- Indonesia Perkuat Kesiapsiagaan Bencana Lewat EDRR 2026, Teknologi AI Jadi Andalan
- Kementerian UMKM Perkuat Standar Layanan Publik bagi Pengusaha UMKM
- Monas Jadi Pusat Pesta Rakyat 17 Agustus 2026, 300 Ribu Kaus dan Jutaan Porsi Kuliner Dibagikan
- Pidato Kenegaraan Presiden Jadi Momentum Perkuat Sinergi Pemkab Barito Utara dengan Pemerintah Pusat
- Hadiri Paripurna Pidato Kenegaraan, H Nurul Anwar Sampaikan Harapan untuk Indonesia
- Dengarkan Pidato Kenegaraan, Anggota DPRD, Gun Sri Witanto Tekankan Pentingnya Mengisi Kemerdekaan Dengan Amanah UUD 45
- DPRD Barito Utara Gelar Paripurna Dengarkan Pidato Kenegaraan Presiden Jelang HUT ke-81 RI
- Menjelang HUT RI ke-81 2026 Legislatif dan Eksekutif Kabupaten Blitar Dengarkan Pidato Presiden Prabowo
- Prabowo Targetkan 30 Ribu Koperasi Merah Putih dan Swasembada Bawang Putih
- Komisi II DPRD Barito Utara Dorong Setiap Desa Miliki Minimal 10 Hektare Kebun Desa
Ketua MPR RI Bamsoet Dukung Kementan Perkuat Program Makan Gizi Gratis

MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta - Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo (Bamsoet) mendukung penuh upaya Kementerian Pertanian (Kementan) dalam mempersiapkan program makan bergizi gratis melalui penguatan produksi dalam negeri.
Hal itu disampaikan Bamsoet saat audiensi dengan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman di Kantor Pusat Kementan, Jalan Harsono RM, Ragunan, Selasa (6/8/2024).
Dengan demikian, lanjut Bamsoet, Indonesia tak perlu lagi bergantung pada kebijakan impor karena semua kebutuhannya sudah dipersiapkan secara baik.
Baca Lainnya :
- Monas Jadi Pusat Pesta Rakyat 17 Agustus 2026, 300 Ribu Kaus dan Jutaan Porsi Kuliner Dibagikan
- Kapolres Majalengka Gerakkan Jajaran Bagikan 20 Ribu Bendera Merah Putih
- DPR RI, Ateng-Ledia Sosialisasikan Perlindungan Anak di Era Digital
- 26.547 Obat Terlarang Disita, Kapolres Majalengka Perketat Perburuan
- 6.426 Botol Miras Digilas, Bupati Majalengka Gaspol Berantas Peredaran Ilegal
"Saya kira Kementerian Pertanian sudah siap terutama untuk mengurangi impor. Dan ini kita berupaya terus mendorong Kementan memperkuat produksi dalam negeri. Saya rasa itu jauh lebih baik," ujar Bamsoet.
Menurut Bamsoet, makan bergizi gratis adalah perintah negara yang memiliki perhatian khusus pada peningkatan kualitas SDM serta kesejahteraan rakyat. Karena itu, dia mengaku optimis program tersebut adalah program tepat yang bisa membawa Indonesia jauh lebih kuat dan berkualitas.
"Makan gizi ini adalah perintah negara untuk mensejahterakan rakyat sekaligus meningkatkan pendidikan dan intelektual masyarakat agar lebih baik dan berkualitas," katanya.
Bamsoet mengatakan, pemenuhan gizi bagi anak-anak bangsa mutlak dilakukan agar Indonesia mampu sejajar dengan negara-negara maju seperti China, Korea dan Jepang. Maka itu, pertanian menjadi sektor penting sekaligus garda terdepan dalam memenuhi kebutuhan dan asupan.
"Ya mereka (negara maju) memiliki gizi yang baik, asupan kalori yang cukup dari anak-anak sampai ke dewasa. Nah kita harus bisa melaksanakan persiapan ini dari sekarang. Mudah-mudahan dengan program bergizi ini dalam kemampuan 5-10 tahun ke depan Kita bisa mengejar ketinggalan kemampuan anak-anak kita," katanya.
Bamsoet menegaskan bahwa apa yang dilakukan Menteri Pertanian saat ini sudah sangat tepat, yaitu meningkatkan produksi dalam negeri untuk menekan impor. Dia berharap, persiapan ini mampu mensukseskan program Presiden terpilih ketika dilantik pada Oktober mendatang.
"Pak Menteri tadi menyampaikan bahwa Kementan sudah mempersiapkan (program makan bergizi gratis) lebih awal sehingga nanti begitu pelantikan Presiden terpilih program ini sudah berjalan," jelasnya. ** (Anton)

















