- Bukan Sekadar Seremoni, PTPN I Hadirkan Dampak Ekonomi bagi Ratusan UMKM
- Semangat Cinta Daerah Anggota DPR RI Nurhadi Tamu Kehormatan HUT RI ke 81 di Kampung
- Komisi II DPRD Minta Kemarau Agar Bupti Blitar Fokus Pola Pertanian Gogorancah
- Kementerian UMKM: Holding Perkebunan Perkuat Rantai Nilai Lada Putih Muntok
- Pemkab Barito Utara Tegaskan Komitmen Perhatikan Kebutuhan Umat
- Bupati Shalahuddin Kukuhkan Paskibraka Barito Utara, Tekankan Disiplin dan Tanggung Jawab
- Lima Kunci Sukses Ala Bupati Shalahuddin
- Wali Kota Blitar : Perluas Layanan Peziarah Makam Bung Karno Buka 24 Jam Sesuaikan Animo Masyarakat
- Ineu Bongkar Alasan Jabar Pinjam Rp 3,4 Triliun di Tengah Defisit
- Dandim Virlani : Pembukaan MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Atasi Kesenjangan Pendidikan di Blitar
Pj Gubernur Banten Al Muktabar Dampingi Presiden Jokowi Tinjau Realisasi Dana Desa

Keterangan Gambar : (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar mendampingi Presiden Joko Widodo melakukan kunjungan kerja di Desa Margagiri,
MEGAPOLITANPOS.COM Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar mendampingi Presiden Joko Widodo melakukan kunjungan kerja di Desa Margagiri, Kecamatan Bojonegara, Kabupaten Serang pada Senin (8/1/2024).
Presiden Jokowi melakukan kunjungan kerja untuk meninjau realisasi dana desa, serta bersilaturahmi dengan ratusan kepala desa Kabupaten Serang dan perwakilan kepala desa se-Provinsi Banten.
Dalam sambutannya, Presiden Joko Widodo menyampaikan selama 9 tahun ini dana desa yang telah dikucurkan dari APBN telah mencapai Rp 539 Triliun kepada kurang lebih 75.000 desa yang ada di seluruh Indonesia.
Baca Lainnya :
- Ineu Bongkar Alasan Jabar Pinjam Rp 3,4 Triliun di Tengah Defisit
- Kapolres Majalengka Gerakkan Jajaran Bagikan 20 Ribu Bendera Merah Putih
- DPR RI, Ateng-Ledia Sosialisasikan Perlindungan Anak di Era Digital
- 26.547 Obat Terlarang Disita, Kapolres Majalengka Perketat Perburuan
- 6.426 Botol Miras Digilas, Bupati Majalengka Gaspol Berantas Peredaran Ilegal
"Ini tidak kecil, tapi ini sangat besar sekali. Saya harapkan, dana desa harus jadi barang, harus jadi sesuatu yang bermanfaat bagi masyarakat di desa," ungkap Joko Widodo.
Selanjutnya, Presiden Joko Widodo juga meminta setiap kegiatan yang dialokasikan dari dana desa agar pembelian barangnya dapat menggunakan yang ada di sekitar desa. Sehingga perputaran ekonomi di desa tumbuh.
"Anggaran yang masuk ke desa itu betul-betul bisa menjadi sesuatu buat desa, serta bisa mentrigger produksi yang ada di desa," katanya.
Pada kesempatan itu, Presiden Joko Widodo juga merasa senang. Lantaran dari dana desa telah mampu membangun jalan desa sepanjang 350.000 km, Jembatan dengan total sepanjang 1,9 juta km, embung sebanyak 6.700 unit dan sekitar 14.600 pasar desa.
"Saya senang jalan desa yang dibangun dari dana desa itu sepanjang 350.000 km, jadi per desa kurang lebih 4 sampai 5 kilometer. Ini hasil yang sangat baik," imbuhnya.
"Hanya, saya minta kepada Bupati, Gubernur dan Menteri Desa agar pembangunan seperti pasar desa, Posyandu dan lain-lain desainnya betul betul disiapkan perencanaannya. Sehingga jangan sampai kelihatan tambal sulam," sambungnya.
Lebih lanjut, Presiden Joko Widodo berpesan kepada para kepala desa dalam melakukan kegiatan dan pembangunan yang menggunakan dana desa untuk dapat dilihat dari kebutuhan serta potensi yang dimiliki dari desanya. Karena setiap desa memiliki karakter tersendiri.
"Jadi jangan hanya meniru. Belum tentu setiap desa memiliki unggulan dan potensi yang sama dengan yang lain. Maka kita harus mengerti kekuatan dan potensi desa sehingga menjadi barang yang bermanfaat bagi masyarakat serta bisa mentrigger pertumbuhan dan ekonomi desa," pungkasnya. ** (Jhn)












.jpg)




