- Wali Kota Blitar : Perluas Layanan Peziarah Makam Bung Karno Buka 24 Jam Sesuaikan Animo Masyarakat
- Ineu Bongkar Alasan Jabar Pinjam Rp 3,4 Triliun di Tengah Defisit
- Dandim Virlani : Pembukaan MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Atasi Kesenjangan Pendidikan di Blitar
- Wali Kota Blitar ; Sekolah Rakyat Terpadu 2 Membuka Harapan Baru Pendidikan Layak dan Memadai
- Segenap Jajaran Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Pemerintah Kabupaten Tangerang mengucapkan Dirgahayu Kemerdekaan Indonesia ke -81
- Teken Kesepakatan KUA-PPAS 2027 Legislatif dan Eksekutif Dorong Percepatan pembangunan Kabupaten Blitar
- Indonesia Perkuat Kesiapsiagaan Bencana Lewat EDRR 2026, Teknologi AI Jadi Andalan
- Kementerian UMKM Perkuat Standar Layanan Publik bagi Pengusaha UMKM
- Monas Jadi Pusat Pesta Rakyat 17 Agustus 2026, 300 Ribu Kaus dan Jutaan Porsi Kuliner Dibagikan
- Pidato Kenegaraan Presiden Jadi Momentum Perkuat Sinergi Pemkab Barito Utara dengan Pemerintah Pusat
Ketua DPRD Kabupaten Blitar : Moment Hari Lahir Pancasila 1 Juni Sebagai Tonggak Pemersatu Bangsa Indonesia

MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar - Bulan Juni telah dijadikan tonggak sejarah bagi bangsa Indonesia, istimewa tanggal 1 Juni telah dijadikan sebagai hari lahirnya Pancasila, bertepatan dengan tanggal tersebut dalam rangka memperingati hari lahirnya Pancasila Supriadi selaku Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Blitar, sangat mengapresiasi acara yang berlangsung di Kantor Kabupaten Blitar di Kanogoro.
Secara Pribadi Supriadi yang juga dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ( PDI P ) turut menghadiri upacara peringatan yang digelar secara khidmat di Alun Alun Kanigoro, Sabtu pagi yang ditandai dengan Upacara.
Menurutnya peringatan hari kahirnya Pancasila adalah sebagai momentum sejarah yang teramat penting, dimana Pancasila sebagai pemersatu ke bhinekaan seluruh rakyat Indonesia.
Baca Lainnya :
- Wali Kota Blitar : Perluas Layanan Peziarah Makam Bung Karno Buka 24 Jam Sesuaikan Animo Masyarakat
- Ineu Bongkar Alasan Jabar Pinjam Rp 3,4 Triliun di Tengah Defisit
- Dandim Virlani : Pembukaan MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Atasi Kesenjangan Pendidikan di Blitar
- Wali Kota Blitar ; Sekolah Rakyat Terpadu 2 Membuka Harapan Baru Pendidikan Layak dan Memadai
- Segenap Jajaran Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Pemerintah Kabupaten Tangerang mengucapkan Dirgahayu Kemerdekaan Indonesia ke -81
"Sebagai Bangsa yang berjiwa besar apa yang di amanatkan Sang Proklamator kita agar jangan melupakan sejarah, moment hari lahirnya Pancasila sebagai pendorong dan sekaligus untuk memperkuat kembali komitmen terhadap nilai-nilai luhur Pancasila sebagai fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara," ungkapnya.
Dalam moment tersebut banyak mengundang perhatian masyarakat, dan saat itu juga dihadiri oleh Bupati Blitar Rijanto, Wakil Bupati Beky Herdihansah, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), organisasi perangkat daerah (OPD), pelajar, serta perwakilan dari berbagai organisasi kemasyarakatan dan kepemudaan.
Ketua DPRD Kabupaten Blitar Supriadi menekankan bahwa Pancasila bukan sekadar simbol belaka, terlebih dari itu Pancasila juga merupakan pandangan hidup, falsafah serta juga sebagai pondasi yang kuat dan mampu dalam menjaga keutuhan dan persatuan bangsa Indonesia di tengah transformasi global dan mampu menjawab tantangan zaman.
“pondasi bangsa ini adalah Panca Sila yang telah terbukti dan teruji bahwa Pancasila yang juga sebagau dasar negara Republik Indonesia dari Sabang sampai Meraoke,"tandasnya.
Lanjut Supriadi, Pancasila telah mampu menjaga keutuhan bangsa, du hari lahirnya Pancasila ini saya mengajak kepada seluruh elemen masyarakat Kabupaten Blitar kususnya untuk memperkuat komitmen bersama, "Mari kita semua menjaga dan mengamalkan nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Ini menjadi langkah penting menuju Indonesia Raya yang berdaulat, adil, dan makmur,” tuturnya.
Upacara tahun ini mengangkat tema “Memperkokoh Ideologi Pancasila Menuju Indonesia Raya”, yang mencerminkan semangat membangun bangsa dengan berpijak pada nilai-nilai dasar yang telah diwariskan para pendiri bangsa.
Supriadi juga mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda, untuk tidak melupakan jati diri bangsa. Ia menekankan bahwa Pancasila harus menjadi pedoman utama dalam berpikir, bertindak, dan bermasyarakat di tengah arus globalisasi yang cepat.

“Dengan menjadikan Pancasila sebagai landasan dalam setiap aspek kehidupan, kita bisa menjaga persatuan di tengah perbedaan serta membangun bangsa yang adil dan beradab,” lanjutnya.
Lebih lanjut, Supriadi menyoroti peran vital generasi muda dalam menjaga dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila. Ia menilai bahwa era digital menghadirkan tantangan tersendiri terhadap ideologi dan identitas kebangsaan.
“Anak-anak muda harus menjadi garda terdepan dalam merawat nilai-nilai Pancasila, baik melalui pendidikan, media sosial, maupun perilaku sehari-hari,” ujarnya.
“Kita harus bersatu, bergotong royong, dan menjaga integritas bangsa. Hanya dengan itu kita bisa menghadapi segala bentuk ancaman, baik dari dalam maupun luar,” pungkas Supriadi. (adv/za/mp)














