- Menkop: Kopdes Merah Putih Jadi Ujung Tombak Keadilan Ekonomi dan Solusi Kesejahteraan Desa
- Lantik Pejabat Pengawas dan Fungsional, Wamen Ossy: Ujung Tombak dalam Pelayanan Pertanahan
- Kementerian ATR/BPN Dukung Program Ketahanan Energi Lewat Penyediaan Lahan dan Tata Ruang
- Gelar Rapim, Menteri ATR/Kepala BPN Minta Jajaran Matangkan Penyelarasan Data Jelang Penetapan LSD di 12 Provinsi
- Ramadhan Berbagi, Dr H. Amrullah: Hadirkan Kebahagiaan Lintas Agama
- Dukung Ketahanan Pangan, Pemerintah Akan Tetapkan Lahan Sawah yang Dilindungi di 12 Provinsi
- Sosialisasi Regulasi tentang Organisasi dan Tata Kerja, Sekjen ATR/BPN Tekankan Empat Pesan Strategis
- DPRD Barito Utara Hadir di Batu Raya I, Serap Aspirasi Warga Lewat Safari Ramadhan
- Wisata Belanja Ramadhan 2026, 819 Anak di Barito Utara Dapat Bantuan Belanja Lebaran
- Pemkab Barito Utara Gelar Pasar Murah dan Bagikan Sembako Gratis, Upaya Tekan Inflasi Jelang Idul Fitri
Menteri Zulkifli Hasan Tegaskan, Kemendag Terus Kembangkan Potensi UMKM

Megapolitanpos.com, Semarang– Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan potensi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dikarenakan UMKM merupakan kunci pertumbuhan ekonomi Indonesia. Hal ini dilakukan dengan memperkuat ekosistem melalui kolaborasi empat pilar yakni UMKM, lokapasar, ritel modern, dan perbankan.
Hal tersebut ditegaskan Mendag Zulkifli Hasan saat menghadiri Forum Bisnis UMKM dengan Ritel Modern, Marketplace, dan Lembaga Pembiayaan di Semarang, Jawa Tengah pada Sabtu (25/2).
Kegiatan dihadiri 300 pelaku UMKM yang berasal dari Jawa Tengah dengan produk diantaranya makan minuman dalam kemasan, kriya, fesyen, dan aksesoris.“Perlu kita bangun ekosistem agar ekonomi cepat tumbuh. Salah satunya dengan kolaborasi pelaku UMKM, ritel modern, lokapasar, lembaga pembiayaan ekspor dan lembaga perbankan,” kata Mendag Zulkifli Hasan.
Baca Lainnya :
- Menkop: Kopdes Merah Putih Jadi Ujung Tombak Keadilan Ekonomi dan Solusi Kesejahteraan Desa
- Menkop Dorong Optimalisasi Pengelolaan Dana Umat Dan Sinkronisasi Dengan Program Kopdes Merah Putih
- Menkop Teken MoU dengan AL Jamiyatul Washliyah untuk Mengembangkan Usaha Melalui Koperasi
- Hujan di Jatiwangi dan Harapan Baru UMKM
- Harga Daging Rp140 Ribu/Kg, Mendag Pastikan Pasokan Sembako Aman Jelang Lebaran
Menurut Mendag Zulkifli Hasan, empat pilar ini memiliki perannya masing-masing. Ritel modern dapat menampung produk UMKM dan membantu logistik, lokapasar dapat membantu memasarkan produk dari UMKM agar dikenal luas, serta lembaga pembiayaan dan perbankan dapat membantu permodalan agar dapat menembus pasar ekspor. “Dengan dibangunnya ekosistem bisnis ini, diharapkan UMKM semakin besar dan menyerbu pasar-pasar internasional, barulah kita bisa menjadi negara maju,” ujar Mendag.
Mendag Zulkifli Hasan mengungkapkan, pada 2022, Indonesia mengalami pertumbuhan yang menggembirakan. Pada periode ini, ekonomi Indonesia tumbuh 5,31 persen. Selain itu, Indonesia mengalami surplus perdagangan mencapai USD 54,46 miliar. "Ini semua salah satunya karena peran UMKM yang memiliki kontribusi besar bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia," tambah Mendag Zulkifli Hasan.
Mendag Zulkifli Hasan berharap, dibangunnya ekosistem bisnis dapat menyejahterakan pelaku UMKM serta memajukan Indonesia. "Tugas Pemerintah mendukung UMKM maju dan berkembang.UMKM maju, Indonesia maju," tegasnya.
Turut hadir Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Tengah Arif Sambodo dan anggota DPR RI Muhammad, Rizal. Selain itu, acara dihadiri Kepala Cabang Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) Surakarta Irwan Prasetiyawan, Regional Decision Support Head Regional Office BRI Semarang Galih Satyawan Yudha P, Junior Manager Marketing Microeconomics PT Indomarco Prismatama (Indomaret) Faris Huda Oktavian, MD Category Manager Semarang PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (Alfamart) Inggried Andrianie, Head of Public Policy and Government Relations PT Tokopedia Hilmi Adrianto, serta perwakilan PT Permodalan Nasional Madani Kota Semarang.
Turut mendampingi Mendag Zulkifli Hasan, Sekretaris Jenderal Kemendag Suhanto dan Plt Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kasan.(ASl/Red/MP).




.jpg)












