- Bukan Sekadar Seremoni, PTPN I Hadirkan Dampak Ekonomi bagi Ratusan UMKM
- Semangat Cinta Daerah Anggota DPR RI Nurhadi Tamu Kehormatan HUT RI ke 81 di Kampung
- Komisi II DPRD Minta Kemarau Agar Bupti Blitar Fokus Pola Pertanian Gogorancah
- Kementerian UMKM: Holding Perkebunan Perkuat Rantai Nilai Lada Putih Muntok
- Pemkab Barito Utara Tegaskan Komitmen Perhatikan Kebutuhan Umat
- Bupati Shalahuddin Kukuhkan Paskibraka Barito Utara, Tekankan Disiplin dan Tanggung Jawab
- Lima Kunci Sukses Ala Bupati Shalahuddin
- Wali Kota Blitar : Perluas Layanan Peziarah Makam Bung Karno Buka 24 Jam Sesuaikan Animo Masyarakat
- Ineu Bongkar Alasan Jabar Pinjam Rp 3,4 Triliun di Tengah Defisit
- Dandim Virlani : Pembukaan MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Atasi Kesenjangan Pendidikan di Blitar
Pemprov Banten Sebut Ketersediaan Daging Jelang Lebaran 2024 Melimpah

Keterangan Gambar : Kepala Distan Provinsi Banten Agus M Tauchid, Jum'at (22/3/2024).
MEGAPOLITANPOS.COM, Banten - Pemerintah Provinsi Banten memastikan persediaan daging untuk bulan puasa dan hari raya lebaran mendatang dalam kondisi aman. Bahkan dari perhitungannya, perkiraan kebutuhan daging selama Ramadhan dan Idul Fitri mencapai 8.367 ton.
Sementara persediaan yang ada mencapai 15.170 ton (sapi dan kerbau) atau lebih dari cukup.
"Kebutuhan daging sapi di Maret 4.770 ton dan tersedia daging sapi dan kerbau 8.623 ton. Kemudian puncaknya April itu kebutuhannya 3.597 ton, dan tersedia 6.547 ton jadi kita masih kelebihan," kata Kepala Distan Provinsi Banten Agus M Tauchid, Jum'at (22/3/2024).
Baca Lainnya :
- Ineu Bongkar Alasan Jabar Pinjam Rp 3,4 Triliun di Tengah Defisit
- Kapolres Majalengka Gerakkan Jajaran Bagikan 20 Ribu Bendera Merah Putih
- DPR RI, Ateng-Ledia Sosialisasikan Perlindungan Anak di Era Digital
- 26.547 Obat Terlarang Disita, Kapolres Majalengka Perketat Perburuan
- 6.426 Botol Miras Digilas, Bupati Majalengka Gaspol Berantas Peredaran Ilegal
Agus memperkirakan, tahun ini permintaan daging sapi tidak akan mengalami kenaikan mengingat situasi Banten yang sudah kembali membaik usai menghadapi dinamika dan perubahan cuaca. Namun pihaknya tetap waspada bila terjadi lonjakan permintaan yang begitu besar.
"Yang perlu diantisipasi adanya peningkatan anomali permintaan karena iklim sudah mulai normal, lepas El Nino, pilpres selesai dan sedang memasuki Idul Fitri dengan cuaca yang normal menjadi faktor membentuk permintaan pasar yang bisa berubah," jelasnya.
Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Dinas Pertanian Banten, Ari Mardiana menambahkan, selain ketersediaan daging pihaknya juga memastikan kondisi kesehatan hewan sebelum dikonsumsi konsumen.
"Kami terus memastikan daging yang sehat, vaksinasi kita genjot dari Januari sampai Maret serapannya 20.400, dan targetnya sampai pertengahan tahun 60 ribuan, mudah-mudahan bisa tercapai," tukasnya.
Diketahui, Kementerian Pertanian terus melakukan tinjauan daging di sejumlah pasar nasional seperti pasar Jaya Lenteng Agung dan Pasar Jaya Daerah Pasar Minggu Jakarta Selatan. Di sana, ketersediaan daging maupun telur dalam kondisi aman meskipun terjadi kenaikan harga akibat naiknya permintaan.
Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Nasrullah mengatakan bahwa sesuai arahan Menteri Pertanian, ketersediaan pangan dan stabilisasi menjadi kunci dalam menjamin kebutuhan masyarakat.
“Karena itu kami memohon dukungan dari seluruh stakeholders terutama pelaku usaha peternakan untuk menjaga stabilitas pasokan selama bulan puasa dan jelang Lebaran," imbuhnya.(*/Anton)












.jpg)




