- 7 Tersangka Diciduk, Narkoba Diduga Menyasar Pekerja Industri
- Knalpot Brong Disulap Jadi Patung Maung, Pesan Polisi untuk Warga
- Kementerian UMKM Perluas Akses Pembiayaan Non-KUR melalui SHAT
- Kantah Kabupaten Tangerang Laksanakan Pembayaran Ganti Kerugian 27 Bidang Tanah
- Wujud Nyata Jaga Keamanan Warga, Babinsa Patroli Malam.
- SMESCO Luncurkan SIAP 2026, Dorong UMKM Naik Kelas dan Tembus Pasar Global
- Aksi 30 September, Ojol Tolak Turbo Maxim dan Tegaskan Ingin Tetap Jadi Mitra
- Bulu Tangkis Sumbang 6 Medali Asian Games 2026, BNI Apresiasi Pembinaan PBSI
- Menkop: Penempatan Manajer KDKMP untuk Pemerataan SDM di Seluruh Wilayah
- Meriahkan HUT ke-7, Kogabwilhan II Gelar Olahraga Bersama dan Aksi Sosial.
Nurhadi Anggota DPR RI dari Partai NasDem Berniat Adopsi Bayi dibuang Orang Tuanya Kandungya

Keterangan Gambar : Anggota DPR RI Nurhadi, bahkan anggota DPR RI ini berniat akan mengadopsinya
MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar - Bayi malang yang dibuang oleh orang tuanya yang kini dirawat di UPT Puskesmas Sananwetan Kota Blitar mengundang perhatian Anggota DPR RI Nurhadi, bahkan anggota DPR RI ini berniat akan mengadopsinya. Ungkapan ini disampaikan oleh Nurhadi ketika berkunjung melihat kondisi bayi malang ini di UPT Puskesmas Sananwetan pada Sabtu sore (03/02/23)
Nurhadi sore itu sengaja datang bersama sang istri langsung disambut oleh dr. Dharma selaku Kepala UPT Puskesmas Sananwetan Kota Blitar
Baca Lainnya :
- 7 Tersangka Diciduk, Narkoba Diduga Menyasar Pekerja Industri
- Knalpot Brong Disulap Jadi Patung Maung, Pesan Polisi untuk Warga
- Apresiasi Wajib Pajak Teladan Bupati Blitar Rijanto Anugerahkan BliTaX Award 2026.
- Kodim 0808/Blitar Lakukan Droping Air Bersih Untuk Warga Sumberagung Panggungrejo.
- Pilkades Kedungbanteng 2026-2034\"Dua Hati Satu Tujuan\" Tentukan Arah Pembangunan.
" Setelah mendapatkan perawatan intensif selama dua hari, kini kondisi bayi nampak membaik kondisinya sudah memerah dan sangat sehat,"ujar Nurhadi.
Nurhadi yang juga anggota DPR RI dari partai Nas Dem ini kepada wartawan mengatakan, Dia yang secara kebetulan ada kegiatan di Kediri, melihat postingan berita yang dikirim oleh salah satu media di Blitar, yang mengabarkan ada bayi yang di buang dan di temukan di Kelurahan Sananwetan yang dirawat di Puskesmas Sananwetan ditangani oleh dr Zulaikah, maka Dia menaruh rasa iba dan menyempatkan diri melihat langsung bayi tersebut
“Atas kabar itu Saya sangat penasaran sekali, terdorong hati ingin melihat bayi tersebut, alhamdulilah sampai disini, saya mengapresiasi kepada dr. Zulaikah bersama tim perawat di Puskesmas Sananwetan," tuturnya
Saat kunjungan di UPT Puskesmas Nurhadi saat berada diruangan kusus bayi mendapat keterangan dari petugas, dimana saat awal kedatangan bayi kondisinya sangat pucat dan ada benjol benjol, namun berkat kecekatan perawatan petugas merawat bayi itu, tadi sudah sehat, dan Dia berminat adopsi mengangkat bayi tersebut sebagai anak.
” Saya berminat menjadikan bayi itu sebagai anak, namun saya juga akan mengikuti prosedur proses adopsi, tentu saja kami ikuti aturannya, dan bila itu menjadi rezeki saya dan itu akan jadi anak saya Alhamdulillaah” jlentrehnya.Saya tadi sudah usulkan kepada Dokter untuk bisa merawat bayi tersebut namun kita tetap melalui prosedur yang ada, Dinas sosial juga kita tunggu info update Polres Blitar Kota juga termasuk anggota Polresta Blitar yang sedang menyelidiki kasus ini,” imbuh Nurhadi.
Politisi Partai Nas Dem ini juga menyampaikan bila nanti Petugas Kepolisian Polresta Blitar berhasil menemukan orang tua yang melahirkan bayi, akan disadarkan dulu orang tuanya, bagaimanapun anak itu di rawat oleh orang tua kandung akan lebih baik, namun bila orangtuanya memberikan anaknya untuk di rawat oleh orang lain, termasuk Nurhadi salah satunya maka Dia akan siap merawat serta membesarkan termasuk menyekolahkan. Sebagai anggota Komisi IX di DPR RI yang bermitra dengan Kementrian Kesehatan ini, pihaknya acap kali mengkampanyekan hindari pernikahan dini, karena acap kali terjadi penyebab potensi anak lahir stunting.
“Dilain sisi juga faktor pergaulan bebas, orang tua lepas kontrol, maka saya sarankan orang tua harus terlibat langsung tidak hanya di jaga oleh guru di sekolah, orang tua harus tahu pergaulan anak dengan siapa saja sehingga ketika ada gejala ke arah negatif orang tua bisa mencegah,” tandasnya
Kepala Dinas Kesehatan Kota Blitar Dr Dharma Setiawan dilain sisi juga menjelaskan kondisi bayi terkini kepada wartawan, bahwa, kemarin tanggal 3 Februari 2023 pagi, pihaknya menerima kiriman, seorang bayi berjenis kelamin laki-laki, yang di kirim oleh warga didampingi oleh Polsek Sananwetan.
“Kita menerima bayi dalam kondisi hidup, berjenis kelamin laki-laki, berat badannya 2,2 kilogram, bayi kita terima karena itu sudah kewajiban Dinas Kesehatan untuk merawat bayi tersebut,” ujar Dr Dharma Setiawan.
Dr Dharma Setiawan menjelaskan, “langkah pertama kita lakukan assessment, mulai dari kepala sampai kaki, apakah lengkap dan ternyata normal, yang kedua kita timbang berat badan ada 2,2 kilogram, lalu kita lakukan pemeriksaan awal, kita imunisasi langsung Hepatitis kita injeksi vitamin K." pungkasnya. (za/mp)


.jpg)
.jpg)

1.jpg)


.jpg)







