- Kantah Kabupaten Tangerang Raih Predikat Informatif Capaian Nilai 98,50 .
- Wujud Sinergi TNI dan Warga Jaga Keamanan Lewat Patroli Malam.
- Kakanwil Kemenag Banten Dukung Simamat, Perkuat Transformasi Digital.
- Inovasi Produk Makanan dan Minuman Mendunia, SIAL 2026 Hadirkan 10 Finalis Terbaik
- DPRD Provinsi Maluku Desak Penertiban DAS Waitomu, Wajo: Konstruksi Harus Dibongkar
- Empat OPD Pemprov Maluku Dievaluasi, Komisi II DPRD Provinsi Catat Perkembangan Positif
- Solichin Tegaskan Legalitas Lahan Harus Tuntas Sebelum TPU Muslim Dibangun
- Dandim 0808/Blitar Terima Kunker Mentan RI di Udanawu, TNI Siap Dukung Kemandirian Pangan.
- PP Polri Beri Dukungan Moral kepada Kapolri Suyudi Ario Seto dalam Penegakan Hukum Oknum Polisi
- Tenaga Ahli Komisi II MPR Bersama Pengusaha Bela Bangsa Sambangi PT STM: Dorong Kolaborasi Strategis dan Inovasi Berbasis Data demi Kemakmuran Bangsa
Menkop Ajak BINUS Dalam Percepatan Modernisasi Kopdes Merah Putih

Keterangan Gambar : Menkop Ferry pada Acara Raker Faculty Member BINUS University dengan Tema "Menyatukan Langkah Menuju BINUS 2035" di Tangerang, Jumat (14/11/2025).
MEGAPOLITANPOS.COM, Tangerang, - Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah dan perguruan tinggi dalam mempercepat modernisasi koperasi desa khususnya Koperasi Desa/ Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih.
Menkop menyatakan melalui Kopdes, perputaran uang di desa akan lebih besar sehingga peningkatan transaksi antar masyarakat desa dengan memanfaatkan teknologi menjadi salah satu kebutuhan utama. Ia meyakini, apabila ekonomi desa bergerak cepat, maka dampaknya akan berkontribusi signifikan terhadap ekonomi nasional.
“Mudah-mudahan dengan pertumbuhan ekonomi yang ada di desa-desa secara agregat akan bisa menaikkan pertumbuhan ekonomi secara nasional, seperti yang Presiden ini kan bisa mencapai angka 8 persen,” kata Menkop Ferry pada Acara Raker Faculty Member BINUS University dengan Tema "Menyatukan Langkah Menuju BINUS 2035" di Tangerang, Jumat (14/11/2025).
Baca Lainnya :
- SIAL Food & Drinks Indonesia 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan 500 Merek dari 16 Negara
- Kementerian UMKM dan PNM Segera Salurkan Pembiayaan Perempuan Prasejahtera Berbunga 8 Persen
- Kementerian UMKM Salurkan Bantuan Alat Produksi untuk Pulihkan Usaha Pascabencana di Aceh
- Ekspor Makanan RI Tembus US$4,49 Miliar, 500 Merek dari 13 Negara Ramaikan SIAL 2026
- Kementerian UMKM Buka Peluang UKM Pertambangan Masuk Rantai Pasok Global
Sebagai upaya memaksimalkan potensi pertumbuhan ekonomi di desa melalui Kopdes/Kel Merah Putih ini, Menkop mengajak BINUS University terlibat aktif dalam penyelesaian berbagai persoalan modernisasi koperasi. Ia menilai perguruan tinggi memiliki kapabilitas yang dibutuhkan untuk mendorong koperasi menjadi lebih modern.
“Keinginan-keinginan untuk menjadi modern tadi perlu sentuhan dari seluruh civitas akademika termasuk dari BINUS University,” ujarnya.
Menkop Ferry optimistis bahwa kolaborasi dengan BINUS akan menghadirkan lompatan teknologi dan manajerial di Kopdes/Kel Merah Putih yang lebih maju dan modern. “Saya yakin nanti akan ada modernisasi yang akan ada di koperasi-koperasi dan desa-desa seluruh Indonesia. Peran universitas sangat penting dan luar biasa penting,” katanya.
Menkop Ferry memberikan contoh bagaimana teknologi dibutuhkan untuk memaksimalkan potensi pendapatan dan kesejahteraan masyarakat. Di saat panen padi, masyarakat desa mengandalkan sinar matahari untuk mengeringkan dengan cara cara di jemur di pinggir jalan. Metode konvensional ini berdampak pada kualitas padi yang tidak optimal dan seringkali harga jatuh saat dijual.
Ia juga menyoroti kurangnya fasilitas cold storage untuk penyimpanan buah dan sayur serta hasil perikanan. Akibatnya produk yang dihasilkan petani dan nelayan mengalami penurunan kualitas saat akan dijual ke pasar.
Karena itu, Ferry berharap BINUS dapat berkontribusi dalam pengembangan teknologi agar permasalahan penurunan kualitas produk masyarakat bisa tertangani dengan tepat. Ia optimis dengan sinergi dan kerjasama yang baik permasalahan tersebut dapat teratasi dalam kurun waktu 1-2 tahun ke depan m
“Mudah-mudahan di BINUS dalam waktu dekat akan diproduksi alat-alat dryer, kontrol atmosfer storage. Pokoknya ini perlu banget, desa butuh sentuhan kita semua,” tegasnya.
Menkop Ferry juga memaparkan langkah konkret Kemenkop dalam memperkuat tata kelola Kopdes/Kel Merah Putih selain dengan mengoptimalkan pemanfaatan teknologi.
Menkop Ferry juga mengajak seluruh civitas akademika BINUS untuk mengirim mahasiswa dan tenaga pendidik guna mendampingi operasionalisasi koperasi. Keterlibatan Binus secara langsung diyakini akan memberikan dampak positif bagi kemajuan Kopdes/Kel Merah Putih.
“Kami terbuka sekiranya BINUS mau menerjunkan mahasiswa dan mahasiswinya (ke Koperasi), apalagi kalau tenaga-tenaga pengajarnya juga turun, saya yakin kita bisa memodernisasi pedesaan-pedesaan kita,” katanya.(Reporter: Achmad Sholeh Alek).



.jpg)



.jpg)








