- Semangat Cinta Daerah Anggota DPR RI Nurhadi Tamu Kehormatan HUT RI ke 81 di Kampung
- Komisi II DPRD Minta Kemarau Agar Bupti Blitar Fokus Pola Pertanian Gogorancah
- Kementerian UMKM: Holding Perkebunan Perkuat Rantai Nilai Lada Putih Muntok
- Pemkab Barito Utara Tegaskan Komitmen Perhatikan Kebutuhan Umat
- Bupati Shalahuddin Kukuhkan Paskibraka Barito Utara, Tekankan Disiplin dan Tanggung Jawab
- Lima Kunci Sukses Ala Bupati Shalahuddin
- Wali Kota Blitar : Perluas Layanan Peziarah Makam Bung Karno Buka 24 Jam Sesuaikan Animo Masyarakat
- Ineu Bongkar Alasan Jabar Pinjam Rp 3,4 Triliun di Tengah Defisit
- Dandim Virlani : Pembukaan MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Atasi Kesenjangan Pendidikan di Blitar
- Wali Kota Blitar ; Sekolah Rakyat Terpadu 2 Membuka Harapan Baru Pendidikan Layak dan Memadai
Senilai 80 Triliun Realisasi Investasi di Provinsi Banten 2022, Berkomitmen Kemudahan Pelayanan

MEGAPOLITANPOS.COM Banten,- Realisasi investasi di Provinsi Banten pada tahun 2022 mencapai Rp 80,2 triliun atau naik 38,41% dibanding tahun sebelumnya yang mencapai Rp 57,96 triliun. Menempati enam besar Nasional. Pemprov Banten berkomitmen dalam memberikan pelayanan kemudahan berinvestasi.

"Realisasi investasi di Provinsi Banten Tahun 2022 merupakan nilai capaian tertinggi selama ini. Melampaui target yang ditetapkan dalam RPJMD Provinsi Banten maupun target Nasional untuk Provinsi Banten,” ungkap Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar Senin, (30/01/2023).
Baca Lainnya :
- Ineu Bongkar Alasan Jabar Pinjam Rp 3,4 Triliun di Tengah Defisit
- Kapolres Majalengka Gerakkan Jajaran Bagikan 20 Ribu Bendera Merah Putih
- DPR RI, Ateng-Ledia Sosialisasikan Perlindungan Anak di Era Digital
- 26.547 Obat Terlarang Disita, Kapolres Majalengka Perketat Perburuan
- 6.426 Botol Miras Digilas, Bupati Majalengka Gaspol Berantas Peredaran Ilegal
“Dalam RPJMD untuk Tahun 2022 Target Investasi sebesar Rp 53,9 triliun. Sementara target Nasional sebesar Rp 71,95 triliun," tambahnya.

Sementara, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Banten Virgojanti mengatakan kenaikan realisasi investasi tersebut juga menjadi rekor tertinggi baru. Diharapkan, tingginya modal yang tertanam tersebut berdampak pada penyerapan Tenaga Kerja Indonesia sebanyak 54.266 orang.
"Capaian Provinis Banten ini menempati posisi keenam di Indonesia dari sepuluh Provinsi dengan realisasi investasi tertinggi Tahun 2022," ungkap Virgojanti.
Dipaparkan dalam periode Januari – Desember 2022, perusahaan PMA telah berinvestasi senilai Rp 48,94 triliun. Dengan jumlah proyek 4.364 berkontribusi sebesar 61,01% dari total investasi yang masuk ke Provinsi Banten. Sedangkan perusahaan PMDN berkontribusi sebesar 38,99%, dengan nilai investasi Rp 31,28 triliun, dengan proyek sebanyak 11.622.
"Dari total investasi yang masuk ke Provinsi Banten pada Tahun 2022 tersebut, Kota Cilegon menduduki peringkat pertama dalam realisasi investasi, yaitu sebesar Rp 32,95 triliun," katanya.

"Kemudian disusul Kabupaten Tangerang, sebesar Rp 18,94 triliun, Kota Tangerang sebesar Rp 13,05 triliun, Kabupaten Serang sebesar Rp 6,71 triliun, Kabupaten Lebak sebesar Rp 4,16 triliun, Kota Tangerang Selatan sebesar Rp 3,53 triliun, Kabupaten Pandeglang sebesar Rp 545 miliar, dan Kota Serang sebesar Rp 313 miliar," lanjut Virgo.
Selain itu, kata Virgojanti, berdasarkan Bidang Usahanya, realisasi Investasi bidang Kimia dan Farmasi adalah bidang usaha yang paling mendominasi yakni mencapai Rp 21,65 triliun.
Selanjutnya, bidang usaha Perumahan, Kawasan Industri dan Perkantoran menduduki peringkat kedua, dengan nilai investasi Rp 13,77 triliun, bidang usaha Listrik, Gas dan Air senilai Rp 10,69 triliun, Industri Makanan senilai Rp 5,95 triliun serta bidang usaha Jasa Lainnya terealisasi sebesar Rp 5,46 triliun.
"Sedangkan sebaran investasi PMA berdasarkan asal negara, tercatat 5 negara yang paling tinggi investasinya di Banten, yaitu kesatu adalah Malaysia berinvestasi sebesar Rp 17,31 triliun, kedua Korea Selatan sebesar Rp 10,87 triliun, ketiga Singapura Rp 8,38 triliun, selanjutnya Jepang Rp 4,05 triliun, selanjutnya RRT berinvestasi sebesar Rp. 1,76 triliun," tandasnya. ** (Jhn)












.jpg)




