- Menkop Kunjungi Kantor Agrinas, Bahas Perkembangan Rencana Operasional Kopdes Merah Putih
- Polres Blitar Kota Laksanakan Ramp Check dan Tes Urine Sopir serta Awak Bus di Terminal Patria
- Geger! Kasi Satpol PP Majalengka Ditemukan Tewas Mendadak di Kamar Kos Cigasong
- PRSI Dukung Robotic Competition 2026 di Kupang, Pemkot Beri Dukungan Penuh
- BRI Life Tebar Kebaikan Ramadan Lewat Program Takjil on The Road
- Mudik Lebih Nyaman, Bank Jakarta Siapkan Posko Istirahat hingga Program Mudik Gratis
- Menkop: Kopdes Merah Putih Jadi Ujung Tombak Keadilan Ekonomi dan Solusi Kesejahteraan Desa
- Lantik Pejabat Pengawas dan Fungsional, Wamen Ossy: Ujung Tombak dalam Pelayanan Pertanahan
- Kementerian ATR/BPN Dukung Program Ketahanan Energi Lewat Penyediaan Lahan dan Tata Ruang
- Gelar Rapim, Menteri ATR/Kepala BPN Minta Jajaran Matangkan Penyelarasan Data Jelang Penetapan LSD di 12 Provinsi
Investasi Rumah atau Bangunan dengan Bijak dan Berkelanjutan di Tanah Air

MEGAPOLITANPOS.COM - Para pekerja Indonesia di Malaysia rata-rata rata rata memiliki pendapatan sebesar tiga jutaan hingga lima jutaan setiap bulannya. Apabila mereka selesai kontraknya maka mereka menyambung pekerjaannya atau kembali ke Indonesia. Ketika pulang ke Indonesia menjadi pilihan mereka, maka uang yang mereka bawa ke Indonesia dibelanjakan untuk memenuhi kebutuhannya, salah satunya adalah membangun atau memperbaiki rumahnya.
Pilihan membangun atau memperbaiki rumah ternyata bukan masalah yang sederhana. Ketika memperbaiki atau membangun rumah baru terdapat beberapa hal yang harus dipertimbangkan.
Misalnya masalah finishing bangunan, seperti bahan lantai keramik. Sekarang ini begitu banyak pilihan bahan keramik, bukan hanya corak dan warna, tetapi juga ukuran yang sangat bervariasi.
Baca Lainnya :
- Menkop Kunjungi Kantor Agrinas, Bahas Perkembangan Rencana Operasional Kopdes Merah Putih
- Polres Blitar Kota Laksanakan Ramp Check dan Tes Urine Sopir serta Awak Bus di Terminal Patria
- Geger! Kasi Satpol PP Majalengka Ditemukan Tewas Mendadak di Kamar Kos Cigasong
- PRSI Dukung Robotic Competition 2026 di Kupang, Pemkot Beri Dukungan Penuh
- BRI Life Tebar Kebaikan Ramadan Lewat Program Takjil on The Road
Ketika bahan keramik ini sudah dibeli, maka pastikan ketika membeli keramik tersebut harus dilebihkan volumenya.
Hal ini dilakukan karena bahan keramik yang sudah dibeli belum tentu tersedia dalam jangka waktu satu atau dua bulan setelah prose pembangunan. Apabila jumlah keramik yang dibeli hanya secukupnya atau cadangan keramik tambahan kurang memadai, maka tidak heran apabila terdapat perbaikan atau penambahan keramik dikemudian hari, akan kesulitan mendapatkan keramik dengan kualitas yang sama.
Dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini, Program studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Mercu Buana memberikan penyuluhan mengenai investasi bijak para tenaga kerja Indonesia yang pulang ke kampungnya.
Tema yang diangkat adalah bagaimana memanfaatkan uang secara bijak, khususnya yang berkaitan dengan membuat /memperbaiki rumahnya di Indonesia.

lokasi kegiatan di Kedah , Malaysia. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 28 januari 2024. Pembicara dalam kegiatan ini adalah Dr. Ir Tin Budi Utami, mewakili Dr. Ir Joni Hardi dan Dr. Ir M . Syarif Hidayat dari program studi Arsitektur.
Kegiatan ini dilaksanakan atas kerjasama antara Universitas Mercu Buana dengan Persatuan Masyarakat Indonesia Malaysia (PERMAI).
Acara tersebut dihadiri warga serta tokoh masyarakat, dari daerah tersebut. Acara dibuka oleh wakil Rektor bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama Ibu Dr. Ariani Kusumo Wardhani, M.Ds. CS.. Masyarakat menyambut baik acara dan juga antusias ikut dalam acara tersebut.
Selain paparan mengenai investasi rumah, acara ini juga diisi dengan Tanya jawab dan tukar pengalaman bagi warga Indonesia yang membangun serta memperbaiki rumahnya di Indonesia. ** (Jhn)













