- Bukti Peran Aktif Babinsa dan Komduk, Patroli Malam Wujudkan Lingkungan Aman.
- Pemkot Tangerang Wisuda 405 Siswa Sekolah Lansia Angkatan Kedua, Dorong Lansia Mandiri dan Berprestasi.
- Shalahuddin Tegaskan Pendataan dan Verifikasi Pelebaran Jalan Dilakukan Secara Cermat
- Pemkab Barito Utara Percepat Pelebaran Ruas Jalan Dalam Kota Muara Teweh
- 77 Ribu Aduan Bansos Menggunung, Dinsos Majalengka Disorot
- Kementerian UMKM Kembangkan Ekosistem Digital bagi UMKM Pascabencana
- Wamen UMKM: Kolaborasi Lintas Sektor Jadi Kunci Cetak Wirausaha Baru
- Jamaah Haji 2027 Dapat Subsidi Rp 3 Juta, Pelunasan Jadi Rp 23,24 Juta
- Hari Pramuka ke-65, Dandim 0506/Tgr Hadiri Upacara Kwarcab Tangsel.
- Jaga Jakarta On The Spot, Babinsa-Bhabinkamtibmas Bagikan Sembako kepada Warga.
Resmikan KPDK Mart, Menkop Sebut Bisa Belanja Murah dan Pinjam Uang Kalau Ada Keperluan Mendesak

Keterangan Gambar : Peresmian KPDK Mart oleh MenKop UKM Teten Masduki, Rabu(12/7/2023).
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta - Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM) resmi membuka (Koperasi Pegawai Departemen Koperasi) KPDK Mart, toko ritel berkonsep mini market yang berlokasi di Lt dasar KemenkopUKM ini, berfungsi sekaligus sebagai koperasi karyawan. Toko ini menjual berbagai produk mulai dari produk keluaran industri hingga UMKM.
Dalam momentum peresmian tersebut, Menkop Teten mengatakakan, KPDK Maret akan menjadi pilot project yang diharapkan dapat dikembangkan di kantor-kantor pemerintahan lainnya.
"Hari ini kita resmikan di Kantor Kemenkop UKM sebagai piloting di kantor jajaran pemerintah. Nanti saya dengan Pak Sesmen, dengan Korpri, ajak mereka buka jaringan retail modern milik koperasi karyawan," kata Menkop Teten, Rabu(12/7).
Baca Lainnya :
- Kementerian UMKM Kembangkan Ekosistem Digital bagi UMKM Pascabencana
- Wamen UMKM: Kolaborasi Lintas Sektor Jadi Kunci Cetak Wirausaha Baru
- Kementerian UMKM Buka Akses Startup Indonesia ke Investasi Global
- Menkop: Percepatan Operasional KDKMP Di Toba Prioritaskan Ekonomi Lokal
- Menkop Dorong UNITA Jadi Pusat Pengembangan SDM dan Ekonomi Berbasis Koperasi
Ditambahkan Teten, toko ini akan memiliki berbagai manfaat bagi para karyawan, salah satunya akan berfungsi juga sebagai koperasi. Selain itu, ia juga menjamin harga-harga produknya lebih murah dibanding toko-toko ritel di luaran.
"Keuntungan usaha ini selain bisa berbelanja lebih murah, tapi bisa pinjam uang juga atau kalau ada keperluan mendadak. Tapi bisa juga punya benefit dalam kebutuhan usaha ini, dalam SHU (Sisa Hasil Usaha)," terangnya.
Meski begitu, hingga saat ini belum ada produk UMKM yang dijajakan di dalam KPDK Mart. Saat ini, di dalamnya baru tersedia produk-produk industri. Teten mengatakan, pihaknya masih terus mengkaji sistem dan produk terbaik yang dapat masuk ke dalam sistem inventarisir mini market.
Ini nanti akan kita masukan produk UMKM mulai dari kita punya jaringan koperasi beras, ikan, dari wilayah. Terus kopi, dan banyak makanan-makanan yang masuk fast moving produk juga bisa kita masukin," ujarnya.
Salah satu tantangannya, lanjut Teten, kebanyakan produk-produk UMKM di Indonesia belum didukung dengan kemampuan produksi masal yang dapat memenuhi kebutuhan toko ritel. Sehingga, masih minim produk-produk yang bisa masuk ke sistem inventori toko ritel.
"Kita nanti exercise-nya kita inventarisasi kapasitas cukup besar, produk kurasi, packaging yang bagus, sehingga bisa mensuplai untuk skala besar," ucapnya.
Kedepan, harapannya mini market koperasi ini bisa menjajakan produk-produk UMKM seperti konsep yang ditawarkan di Mbloc Space. Di mana di dalamya, dijajakan produk-produk UMKM yang telah terkurasi
Harapan saya nanti ini piloting kalau beberapa kantor kementerian semua bikin seperti ini, ini koperasi bisa menjadi jaringan retail modern yang kompetitif," tutupnya.
Reporter: Achmad Sholeh










.jpg)





