- Peringati HUT TNI Ke-81, Danrem Olahraga Bersama 2000 Masyarakat.
- Kementerian UMKM Dorong Flobamorata Creative Expo Jadi Pintu Perluasan Pasar UMKM NTT
- Maman Imanul Haq Ungkap Alasan Rocky Gerung Layak Dekat Prabowo
- Patroli Malam, Babinsa Bersatu Ciptakan Lingkungan Aman dan Nyaman.
- Dulu Pemohon yang Cari Petugas Ukur, Sejak Ada Pengukuran Terjadwal Kini Tanah Diukur Lebih Pasti dan Cepat.
- Wamen UMKM Helvi Moraza Dorong UMKM Sumbar Bangkit dan Naik Kelas Pascabencana
- Patroli Malam Babinsa dan Komduk, Bentuk Nyata Kemanunggalan TNI Dengan Rakyatnya.
- Dorong Wartawan Berkualitas, PWI Jaya Gelar UKW Angkatan ke-66, di Kantor Wali Kota Jakarta Pusat
- Menjangkau Siberut Memperkuat Wirausaha Terdampak Bencana
- Status Tanggap Darurat Karhutla Barito Utara Diperpanjang hingga 15 Oktober
Investor Daily Summit 2023, Dirut BNI Sebut Perbankan Indonesia Tangguh

MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta- Perbankan Indonesia diyakini dalam kondisi yang cukup tangguh di tengah tantangan kondisi perekonomian global yang belum stabil.
Hal tersebut terlihat dari sejarah perbankan Indonesia yang berhasil melalui berbagai krisis ekonomi dari tahun ke tahun.
Direktur Utama PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Royke Tumilaar mengungkapkan, sisi permodalan yang kuat dan risk management yang baik menjadi modal utama perbankan Indonesia untuk mengantisipasi berbagai risiko ketidakpastian ekonomi global.
Baca Lainnya :
- Wamen UMKM Helvi Moraza Dorong UMKM Sumbar Bangkit dan Naik Kelas Pascabencana
- Sport City Jadi Strategi Baru Kota Tangerang Gerakkan Hotel, UMKM dan Tingkatkan Ekonomi.
- Kolaborasi BNI dan IAS, Layanan Pendampingan Bandara Kini dalam Genggaman
- Hari Batik Nasional, BNI Dorong Perajin dan UMKM Batik Naik Kelas hingga Pasar Global
- SMESCO Luncurkan SIAP 2026, Dorong UMKM Naik Kelas dan Tembus Pasar Global
“Sektor perbankan Indonesia cukup tangguh karena sudah banyak melewati krisis sehingga kita sudah banyak belajar dan sudah sangat siap untuk menghadapi situasi ekonomi global saat ini,” ujarnya dalam acara BNI Investor Daily Summit 2023, Jakarta, Rabu (25/10/2023).
Royke menyampaikan Bank Indonesia (BI) telah menaikkan suku bunga acuan menjadi 6%, dan perbankan tidak serta-merta turut menaikkan suku bunga pinjaman.
Hal tersebut dikarenakan kemampuan pebankan dalam memproyeksi tren pergerakan suku bunga ke depan.
Perbankan juga memiliki kemampuan untuk terus menjaga kualitas kredit perbankan tetap di jalur yang aman.
“Suku bunga tinggi ini saya rasa bukan sekarang, masyarakat sudah tahu dari tahun lalu dari sejak krisis, sudah kelihatan. BI cukup lama menahan, tidak menaikkan. Tren suku bunga akan naik ini bukan suatu masalah karena sudah diantisipasi,” ucap Royke. (Reporter: Achmad Sholeh)


.jpg)






.jpg)





