- Menkop Dorong Optimalisasi Pengelolaan Dana Umat Dan Sinkronisasi Dengan Program Kopdes Merah Putih
- Sidak Pasar Jelang Lebaran, Bupati Barito Utara Pastikan Stok Pangan Aman dan Harga Stabil
- Bupati Barito Utara Pimpin Rapat Percepatan Operasional Koperasi Merah Putih
- Kinerja Industri Asuransi Jiwa Sepanjang Tahun 2025 Tetap Stabil, AAJI: Komitmen Pelindungan
- Wakabid Pendidikan PWI Jaya Indra Utama jadi Komisaris Utama Waskita Beton Precast Tbk, Kesit B Handoyo Sampaikan Ucapan Selamat
- LSM LASKAR Angkat Bicara Carut Marut MBG di Blitar
- TaniBot System: Inovasi PRSI Menuju Era Smart Farming di Indonesia
- Pengusaha Majalengka H. Memet Tasmat Berbagi dengan Wartawan Jelang Idul Fitri 2026
- Universitas Bandar Lampung Perkuat Kompetensi Guru Melalui Pelatihan Coding dan Robotik
- Semarak Ramadan, PWI Jaya Salurkan Ratusan Bingkisan untuk Yatim dan Dhuafa
Launching dan Seminar Pusat Koperasi Gugus Ternak Jatim, Kunci Peningkatan Kesejahteraan Anggota Peternak Unggas Jawa Timur

MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar - Sejak dahulu kala sebuah wadah yang disebut sebagai soko guru perekonomian adalah disebut namanya yakni Koperasi, sejalan dengan dinamikanya koperasi telah terbukti dan teruji mengatasi persolan contoh nyata adalah saat bangsa ini dilanda Covit 19, dimana perekonomian kita lumpuh total, hanya ada satu lembaga yang mampu membangkitkan roda perekonomian kita yakni Koperasi. Koperasi yang berbasis ekonomi kerakyatan ini, melalui pemberdayaan UMKM terunji kedikjayaanya.
Seperti dikemukakan oleh Ketua Koperasi Berkah Telur Yesi Yuni Astuti beberapa waktu terakir, banyak dari peternak UMKM yang menyadari akan pentingnya berkumpul dan berusaha bersama, dalam naungan lembaga berbadan hukum resmi untuk kelangsungan usahanya.
" Maka dari itu munculah fenomena lahirnya banyak koperasi di kalangan peternak UMKM.
Baca Lainnya :
- Menkop Dorong Optimalisasi Pengelolaan Dana Umat Dan Sinkronisasi Dengan Program Kopdes Merah Putih
- Sidak Pasar Jelang Lebaran, Bupati Barito Utara Pastikan Stok Pangan Aman dan Harga Stabil
- Bupati Barito Utara Pimpin Rapat Percepatan Operasional Koperasi Merah Putih
- Kinerja Industri Asuransi Jiwa Sepanjang Tahun 2025 Tetap Stabil, AAJI: Komitmen Pelindungan
- Wakabid Pendidikan PWI Jaya Indra Utama jadi Komisaris Utama Waskita Beton Precast Tbk, Kesit B Handoyo Sampaikan Ucapan Selamat
Semakin ke sini, kami dari koperasi-koperasi primer ini makin memahami, kerja sama antar koperasi primer adalah sebuah langkah yang tepat dan memang Langkah yang harus ditempuh,"ungkap Yesi dalam Seminar perunggasan di Pendopo Surya Graha Kabupaten Magetan pada Sabtu (22/02 /25) siang
Disampaikan lebih lanjut bahwa, "dengan dibimbing dan didampingi oleh teman-teman dari Dewan Koperasi Indonesia wilayah Jawa Timur, kami mulai memproses ide bergabungnya koperasi-kopperasi primer di beberapa kabupaten ke dalam koperasi sekunder.
Setelah sekian waktu berproses, akirnya hari ini kami beranikan diri untuk me-launching koperasi sekunder dalam bentuk PUSAT KOPERASI GUGUS TERNAK JATIM,"jelasnya.

Ditekankan oleh Yesi lagi bahwa koperasi sekunder adalah koperasi yang terdiri dari gabungan badan-badan koperasi serta memiliki cakupan daerah kerja yang luas dibandingkan dengan koperasi primer. Koperasi sekunder ada beberapa tingkatan, yakni : Pusat Koperasi, yang beranggotakan sedikitnya 5 koperasi primer. Kedua, Gabungan Koperasi, yang beranggotakan sedikitnya 3 pusat koperasi, dan Induk Koperasi, yang beranggotakan paling sedikit 3 gabungan koperasi,"tandasYesi Yuni Astuti yang juga sekaligus ketua puskop Gugus Ternak Jatim.
Puskop Gugus Ternak Jatim ini, diinisiasi oleh 5 koperasi primer di 4 Kabupaten, seperti
Koperasi Berkah Telur Blitar, berkantor di Blitar.
Koperasi Maju Makmur Barokah Magetan, berkantor di Magetan.
Koperasi Konsumen Peternak Ayam Petelur Ponorogo, berkantor di Ponorogo dan
Koperasi Produsen Peternak Putra Jombang, berkantor di Jombang.
"Dari 5 koperasi primer ini, bergabung bersama kami ada 210 peternak UMKM, dengan produksi telur 60 ton/hari dan kebutuhan jagung 2.450 ton per bulan.
Mengelola koperasi primer, mungkin kami ada sedikit pengalaman, tapi mengelola koperasi sekunder adalah sesuatu yang baru bagi kami, untuk itu bimbingan dan arahan juga support dari pemerintah dan lembaga terkait amat kami butuhkan untuk kemajuan koperasi sekunder ini dan untuk kemajuan peternak UMKM, "jlentrehnya.
Dilain sisi Kepala Dinas Koperasi Jatim dalam sambutannya, menyampaikan, " dengan semangat kebersamaan, gotong royong dan keadilan social,oleh karena itu Dinkop sangat mendukung Upaya-upaya yang dilakukan oleh puskop GTJ dalam memberdayakan peternak dan meningkatkan kuwalitas produksi ternak di Jatim, yang perlu diperhatikan adalah:
Penguatan kelembagaan koperasi sekunder, harus mampu membangun kelembagaan yang kuat, transparan dan akountable.
Peningkatan kapasitas anggota koperasi dengan aktif dalam memberikan pelatihan.
Sinergi dengan pemerintah dan stakeholder lainnya untuk memperluas jaringan.
Inovasi dan teknologi agar bisa bersaing di era teknologi, agar koperasi dikelola dengan baik dan selalu mempertahankan kwalitas kinerja," mewangi - wanti anggota
Dra Tuti Komaryati MM, yang juga mewakili ketua Dekopinwil Jawa Timur pada kesempatan itu mengajak semua peternak unggas di Jawa Timur terus berkolaborasi secara masiv dengan saling berbagi pengalaman melalui satu wadah yakni Koperasi UMKM Jawa Timur.
"Dengan kita semakin merapatkan barisan sesama petani peternak yakin Jawa Timur ternak unggas semakin berjaya" pungkasnya. (za/mp)















