- Pemkab Barito Utara Tegaskan Komitmen Perhatikan Kebutuhan Umat
- Bupati Shalahuddin Kukuhkan Paskibraka Barito Utara, Tekankan Disiplin dan Tanggung Jawab
- Lima Kunci Sukses Ala Bupati Shalahuddin
- Wali Kota Blitar : Perluas Layanan Peziarah Makam Bung Karno Buka 24 Jam Sesuaikan Animo Masyarakat
- Ineu Bongkar Alasan Jabar Pinjam Rp 3,4 Triliun di Tengah Defisit
- Dandim Virlani : Pembukaan MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Atasi Kesenjangan Pendidikan di Blitar
- Wali Kota Blitar ; Sekolah Rakyat Terpadu 2 Membuka Harapan Baru Pendidikan Layak dan Memadai
- Segenap Jajaran Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Pemerintah Kabupaten Tangerang mengucapkan Dirgahayu Kemerdekaan Indonesia ke -81
- Teken Kesepakatan KUA-PPAS 2027 Legislatif dan Eksekutif Dorong Percepatan pembangunan Kabupaten Blitar
- Indonesia Perkuat Kesiapsiagaan Bencana Lewat EDRR 2026, Teknologi AI Jadi Andalan
Ketua DPRD Blitar : Alun - Alun Kanigoro Jadi Saksi Kekompakan Masyarakat Bersatu Paska Pilkada Datangi Gelaran Ngabuburit Tasyakuran Pilkada

MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar - Kali pertama sebuah kolaborasi perpaduan seni tradisional jaranan bernuansa Islamic di geber dalam sebuah sajian ngabuburit Ramadhan dengan aneka menu rasa 10 ribu paket takzil gratis, sungguh merupakan hal yang sangat spektakuler, seni tari jaranan menampilkan 400 pernari bersama Brewok sound sistem horeg dan percil cs hadir memukau masyarakat di Alun - Alun Kankab Kanigoro Sabtu sore (08/04/25), ini yang dkungkapkan ketua DPRD Kabupaten Blitar Supriadi.
Sejatinya ada dua hal penting yang harus jadi pemikiran, Ketua DPRD Kabupaten Blitar, Supriadi menyebut yang pertama momen yang sekaligus dapat dijadikan pemersatu masyarakat kembali paska pesta demokrasi dengan penyelenggaraan tasakuran dan ngabuburit Ramadhan 1446 H dan ke dua lebih menberdayakan para pelalu UMKM.
"Dan saya sangat mengapresiasi acara itu, momen penting pasca Pilkada kita harus kembali bersatu dan menanggalkan perbedaan pilihan demi kemajuan Kabupaten Blitar agar lebih berdaya dan lebih berjaya," ungkap Supriadi atau yang akrab disapa pak Kuat ini.
Baca Lainnya :
- Pemkab Barito Utara Tegaskan Komitmen Perhatikan Kebutuhan Umat
- Bupati Shalahuddin Kukuhkan Paskibraka Barito Utara, Tekankan Disiplin dan Tanggung Jawab
- Lima Kunci Sukses Ala Bupati Shalahuddin
- Wali Kota Blitar : Perluas Layanan Peziarah Makam Bung Karno Buka 24 Jam Sesuaikan Animo Masyarakat
- Ineu Bongkar Alasan Jabar Pinjam Rp 3,4 Triliun di Tengah Defisit
Ketua DPRD Kabupaten Blitar, Supriadi juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh elemen masyarakat yang telah berperan dalam menciptakan Pilkada yang aman dan damai, dalam momentum puasa bulan yang penuh maqfiroh menjadikan sumber kekuatan bagi kita semua kembali pada konsep bersatu membangun Kabupaten Blitar, puasa kita jadikan landasan sebagaimana yang di ajarkan Nabi Muhamad SAW.
“Keberhasilan Pilkada 2024 adalah hasil kerja sama kita semua, baik pemerintah, aparat keamanan, penyelenggara pemilu, maupun masyarakat. Ini bukti bahwa demokrasi di Kabupaten Blitar berjalan dengan baik,” ujarnya kepada awak media saat menghadiri acara.
Sebagai bentuk syukur, panitia menyediakan 10 ribu takjil dan 10 ribu makanan produk UMKM secara gratis bagi masyarakat. Selain itu, acara dimeriahkan dengan pagelaran seni jaranan yang melibatkan 400 penari serta hiburan dari Cak Percil.

Bupati Blitar, Drs. Rijanto, MM., dalam sambutannya juga mengapresiasi kekompakan masyarakat Kabupaten Blitar dalam mendukung Pilkada 2024. Ia mengajak seluruh elemen untuk terus bersatu dan berkontribusi dalam membangun daerah.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi momentum kebersamaan dalam bulan Ramadan, tetapi juga sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi masyarakat dalam demokrasi. Dengan suksesnya acara ini, diharapkan semangat persatuan dan kebersamaan terus terjaga demi kemajuan Kabupaten Blitar.
"Tampilan kesenian jaranan rampak yang diikuti oleh 400 peserta membanjiri alun - alun digelar didepan pantas akbar sore itu didukung oleh cak Percil cs bersama Brewok sound sistem audio. Pementasan tari jaranan bentuk pemberdayaan kesenian lokal sekaligus mendukung upaya Pemerintah RI dalam rangka memperjuangkan kesenian Jaranan agar diakui sebagai Intangible Culture Heritage (Warisan Budaya Tak Benda) oleh UNESCO,"pungkas Bupati. (za/mp)









.jpg)





