- Menteri UMKM Dorong APPI Perkuat Pasar Produk Dalam Negeri
- Pemkab Barito Utara Kaji Tiru Tata Kelola Pemerintahan ke Kulon Progo
- Bupati Barito Utara Hadiri Rakor Pemerintahan Desa/Kelurahan se-Kalteng 2026
- Kaji Tiru ke Bantul, Pemkab Barito Utara Dalami Inovasi Tata Kelola dan Pelayanan Publik
- Anto Febrianto Tantang Pemuda Majalengka : Mandiri dan Berani Kritik
- Interupsi PDIP Warnai Paripurna APBD Majalengka, Bupati Beri Penjelasan
- Bupati Majalengka Beberkan Hasil Paripurna APBD 2026, Dana Tetap Aman
- APBD Majalengka 2026 Naik Jadi Rp 3,14 Triliun, Ini Rincian Anggarannya
- Persib Gagal Juara, Ateng Sutisna Ajak Bobotoh Tetap Solid dan Bermartabat
- Bupati Majalengka Ajak Ribuan Bobotoh Doakan Persib Juara Piala Presiden 2026
Patih Herman Soroti Gangguan PDAM di Lemo I, II Dan Jalan Pendreh

MEGAPOLITANPOS.COM - Muara Teweh – Keluhan warga Desa Lemo I dan Lemo II terkait terganggunya distribusi air bersih mendapat perhatian serius dari Anggota DPRD Barito Utara, Patih Herman. Sebagai tindak lanjut atas laporan masyarakat, Patih Herman mendatangi kantor PDAM Barito Utara untuk melakukan pertemuan langsung dengan pihak manajemen, Selasa (05/05/2026).
Kedatangan politisi Demokrat tersebut diterima langsung oleh Direktur PDAM Barito Utara, Rosmanjaya. Dalam pertemuan itu, Patih Herman menyampaikan berbagai keluhan masyarakat yang selama ini kesulitan mendapatkan pasokan air bersih secara normal.
Baca Lainnya :
- Menteri UMKM Dorong APPI Perkuat Pasar Produk Dalam Negeri
- Pemkab Barito Utara Kaji Tiru Tata Kelola Pemerintahan ke Kulon Progo
- Bupati Barito Utara Hadiri Rakor Pemerintahan Desa/Kelurahan se-Kalteng 2026
- Kaji Tiru ke Bantul, Pemkab Barito Utara Dalami Inovasi Tata Kelola dan Pelayanan Publik
- Anto Febrianto Tantang Pemuda Majalengka : Mandiri dan Berani Kritik
Menurut Patih Herman, persoalan distribusi air bersih bukanlah hal sepele karena menyangkut kebutuhan dasar masyarakat sehari-hari.
“Apalagi ketika listrik PLN mengalami gangguan, suplai air PDAM otomatis ikut terganggu dan berhenti. Ini tentu sangat menyulitkan warga,” ujarnya.
Ia mengungkapkan, kondisi di Desa Lemo I bahkan dinilai lebih memprihatinkan. Tekanan air yang sangat lemah membuat aliran air hampir tidak mampu menjangkau rumah-rumah warga.
Akibat kondisi tersebut, sebagian warga terpaksa menggunakan mesin pompa tambahan untuk mendorong aliran air agar dapat masuk ke rumah mereka.
“Warga sampai harus menggunakan pompa Hitachi untuk membantu menarik air. Kalau listrik padam, otomatis air juga tidak mengalir. Ini sangat memprihatinkan,” kata Patih Herman.
Tak hanya di wilayah Lemo I dan Lemo II, keluhan serupa juga disampaikan warga di kawasan Jalan Pendreh, Kecamatan Teweh Tengah, tepatnya di sekitar kawasan Perusda, yang juga mengalami gangguan distribusi air bersih.
Menanggapi hal tersebut, Direktur PDAM Barito Utara Rosmanjaya membenarkan adanya kendala teknis yang menjadi penyebab terganggunya pelayanan air bersih kepada masyarakat.
Menurutnya, infrastruktur kelistrikan yang digunakan saat ini belum memadai untuk menunjang operasional secara maksimal.
“Kabel yang dipakai sekarang kapasitasnya masih kecil, sehingga belum mampu mendukung operasional dengan optimal. Kami membutuhkan kabel berkapasitas besar sepanjang kurang lebih 200 meter untuk memperkuat sistem operasional,” jelas Rosmanjaya.
Ia menambahkan, pihak PDAM saat ini tengah memetakan kebutuhan perbaikan jaringan secara menyeluruh. Bahkan, proposal Rencana Anggaran Biaya (RAB) telah disusun untuk peningkatan pelayanan di Desa Lemo I dan II.
Rencana perbaikan tersebut meliputi penambahan jaringan pipa berukuran lebih besar serta penambahan unit mesin pendukung guna meningkatkan tekanan dan distribusi air ke permukiman warga.
Sementara itu, terkait keluhan warga di kawasan Jalan Pendreh, Rosmanjaya menjelaskan bahwa jaringan pipa induk sebenarnya telah terpasang dan kini masih dalam tahap pemeriksaan teknis oleh tim dari Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Kalimantan Tengah guna memastikan sistem distribusi dapat berfungsi maksimal.
Patih Herman berharap seluruh usulan dan keluhan masyarakat tersebut dapat segera ditindaklanjuti agar warga tidak terus-menerus mengalami kesulitan mendapatkan air bersih.
“Kami berharap perbaikan ini bisa segera direalisasikan karena air bersih adalah kebutuhan utama masyarakat,” tegasnya.
(A)












1.jpg)




