- Disambut Pangkogabwilhan II Marsdya TNI Muzafar, Komisi I DPR RI Tegaskan Komitmen Dukung Alutsista dan Kesejahteraan Prajurit.
- Kantah Kabupaten Tangerang Serahkan 8 Sertipikat Aset BMN untuk Dukung Pembangunan Jalan Tol Tangerang–Merak.
- Sinergi Koramil dan Komduk Gelar Patroli Jaga Kondusifitas Wilayah Binaan.
- Kementerian UMKM Fasilitasi 1.000 Pengusaha Mikro di Sumatera Barat
- Kodim 0506/Tgr Sosialisasikan Penerimaan Secaba dan Secata PK TNI AD Gelombang I TA 2027, Tegaskan Gratis Tanpa Biaya.
- Kantor Pertanahan Kabupaten Pandeglang Dorong Percepatan Sertipikasi Tanah, Aset Pemda, dan Tanah Wakaf.
- Sertu Suparman Ajak Warga Tingkatkan Kewaspadaan Hadapi Musim Kemarau.
- Tim Wasrik Itdam V/Brawijaya Tinjau Proyek Pembangunan Jembatan Di Wilayah Kodim 0808/Blitar.
- Evaluasi Maturitas SPIP 2026, Kantah Kabupaten Tangerang Terima Kunjungan BPKP dan Biro OrtalaMR Kementerian ATR/BPN.
- Diduga Adu Kekuatan Antarkelompok, 5 Orang Diamankan Polisi
Kantah Kabupaten Tangerang Serahkan 8 Sertipikat Aset BMN untuk Dukung Pembangunan Jalan Tol Tangerang–Merak.

Keterangan Gambar : Kantor Pertanahan Kabupaten Tangerang menyerahkan delapan sertipikat aset Barang Milik Negara (BMN) seluas 161.414 m² untuk mendukung pembangunan Jalan Tol Tangerang–Merak di KPKNL Tangerang II.
MEGAPOLITANPOS.COM, Kabupaten Tangerang — Kantor Pertanahan Kabupaten Tangerang menyerahkan delapan sertipikat tanah Barang Milik Negara (BMN) berupa aset jalan tol yang berlokasi di wilayah Kabupaten Tangerang. Penyerahan dilaksanakan di Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Tangerang II dan ditujukan kepada Pengadaan Jalan Tol Wilayah I.
Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Seksi Penetapan Hak dan Pendaftaran Kantor Pertanahan Kabupaten Tangerang, Tunggal Cahyo Adi, beserta tim. Penyerahan sertipikat tersebut merupakan bagian dari upaya mendukung percepatan sertipikasi aset negara, khususnya untuk pembangunan infrastruktur Proyek Strategis Nasional pada ruas Jalan Tol Tangerang–Merak.
Acara diawali dengan sambutan Kepala KPKNL Tangerang II, Desak Putu Jeny, Kepala Kanwil DJKN Provinsi Banten, Kusuma Santi Wahyuningsih, serta Kepala Kanwil BPN Provinsi Banten, Harison Mocodompis. Dalam sambutannya, para pimpinan menekankan pentingnya kolaborasi antarlembaga untuk mewujudkan pengelolaan Barang Milik Negara yang transparan dan akuntabel.
Baca Lainnya :
- Kantah Kabupaten Tangerang Serahkan 8 Sertipikat Aset BMN untuk Dukung Pembangunan Jalan Tol Tangerang–Merak.
- Kantor Pertanahan Kabupaten Pandeglang Dorong Percepatan Sertipikasi Tanah, Aset Pemda, dan Tanah Wakaf.
- Evaluasi Maturitas SPIP 2026, Kantah Kabupaten Tangerang Terima Kunjungan BPKP dan Biro OrtalaMR Kementerian ATR/BPN.
- Kepala Kantah Kab Tangerang Ikuti Monitoring, Evaluasi dan Pembinaan Kinerja di Lingkungan Kanwil BPN Banten.
- Hadiri HUT ke-81 TNI, Wamen Ossy: Perjalanan Panjang Pengabdian dalam Menjaga Kedaulatan Bangsa.
Harison Mocodompis menegaskan bahwa sertipikasi aset tanah merupakan langkah penting dalam memberikan kepastian hukum. Menurutnya, manfaat sertipikasi tidak hanya berkaitan dengan aspek legalitas, tetapi juga memiliki dampak terhadap perekonomian dan mendukung pembangunan nasional.
“Kalau hari ini kita masih berpikir bahwa mengerjakan sertipikasi hanya sekadar memenuhi kewajiban sebagai instansi yang mengelola tanah, maka levelnya sudah naik. Sertipikat is a must, sertipikat wajib. Tidak boleh kita tidak lakukan,” tegas Harison.
Dalam kegiatan tersebut, secara keseluruhan terdapat 36 sertipikat yang diperuntukkan bagi aset berupa gedung serta lahan untuk pembangunan jalan nasional dan jalan tol. Adapun delapan sertipikat yang diserahkan oleh Kantor Pertanahan Kabupaten Tangerang mencakup aset tanah dengan luas total 161.414 m² dan estimasi nilai sebesar Rp25.529.316.000.
Melalui kegiatan ini, Kantor Pertanahan Kabupaten Tangerang terus berkomitmen mendukung percepatan sertipikasi aset negara, mewujudkan tertib administrasi pertanahan, serta memberikan kepastian hukum atas kepemilikan aset. Langkah tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga dan mengamankan aset negara agar dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung pembangunan infrastruktur nasional.(Tus)






.jpg)







