)









