- Menkop Dorong Optimalisasi Pengelolaan Dana Umat Dan Sinkronisasi Dengan Program Kopdes Merah Putih
- Sidak Pasar Jelang Lebaran, Bupati Barito Utara Pastikan Stok Pangan Aman dan Harga Stabil
- Bupati Barito Utara Pimpin Rapat Percepatan Operasional Koperasi Merah Putih
- Kinerja Industri Asuransi Jiwa Sepanjang Tahun 2025 Tetap Stabil, AAJI: Komitmen Pelindungan
- Wakabid Pendidikan PWI Jaya Indra Utama jadi Komisaris Utama Waskita Beton Precast Tbk, Kesit B Handoyo Sampaikan Ucapan Selamat
- LSM LASKAR Angkat Bicara Carut Marut MBG di Blitar
- TaniBot System: Inovasi PRSI Menuju Era Smart Farming di Indonesia
- Pengusaha Majalengka H. Memet Tasmat Berbagi dengan Wartawan Jelang Idul Fitri 2026
- Universitas Bandar Lampung Perkuat Kompetensi Guru Melalui Pelatihan Coding dan Robotik
- Semarak Ramadan, PWI Jaya Salurkan Ratusan Bingkisan untuk Yatim dan Dhuafa
Polres Blitar Gelar Penyerahan Benih Jagung dan Alsintan, Wujud Sinergi dalam Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II

MEGAPOLITANPOS.COM Blitar – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, Polres Blitar menggelar kegiatan Panen Jagung sekaligus penyerahan benih jagung dan bantuan alat mesin pertanian (alsintan) kepada Gabungan Kelompok Petani Binaan Polres Blitar. Kegiatan ini berlangsung di lahan jagung yang terletak di lahan jagung samping Mapolres Blitar.Benih jagung yang diserahkan merupakan hasil produksi Primkopol Polres Blitar Bersama CV.LANG BUANA, yang diberi nama Benih Jagung Bhayangkara.Inisiatif ini menjadi wujud Polri mendukung Program Presiden yaitu Swasembada Pangan Nasional. Kamis (05/06/25)
''Benih jagung Bhayangkara yang diserahkan hari ini bukan hanya bantuan secara fisik, tapi juga simbol dari kepercayaan, semangat kolaborasi, dan tanggung jawab bersama dalam membangun negeri. Sementara bantuan alsintan diharapkan dapat membantu efisiensi dan efektivitas pengolahan lahan, mempercepat proses tanam, dan meningkatkan hasil panen.''Ujar Waka Polres Blitar Kompol Fadillah L. K. Panara ,S.I.P., S.I.K., M.M.
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, bersama Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman,melaksanakan panen raya jagung serentak kuartal II yang digelar di Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat. Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam mendukung program swasembada pangan dan penguatan ketahanan pangan nasional, khususnya pada komoditas jagung.
Baca Lainnya :
- Menkop Dorong Optimalisasi Pengelolaan Dana Umat Dan Sinkronisasi Dengan Program Kopdes Merah Putih
- Sidak Pasar Jelang Lebaran, Bupati Barito Utara Pastikan Stok Pangan Aman dan Harga Stabil
- Bupati Barito Utara Pimpin Rapat Percepatan Operasional Koperasi Merah Putih
- Kinerja Industri Asuransi Jiwa Sepanjang Tahun 2025 Tetap Stabil, AAJI: Komitmen Pelindungan
- Wakabid Pendidikan PWI Jaya Indra Utama jadi Komisaris Utama Waskita Beton Precast Tbk, Kesit B Handoyo Sampaikan Ucapan Selamat
Panen raya serentak ini juga diikuti oleh berbagai daerah lain di Indonesia. Di Jawa Timur, Kapolda Jatim turut melaksanakan panen raya jagung di Waduk Sangiran, Dusun Sumberbening IV, Desa Sumberbening, Kecamatan Bringin, Kabupaten Ngawi. Kegiatan ini melibatkan petani setempat serta aparat kepolisian sebagai bentuk sinergi lintas sektor dalam mendukung ketersediaan pangan.
Salah satu yang mendapat perhatian khusus dari Presiden adalah Kapolda Jawa Timur, yang memaparkan inovasi di jajaran wilayahnya, termasuk keberhasilan Polres Blitar dalam mengembangkan produk benih jagung Bhayangkara. Benih tersebut merupakan hasil produksi Primkopol Polres Blitar Bersama CV.LANG BUANA , yang menjadi bagian dari kontribusi nyata Polri dalam mendukung produktivitas pertanian dan ketahanan pangan di tingkat lokal.
Kegiatan panen raya tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat kolaborasi lintas sektor demi mewujudkan swasembada pangan. Dalam kesempatan tersebut, Presiden RI juga mengadakan dialog langsung dengan beberapa Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) yang telah menunjukkan inovasi dan keberhasilan dalam mendukung program ketahanan pangan di wilayahnya masing-masing.
Melalui kegiatan panen raya dan distribusi bantuan pertanian ini, pemerintah menegaskan bahwa swasembada jagung bukan hanya target, tetapi menjadi gerakan nasional yang melibatkan seluruh elemen, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, aparat keamanan, hingga masyarakat petani.Dengan terus mendorong peningkatan produksi dan sinergi antarinstansi, Indonesia diharapkan mampu mencapai ketahanan pangan yang tangguh dan berkelanjutan.( za/mp )















