- Menkop Dorong Optimalisasi Pengelolaan Dana Umat Dan Sinkronisasi Dengan Program Kopdes Merah Putih
- Sidak Pasar Jelang Lebaran, Bupati Barito Utara Pastikan Stok Pangan Aman dan Harga Stabil
- Bupati Barito Utara Pimpin Rapat Percepatan Operasional Koperasi Merah Putih
- Kinerja Industri Asuransi Jiwa Sepanjang Tahun 2025 Tetap Stabil, AAJI: Komitmen Pelindungan
- Wakabid Pendidikan PWI Jaya Indra Utama jadi Komisaris Utama Waskita Beton Precast Tbk, Kesit B Handoyo Sampaikan Ucapan Selamat
- LSM LASKAR Angkat Bicara Carut Marut MBG di Blitar
- TaniBot System: Inovasi PRSI Menuju Era Smart Farming di Indonesia
- Pengusaha Majalengka H. Memet Tasmat Berbagi dengan Wartawan Jelang Idul Fitri 2026
- Universitas Bandar Lampung Perkuat Kompetensi Guru Melalui Pelatihan Coding dan Robotik
- Semarak Ramadan, PWI Jaya Salurkan Ratusan Bingkisan untuk Yatim dan Dhuafa
Ketua DPRD Kabupaten Blitar : Moment Hari Lahir Pancasila 1 Juni Sebagai Tonggak Pemersatu Bangsa Indonesia

MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar - Bulan Juni telah dijadikan tonggak sejarah bagi bangsa Indonesia, istimewa tanggal 1 Juni telah dijadikan sebagai hari lahirnya Pancasila, bertepatan dengan tanggal tersebut dalam rangka memperingati hari lahirnya Pancasila Supriadi selaku Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Blitar, sangat mengapresiasi acara yang berlangsung di Kantor Kabupaten Blitar di Kanogoro.
Secara Pribadi Supriadi yang juga dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ( PDI P ) turut menghadiri upacara peringatan yang digelar secara khidmat di Alun Alun Kanigoro, Sabtu pagi yang ditandai dengan Upacara.
Menurutnya peringatan hari kahirnya Pancasila adalah sebagai momentum sejarah yang teramat penting, dimana Pancasila sebagai pemersatu ke bhinekaan seluruh rakyat Indonesia.
Baca Lainnya :
- Menkop Dorong Optimalisasi Pengelolaan Dana Umat Dan Sinkronisasi Dengan Program Kopdes Merah Putih
- Sidak Pasar Jelang Lebaran, Bupati Barito Utara Pastikan Stok Pangan Aman dan Harga Stabil
- Bupati Barito Utara Pimpin Rapat Percepatan Operasional Koperasi Merah Putih
- Kinerja Industri Asuransi Jiwa Sepanjang Tahun 2025 Tetap Stabil, AAJI: Komitmen Pelindungan
- Wakabid Pendidikan PWI Jaya Indra Utama jadi Komisaris Utama Waskita Beton Precast Tbk, Kesit B Handoyo Sampaikan Ucapan Selamat
"Sebagai Bangsa yang berjiwa besar apa yang di amanatkan Sang Proklamator kita agar jangan melupakan sejarah, moment hari lahirnya Pancasila sebagai pendorong dan sekaligus untuk memperkuat kembali komitmen terhadap nilai-nilai luhur Pancasila sebagai fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara," ungkapnya.
Dalam moment tersebut banyak mengundang perhatian masyarakat, dan saat itu juga dihadiri oleh Bupati Blitar Rijanto, Wakil Bupati Beky Herdihansah, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), organisasi perangkat daerah (OPD), pelajar, serta perwakilan dari berbagai organisasi kemasyarakatan dan kepemudaan.
Ketua DPRD Kabupaten Blitar Supriadi menekankan bahwa Pancasila bukan sekadar simbol belaka, terlebih dari itu Pancasila juga merupakan pandangan hidup, falsafah serta juga sebagai pondasi yang kuat dan mampu dalam menjaga keutuhan dan persatuan bangsa Indonesia di tengah transformasi global dan mampu menjawab tantangan zaman.
“pondasi bangsa ini adalah Panca Sila yang telah terbukti dan teruji bahwa Pancasila yang juga sebagau dasar negara Republik Indonesia dari Sabang sampai Meraoke,"tandasnya.
Lanjut Supriadi, Pancasila telah mampu menjaga keutuhan bangsa, du hari lahirnya Pancasila ini saya mengajak kepada seluruh elemen masyarakat Kabupaten Blitar kususnya untuk memperkuat komitmen bersama, "Mari kita semua menjaga dan mengamalkan nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Ini menjadi langkah penting menuju Indonesia Raya yang berdaulat, adil, dan makmur,” tuturnya.
Upacara tahun ini mengangkat tema “Memperkokoh Ideologi Pancasila Menuju Indonesia Raya”, yang mencerminkan semangat membangun bangsa dengan berpijak pada nilai-nilai dasar yang telah diwariskan para pendiri bangsa.
Supriadi juga mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda, untuk tidak melupakan jati diri bangsa. Ia menekankan bahwa Pancasila harus menjadi pedoman utama dalam berpikir, bertindak, dan bermasyarakat di tengah arus globalisasi yang cepat.

“Dengan menjadikan Pancasila sebagai landasan dalam setiap aspek kehidupan, kita bisa menjaga persatuan di tengah perbedaan serta membangun bangsa yang adil dan beradab,” lanjutnya.
Lebih lanjut, Supriadi menyoroti peran vital generasi muda dalam menjaga dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila. Ia menilai bahwa era digital menghadirkan tantangan tersendiri terhadap ideologi dan identitas kebangsaan.
“Anak-anak muda harus menjadi garda terdepan dalam merawat nilai-nilai Pancasila, baik melalui pendidikan, media sosial, maupun perilaku sehari-hari,” ujarnya.
“Kita harus bersatu, bergotong royong, dan menjaga integritas bangsa. Hanya dengan itu kita bisa menghadapi segala bentuk ancaman, baik dari dalam maupun luar,” pungkas Supriadi. (adv/za/mp)















